YouTube Umumkan Jumlah Tayangan Video yang Melanggar Aturan YouTube mengumumkan persentase tayangan video yang dianggap melanggar aturan (foto: pixabay/tymonozymblewski)

BELUM lama ini, YouTube merilis laporan tentang persentase tayangan video yang dianggap melanggar aturan. Hal itu merujuk pada angka Rasio Tontonan Melanggar atau Vioaltive View Rate (VVR).

Pada laporan itu, Angka VVR berada di sekitar 0,16 persen hingga 0,18 persen. Itu artinya, dari setiap 10 penayangan di YouTube, 16 hingga 18 penayangan berasal dari konten yang dianggap melanggar aturan.

Baca Juga:

YouTube Telah Keluarkan Lebih dari Rp422 Triliun untuk Kreator

YouTube merilis laporan tentang persentase tayangan video yang dianggap melanggar aturan (foto: unsplash/kon karampelas)

Hal tersebut dijelaskan oleh Director Trust & Safety Youtube, Jennifer Flannnery O'Connor dalam sesi jumpa media yang digelar virtual.

"VVR turun lebih dari 70 persen jika dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun 2017," ujar Jennifer, seperti yang dikutip dari laman Antara.

Jennifer menambahkan, bahwa YouTube akan terus memperbarui VVR setiap tiga bulan, di laporan penegakan pedoman komunitas.

Sedikit informasi, VVR membantu mengetahui persentase penayangan di YouTube, yang berasal dari konten yang melanggar kebijakan. Data VVR memberikan informasi tentang cara YouTube melindungi komunitas.

Mengenai hal itu, Jennifer yakin bahwa VVR merupakan cara terbaik untuk memahami pengaru konten berbahaya bagi bagi penonton, serta mengindentifikasi area yang perlu peningkatan.

Untuk menghitung VVR, YouTube mengambil sampel video kemudian mengirimkannya pada peninjau konten. Lalu peninjau konten akan memberi tahu video mana yang melanggar kebijakan, dan mana video yang tidak melanggar.

Baca Juga:

Rusia akan Larang Facebook, Twitter, dan YouTube

Jennifer mengatakan, dengan pengambilan sampel, pihak Youtube bisa mendapatkan pandangan yang lebih komprehensif soal konten melanggar, yang tak bisa terdeteksi oleh sistem.

"Angka VVR berfluktuasi naik dan turun. Misalnya, setelah kami memperbarui kebijakan, kamu mungkin melihat angka naik sementara, karena sistem kami meningkatkan upaya untuk menangkap konten yang baru diklasifikasikan sebagai pelanggaran," Jelasnya.

Selain itu, Jennifer juga menjelaskan, bahwa YouTube akan terus mendukung komunitas berkembang, seraya memenuhi tanggung jawab mereka.

YouTube akan terus memperbarui kebijakan, minjau, dan bekerjasama dengan ahli dalam upaya penegakan konten yang melanggar aturan (foto: pixabay/stocksnap)

Kendati laporan penegakan pedoman komunitas menunjukan kemajuan sejak 2017, namun YouTube menyadari bahwa pekerjaanya belum selesai.

Karena itu, pihak YouTube mengatakan, bahwa tim harus terus memperbarui kebijakan, meninjau, bekerjasama dengan sejumlah ahli, serta tatap transparan dalam upaya penegakan yang dilakukan.

YouTube pun berkomitmen pada perubahan ini. Karena, perubahan tersebut bermafaat bagi penonton, dan juga untuk bisnis. Jennifer mengatakan konten yang melanggar aturan tak memiliki tempat di Youtube.

Sementara itu, Jennifer mengungkapkan bahwa YouTube berinvestasi secara signifikan untuk mencegah konten yang melanggar. Adanya VVR menunjukan tanggung jawab YouTube dan membantu YouTube lebih memahami kemajuan yang telah dibuat, dalam melindungan pengguna dari konten berbahaya. (Ryn)

Baca Juga:

Akibat Ulasan 'Sotoy' YouTuber Terkenal, Restoran Ini Tutup

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Alanis Morissette Kritik Dokumenter 'Jagged'
ShowBiz
Alanis Morissette Kritik Dokumenter 'Jagged'

Dia tidak setuju dengan 'agenda cabul'.

Snapchat Hadirkan 'Spotlight' Untuk Libas TikTok ?
Fun
Snapchat Hadirkan 'Spotlight' Untuk Libas TikTok ?

Agaknya tak ada hentinya 'perang' yang ada di media sosial.

Sinetron 'Putri Untuk Pangeran' RCTI Tembus 300 Episode
ShowBiz
Sinetron 'Putri Untuk Pangeran' RCTI Tembus 300 Episode

Berharap bisa bertahan dengan episode yang lebih menarik lagi.

PPDB Daring Meminimalisasi 'Bangku Kosong' Negeri Aing
Hiburan & Gaya Hidup
PPDB Daring Meminimalisasi 'Bangku Kosong' Negeri Aing

Jangan sampai terjadi kecurangan di PPDB.

Ekspresi Diri Iga Massardi Terangkum di Sagas Midair
ShowBiz
Ekspresi Diri Iga Massardi Terangkum di Sagas Midair

Bukan sebuah single yang ditawarkan oleh Iga, melainkan satu album penuh.

Mengungkap Deretan Mitos Tentang Keaslian Madu
Kuliner
Mengungkap Deretan Mitos Tentang Keaslian Madu

Yuk kenali fakta-fakta soal mitos tentang madu yang beredar di masyarakat

Drive-In Senja Hadirkan Pengalaman Nonton Film Luar Biasa di Tengah Pandemi
Fun
Drive-In Senja Hadirkan Pengalaman Nonton Film Luar Biasa di Tengah Pandemi

Drive In Senja siap mengobati rindu nonton bioskop.

Kelulusan SMA Enggak Seru Tanpa Buku Kenangan
Hiburan & Gaya Hidup
Kelulusan SMA Enggak Seru Tanpa Buku Kenangan

Apa pengalamanmu ketika membuat buku kenangan?

Putri Samboda Ubah Bungkus Kemasan Jadi Fesyen
Fun
Putri Samboda Ubah Bungkus Kemasan Jadi Fesyen

Perempuan yang tinggal di Amerika ini, ubah yang tak berguna menjadi kreasi berseni.