YLKI Tolak Mal Dibuka Pengunjung food court di Solo Grand Mal. Di masa pandemi ini SGM mengurangi kapasitas food court dari 500 kursi menjadi 300 kursi. (ANTARA/Aris Wasita)

Merahputih.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengecam adanya pembukaan pusat perbelanjaan 5 Juni mendatang. Kebijakan pembukaan mall di Jakarta dan beberapa wilayah lain dinilai terlalu terburu-buru dan gegabah.

"Kami tolak rencana pembukaan tersebut. Karena tanggal 5 Juni belum aman dari penyebaran Corona. Harusnya dibuka kalau kurva itu menurun atau landai," jelas Ketua YLKI Tulus Abadi kepada wartawan, Selasa (26/5).

Baca Juga:

Kemenkes Terbitkan Protokol 'New Normal' Bagi Perkantoran dan Industri, Apa Saja Isinya?

Tulus melanjutkan, jika kurva belum melandai, pemerintah tak boleh membuka tempat umum seperti mall di ibu kota Jakarta. "Ini belum aman dari pengendalian corona. Lalu belum layak kalau daerah itu masih melakukan PSBB dan zona merah," jelas Tulus.

"Masyarakat diminta tak mengunjungi mal," ungkap Tulus.

Ia meminta pemerintah memberikan sanksi kepasa pengelola mall jika kedepan ada aturan yang dilanggar. Seperti tak menyediakan tempat cuci tangan, tak ada jaga jarak dan banyak yang tak menggunakan masker. "Harus ada sanksi kalau tak ada protokol kesehatan. Karena kedepan saya lihat akan sulit pengawasannya," terang Tulus.

Petugas memeriksa suhu tubuh pengunjung pusat perbelanjaan Plaza Indonesia di Jakarta, Kamis (5/3/2020). Pemeriksaan suhu tubuh tersebut merupakan upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/pras.
Petugas memeriksa suhu tubuh pengunjung pusat perbelanjaan Plaza Indonesia di Jakarta, Kamis (5/3/2020). Pemeriksaan suhu tubuh tersebut merupakan upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/pras.

Tulus juha mendesak Gubernur DKI Anies Baswedan menolak rencana ini dan fokus pada penanganan corona. "Pemerintah harus fokus pada pengendalian corona. Bukan ekonomi sebagai panglima. Bukan ekonomi dulu baru kesehatan. Tak bisa logika itu dibalik," tutup Tulus.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia atau APPBI DKI Jakarta Ellen Hidayat menyatakan sejumlah mal siap kembali beroperasi per Jumat pekan depan atau 5 Juni 2020. "Data mal anggota APPBI DPD DKI Jakarta yang akan buka kembali (new normal). Berdasarkan PERGUB No. 489 Tahun 2020," kata Ellen kepada wartawan.

Baca Juga:

Panduan Menkes Soal 'New Normal' Justru Jadi Alasan untuk Longgarkan PSBB

Ellen mengatakan siap membuka kembali mal diiringi dengan berbagai ketentuan penerapan protokol kesehatan. "Kami akan menerapkan berbagai prosedur standar yang berpijak pada kesehatan, kenyamanan, dan kepercayaan kepada para pengunjung," kata Ellen. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH