YLKI Dukung Taksi Online Masuk Ganjil Genap Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi. (Foto: YouTube)

Merahputih.com - Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi menilai pengecualian taksi online masuk dalam perluasan ganjil genap merupakan langkah mundur Pemprov DKI Jakarta.

Tulus menilai, kebijakan ini nantinya akan berdampak pada kebiasaan masyarakat dari pengendara pribadi ke pengendara ojek darling. Ia pun mendukung taksi online masuk dalam kebijakan plat nomor genap masuk tanggal genap, dan plat nomor ganjil beroperasi di tanggal ganjil.

Baca Juga: Sopir Taksi Online Puji Menhub Saat Tuntut Dispensasi Khusus Ganjil Genap

"Pengecualian ini akan memicu masyarakat berpindah ke taksi online," kata Tulus melalui keterangan tertulis, Kamis (15/8).

Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi
Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi

Menurut Tulus, Pemprov DKI Jakarta akan gagal mendorong masyarakat dari kendaraan beralih ke transportasi umum bila membebaskan taksi online dalam sistem ganjil genap.

"Upaya mendorong masyarakat berpindah ke angkutan masal seperti Transjakarta, MRT, KRL/Commuter Line, akan gagal," tutur dia.

Baca Juga: Pengamat Nilai Perluasan Ganjil-Genap di Jakarta Kebijakan Tak Populis

Disamping itu juga, kata Tulus, upaya menekan polusi udara juga akan gagal manakala kendaraan di Ibu Kota masih gandrung menggunakan bahan bakar (BBM) dengan kualitas rendah.

"Seperti jenis bensin premium dan atau bahan bakar dengan kandungan sulfur yang masih tinggi," tutupnya. (Asp)

Kredit : asropih


Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH