Teknologi

YouTube Uji Coba Kanal Belanja Pertamanya di Korea Selatan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 25 Juni 2023
YouTube Uji Coba Kanal Belanja Pertamanya di Korea Selatan
Saluran baru itu akan beroperasi dalam bahasa Korea dan akan dimulai sebagai proyek 90 hari. (Foto: Unsplash/Christian Wiedger)

RAKSASA streaming video YouTube memperluas fitur pada platformnya. YouTube akan meluncurkan saluran belanja resmi pertamanya untuk live commerce di Korea Selatan pada 30 Juni, demikian kantor berita Yonhap melaporkan pada Rabu, (21/6).

Korea Selatan memang telah memiliki bisnis perdagangan streaming langsung yang berkembang pesat dipimpin oleh raksasa teknologi Naver. Hal ini menjadikan Negeri Ginseng itu cocok sebagai pasar uji coba utama untuk kelas berat global.

Baca Juga:

Youtube Rilis Fitur 'Go Live Together', Bisa Siaran Langsung Berdua

Saluran baru itu akan beroperasi dalam bahasa Korea dan akan dimulai sebagai proyek 90 hari. Pada awalnya kanal tersebut akan menyediakan platform jual-beli langsung untuk perusahaan dan berencana untuk menyiarkan langsung konten belanja dari sekitar 30 jenama berbeda.

Layanan yang dinamakan Youtube Shopping ini adalah saluran belanja resmi pertama YouTube di negara mana pun. "Kami dapat bereksperimen dengan berbagai fitur Belanja YouTube dari waktu ke waktu," kata juru bicara YouTube, tanpa menjelaskan lebih lanjut seperti dilaporkan oleh Reuters.

Dengan pendapatan iklan YouTube dipengaruhi oleh pengiklan yang membatasi pengeluaran dan persaingan dari platform lain yang meledak seperti TikTok, Chief Business Officer Google Philipp Schindler mengatakan pada bulan Februari ada banyak potensi untuk memudahkan orang berbelanja dari pembuat, merek, dan konten yang mereka sukai.

Baca Juga:

Calon Youtuber, Ketahui 5 Level Youtube Play Button Lebih Dulu

Pasar live commerce Korea Selatan diproyeksikan tumbuh menjadi 10 triliun won (setara Rp 115 triliun) tahun ini dari 2,8 triliun won pada tahun 2021, dengan Naver saat ini memegang sekitar 60 persen pangsa pasar, menurut Kyobo Securities.

Menurut laman resmi Google selaku induk dari Youtube, dengan kehadiran YouTube Shopping, Kreator yang memenuhi syarat dapat dengan mudah mempromosikan produk dari tokonya sendiri atau merek lain di seluruh YouTube.

Lewat Youtube Shopping, pengguna juga bisa menghubungkan tokonya ke YouTube untuk menampilkan produk mereka di konten, menandai produk dari merek lain, dan memeriksa analitik belanja mereka melalui YouTube Analytics untuk melihat performa produk yang diberi tag.

Namun untuk melakukannya, pengguna harus terlebih dahulu memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Beberapa kriterianya adalah seperti tergabung dalam Program Mitra YouTube, kanal memenuhi ambang batas subscriber untuk YPP atau merupakan Channel Kreator Resmi, penonton kanal tidak ditetapkan sebagai dibuat untuk Anak-Anak, dan kanal harus belum pernah menerima teguran pedoman komunitas terkait ujaran kebencian. (dsh)

Baca Juga:

YouTube Ogah Bayar Konten Anak-Anak yang tak Berkualitas

#Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Disya Shaliha

Average internet voyager, surrendering to the whims of my feline rulers.
Bagikan