World Kidney Day 2019: Mengajak Semua Orang untuk Peduli akan Kesehatan Ginjal Saat konferensi pers hari ginjal sedunia (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

SETIAP hari kamis. Tepatnya di minggu ke dua bulan Maret. Diperingati sebagai Hari Ginjal Sedunia. Biasa juga disebut World Kidney Day. Tahun ini, World Kidney Day jatuh pada tanggal 14 Maret 2019. Nah tema yang diangkat tahun ini ialah "Kidney health for everyone everywhere". Artinya kesehatan ginjal untuk siapapun dan dimanapun.

Nah, apa yang harus kamu lakukan untuk merayakan hari Ginjal Sedunia ini? Sederhana saja. Mari menjaga kesehatan ginjal kamu. Karena ginjal merupakan salah satu organ tubuh yang penting. Fungsi ginjal di tubuh kamu sangat luar biasa.

Ginjal bekerja untuk membuang kelebihan air dan racun di tubuh. Mengatur tekanan darah. Serta membantu produksi sel darah merah agar tulang tetap kuat.

Sayang, banyak orang yang belum peduli untuk menjaga kesehatan ginjal mereka. Buktinya penyakit ginjal dapat terjadi kepada seluruh penduduk di dunia ini. "Saat ini diperkirakan 10% penduduk dunia menderita Penyakit Ginjal Kronis (PGK)," tutur dr. Aida Lydia, PhD., Sp.PD-KGH pada sebuah konferensi pers bertajuk World Kidney Day 2019 di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (13/3).

Dalam konferensi pers itu. Dokter yang juga menjabat sebagai ketua umum PB Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PB Pernefri) mengajak agar masyarakat mulai peduli dengan kesehatan ginjal mereka. Dia juga ditemani oleh pakar kesehatan lainnya dalam kesempatan itu.

1. Mencegah penyakit ginjal dengan mengubah pola hidup menjadi lebih baik

Mencegah lebih baik (Foto: Pexels/Burst)

Penyakit ginjal ialah termasuk penyakit tidak menular atau disebut PTM. Karena enggak menular inilah. Penyebab penyakit ginjal itu bisa karena gaya hidup seseorang yang enggak sehat. Contohnya merokok, kurang olahraga dan memiliki pola menu makan yang enggak sehat. Tahap akhir penyakit ginjal kronis ialah gagal ginjal.

Memang, enggak mudah untuk menjalani pola hidup sehat. Tapi kembali lagi, penyakit ginjal adalah penyakit serius. Alangkah baiknya penyakit yang serius dicegah lebih dini. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati.

Namun, harus ada kemauan yang kuat untuk mengubah pola hidup agar menjadi lebih baik. "Semuanya tergantung ke perilaku seseorang. Faktor lingkungan sekitar juga mendukung," tutur dr. Cut Putri Arianie, MHKes yang juga hadir dalam kesempatan itu.

Dr. Putri juga menyarankan. Agar seenggaknya seseorang beraktivitas fisik selama 30 menit dalam sehari. Jika enggak sempat karena bekerja. Semuanya harus dibalas saat weekend. "Berarti kalau di weekend ya harus berolahraga selama 150 menit," tambah perempuan yang juga menjabat sebagai Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular/P2PTM, Kemenkes RI.

2. Mengenali diri sendiri dan riwayat keluarga

Penyakit tidak menular dapat terjadi karena keturunan keluarga (Foto: Pexels/Pixabay)

Enggak ada tanda-tanda yang bisa terlihat jika kamu mengalami gangguan ginjal. Tapi ada cara yang bisa kamu lakukan untuk mengetahui apakah ginjal kamu bermasalah. Yang pertama kamu harus mengenali diri kamu sendiri.

Penyakit ginjal berkaitan pada seseorang yang mengalami hipertensi dan diabetes. Kenali apakah kamu menderita kedua penyakit itu. Caranya dengan melakukan pemeriksaan ke dokter. Cek gula darah kamu. Juga cek keadaan urine kamu. "Jadi memang perlu di cek apakah Anda berisiko kena penyakit ginjal," kata dr. Aida.

Selain mengenali diri kamu sendiri. Jangan lupa. Seseorang bisa mengidap PTM karena keturunan dari keluarganya. Entah itu dari ayah atau ibu kandung. Jadi kamu memang harus memahami seperti apa riwayat kesehatan anggota keluarga kamu. "Seseorang juga harus tahu seperti apa riwayat keluarganya," tambah Aida.

Yuk Sahabat Merah Putih, jaga kesehatan ginjal kamu. (ikh)

Baca juga: Perempuan Muda Rentan Terkena Serangan Jantung?

Kredit : digdo


Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH