Yuk, Kenali Beberapa Jenis Packing yang Biasa Kamu Gunakan Pakcking barang ada bentuk apa aja ya (Foto: drew-stewart/unsplash)

"TAK kenal maka tak sayang," pribahasa itu ternyata bukan hanya untuk orang. Beberapa akhir pekan ini, selama menjalani proses pandemi hingga fase kenormalan baru kamu pasti sering membeli maupun memesan barang baik online ataupun offline. Tapi sadarkah kamu, saat membeli sebuah barang pastinya akan diberikan packaging yang rapih agar barang kamu terhindar dari kerusakan.

Sebenarnya pengemasan barang seperti itu sudah ada sejak zaman dulu. Selain untuk mengamankan produk inti, packing juga berguna dalam memudahkan kamu membawa barang belanjaan dalam jumlah yang banyak. Sebelum adanya pandemi, packing sudah mulai berinovasi.

Baca juga:

Gemar Belanja Online? Kamu Harus Tahu Istilah-Istilah Ini

Melihat pentingnya kegunaan packing Tim Merahputih akan membagikan beberapa informasi terkait bentuk packing umum yang sesuai dalam masa pandemi yang perlu kamu ketahui, yuk simak ulasan di bawah.

1. Packing Plastik

Contoh kemasan plastik yang dibawa seorang gadis pada saat ia selesai berbelanja (Foto: gabe-pierce/unsplash)
Contoh kemasan plastik yang dibawa seorang gadis pada saat ia selesai berbelanja (Foto: gabe-pierce/unsplash)

Kegunaan packing ini untuk menjaga barang dalam jumlah yang ringan. Kamu tidak bisa menaruh beban yang terlalu berat, karena plastik tertentu tidak kuat menahan beban yang berat. Kelebihan plastik adalah, mampu menahan air dan goresan sehingga barang belanjaan aman dan sampai tempat tujuan dengan utuh. Biasanya packing plastik digunakan untuk mewadahi barang belanjaan yang ringan saat berbelanja di pasar, warung, restoran.

Kelebihan : praktis, tinggal pakai, mudah dijumpai di mana saja (umum paling sering digunakan), tahan air.

Kekurangan : tidak bisa didaur ulang jika rusak, tidak bisa digunakan berulang kali jika rusak, tidak mampu menahan beban yang berat.

2. Packing Bubble Wrap

Bubble Wrap untuk menjaga barang elektronik (Foto: david-maier/unsplash
Bubble Wrap untuk menjaga barang elektronik (Foto: david-maier/unsplash)

Bubble wrap adalah jenis pembungkus paket yang bisa digunakan untuk melindungan barang yang mudah pecah seperti gelas, alat elektronik, kaca, mika dan masih banyak lagi. Tujuan utama bubble wrap adalah melindungi barang dari goncangan saat pengiriman.

Kelebihan : barang yang mudah pecah akan terlindungi sampai ke tempat tujuan

Kekurangan : susah dicari, bahan bebentuk plastik

3. Packing kardus

Packing kardus biasa sering kita temui saat kita memesan barang online agar barang kita tidak tercecer (Foto: drew-stewart/unsplash)
Packing kardus biasa sering kita temui saat kita memesan barang online agar barang kita tidak tercecer (Foto: drew-stewart/unsplash)

Pengemasan mengenakan kardus berfungsi untuk merapikan barang agar tidak tercecer dan mampu menampung barang yang cukup banyak. Biasanya pengemasan ini sering dilakukan saat kamu memesan barang online. Packing kardus juga digunakan untuk makanan yang masih dibungkus dari pabrik seperti mie instant dan Snack ringan. Makanan yang tidak basah dapat dibungkus dalam packing kardus dalam jumlah yang cukup banyak.

Baca juga:

Mengenal James Maina Mwangi, Pria 'Paling Stylish' di Afrika saat Pandemi

Kelebihan : dapat menampung banyak produk, memudahkan pengemasan.

Kekurangan : tidak tahan air, memerlukan waktu yang lebih lama untuk merapikan barang dibanding dengan packing plastik.

4. Packing Karung

Packing karung biasa digubnakan untuk melindungi bagian depan barnag agar aman dan terlindungi (Foto: diego-catto/unsplash
Packing karung biasa digubnakan untuk melindungi bagian depan barnag agar aman dan terlindungi (Foto: diego-catto/unsplash)

Packing karung merupakan pengemasan lanjutan dari packing plastik dan bubble wrap karena fungsi dari kemasan karung sendiri adalah untuk melindungi bagian luar dari kemasan. Biasanya kemasan ini digunakan untuk menahan beban yang cukup berat yang tak bisa ditampung oleh packing plastik.

Kelebihan : mampu membawa barang yang cukup berat, mampu membawa beberapa barang secara bersamaan.

Kekurangan : tidak tahan air, barang tidak rapi, kalau membawa barang yang mudah pecah tidak akan aman.

5. Packing Kayu

Packing kayu merupakan packing yang paling kuat (Foto: jen-theodore/unsplash
Packing kayu merupakan packing yang paling kuat (Foto: jen-theodore/unsplash)


Packing yang paling kuat dan kokoh. Packing ini mampu mengangkut barang berat sembari melindungi dan mengurangi kerusakan produk yang ada di dalamnya. Sayangnya packing ini tidak dapat digunakan sembarang. Oleh karena itu kamu pasti jarang melihatnya.

Kelebihan : sangat kokoh, mampu memberikan pertahanan yang kuat sehingga mencegah kerusakan besar pada barang.

Kekurangan : Jarang ditemukan, susah dibuat.

Ingin mengetahui jenis pengemasan yang asik dan menyenangkan dalam bentuk infografis kamu dapat melihat Instagram kami di @newsmerahputih. Jangan lupa untuk komentar jika kamu punya pendapat dan informasi lebih mengenai packing ya, kami tunggu komentarnya. (Joe)

Baca juga:

Masker LED yang Digunakan Lee Min Ho Punya Banyak Manfaat



Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH