Parenting
Yuk Ajak Anak Ikut Gymnastic Membiasakan anak ikut gymnastic. (Foto: Pixabay/nastya_gepp)

MELIHAT anak kecil bertubuh lentur dengan bebas atraksi di udara memang ngeri-ngeri sedap ya bund. Gymnastic merupakan salah satu cabang olahraga yang seringkali dihindari oleh orangtua karena dianggap berbahaya untuk buah hatinya.

Padahal sebenarnya gymnastic sangat cocok dimulai sejak anak usia batita atau balita karena dapat mendorong keterampilan serta kecerdasan. Belum lagi berteman dengan banyak orang sejak usia dini membuatnya terbiasa bersosialisasi tanpa rasa canggung.

Baca Juga:

Risiko Menjadi Single Parent

Menurut laman gymnastic.org.au, kegiatan gymnastic justru dianjurkan sejak dini. Olahraga yang memerlukan ketenangan, keseimbangan dan strategi ini akan melatih konsentrasi anak. Hal ini tentu saja berguna bagi kehidupan sehari-hari terutama dalam bidang akademik.

Poin plusnya lagi, gymnastic mencakup kekuatan, koordinasi, dan juga fleksibilitas tubuh, sehingga anak pun tidak mudah jatuh sakit. Apa lagi ya manfaatnya?

1. Terbiasa hidup disiplin

Anak belajar menghargai waktu. (Foto: Pixabay/Monoar_CGI_Artist)

Semua jenis olahraga membutuhkan konsistensi yang tinggi tak terkecuali cabang gymnastic. Sebagai orang tua sudah seharusnya menerapkan disiplin waktu ketika anak mulai terjun menggeluti gymnastic. Hal ini tentunya membawa dampak positif bagi anak. Mereka akan tumbuh dengan terbiasa menerapkan sifat disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh

Menjaga kesehatan buah hati. (Foto: Pixabay/Graka)

Olahraga gymnastic menuntut anak untuk meregangkan otot seluruh tubuh. Hampir semua anggota tubuh berkoordinasi untuk menampilkan gerakan atletis yang indah. Olahraga seperti ini tentu saja mampu meningkatkan kekuatan imunitas tubuh sang buah hati. Anak pun tidak mudah terserang penyakit.

Baca Juga:

Komunikasi Memperkuat Hubungan Ayah-Anak

3. Pintar

Lancar mengikuti kegiatan belajar di sekolah. (Foto: Pixabay/picjumbo_com)

Gymnastic bukan olahraga main-main loh bund. Anak dituntut untuk bisa berkoordinasi dan menjaga keseimbangan ketika sedang melakukan atraksi. Di sini lah saraf-saraf otak anak berkembang secara maksimal.

Melalui olahraga gymnastic, anak lebih mudah bekerja sama dengan orang lain tanpa memerlukan waktu adaptasi yang lama. Anak pun tidak akan mengalami banyak kesulitan di bidang akademik karena sudah terbiasa melatih konsentrasi.

4. Meningkatkan rasa percaya diri

Percaya diri dan mudah bersosialisasi dengan banyak orang. (Foto: Pixabay/yohoprashant)

Kegiatan gymnatic menuntut anak untuk tampil maksimal dan memukau di hadapan para juri. Hasil penilaian juri akan membuat anak mengetahui sudah sejauh mana kualitas yang ada pada diri sendiri. Hal ini tentu saja akan mendorong anak untuk terus meningkatkan kualitas diri. Dengan sendirinya anak akan tumbuh menjadi sosok yang optimis dan percaya diri. (mar)

Baca Juga:

Parents, Bentuk Mental Juara pada Anak dengan Pola Asuh Tepat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Aplikasi Messaging ini Mengunggah Semua yang Kamu Kirim Melalui Internet
Fun
Aplikasi Messaging ini Mengunggah Semua yang Kamu Kirim Melalui Internet

orang dapat mengakses konten sensitif yang kamu kirim menggunakan aplikasi tersebut.

Mahasiswa Unusa Ini Buat Jilbab K-Pop untuk Tenaga Medis
Fashion
Mahasiswa Unusa Ini Buat Jilbab K-Pop untuk Tenaga Medis

K-Pop merupakan kerudung yang didesain khusus berlubang pada bagian telinga.

Festival Film Swedia, Menonton di Pulau tak Berpenghuni
ShowBiz
Festival Film Swedia, Menonton di Pulau tak Berpenghuni

Sangat tepat untuk menggambarkan kondisi isolasi di tengah pandemi.

Penelitian Terbaru Ungkap Gangguan Makan Meningkat selama Pandemi
Hiburan & Gaya Hidup
Penelitian Terbaru Ungkap Gangguan Makan Meningkat selama Pandemi

COVID-19 telah menciptakan tantangan baru bagi orang-orang dengan gangguan makan dan mereka yang tengah menjalani pengobatan.

Efek Terlalu Sering Melakukan 'Self Diagnose' via Internet
Hiburan & Gaya Hidup
Efek Terlalu Sering Melakukan 'Self Diagnose' via Internet

Kenali bahaya terlalu sering mengecek kesehatan mental di internet.

Anak Muda Indonesia Diharapkan Tetap Kunjungi Museum
Fun
Anak Muda Indonesia Diharapkan Tetap Kunjungi Museum

Anak muda merupakan salah satu harapan agar museum tetap ramai pengunjung.

Nintendo DS Edisi Terbatas 'Mew DS' Bisa Kamu Dapatkan Kembali
Fun
Rokok Elektrik atau Konvensional Sama Berbahayanya
Fun
Rokok Elektrik atau Konvensional Sama Berbahayanya

Perbedaan antara keduanya hanyalah ketiadaan kandungan tembakau yang membuatnya dianggap lebih 'aman'.

Tenang Liburan Meski Tinggalkan Tanaman Kesayangan di Rumah
Travel
Tenang Liburan Meski Tinggalkan Tanaman Kesayangan di Rumah

Yuk simak beberapa tips agar kamu bisa liburan dengan tenang tanpa mikirin tanaman yang ada di rumah.

Berani Membangun Kopi Tuku dengan Tujuan Mulia ala Andanu Prasetyo
Fun
Berani Membangun Kopi Tuku dengan Tujuan Mulia ala Andanu Prasetyo

Andanu Prasetyo membuka kedai Kopi Tuku pertama yang jaraknya hanya 10 langkah dari rumahnya.