Yenny Wahid: Gus Dur dan BJ Habibie Sama-Sama Korban Demokrasi Zannuba Ariffah Chafsoh atau yang akrab disapa Yenny Wahid (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Wafatnya Presiden Ketiga RI BJ Habibie meninggalkan kesan tersendiri bagi Yenny Wahid. Putri sulung mendiang Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu mengaku sempat bertemu dengan BJ Habibie sebelum meninggal.

Dalam pertemuan itu, lanjut Yenny, dirinya mencium BJ Habibie. Yenny tak menyangka pertemuan dan ciuman itu menjadi tanda perpisahan dengan BJ Habibie.

Baca Juga:

Lihat Wajah Almarhum BJ Habibie, Ustaz Yusuf Mansur: Masya Allah

"Kami sempat menjenguk beliau di RSPAD dan bagi saya pribadi bersyukur dapat kesempatan memberikan, apa namanya, untuk mencium beliau, perpisahan untuk terakhir kalinya," kata Yenny di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9).

Prosesi pemakaman BJ Habibie di TMP Kalibata
Prosesi pemakaman BJ Habibie di TMP Kalibata (MP/Rizki Fitrianto)

Direktur Wahid Institute itu menambahkan, kehilangan Habibie layaknya ia ditinggal oleh keluarganya sendiri. Pasalnya, menurut Yenny keluarga dekat dengan keluarga BJ Habibie.

"Mas Ilham Habibie kebetulan, kami sangat dekat dengan mas Ilham sehingga kehilangan ini bukan cuma kehilangan mas ilham dan keluarga, mas thariq, tetapi juga kehilangan kami juga," ungkap Yenny.

Ia menyebut, Habibie dan Gus Dur sama-sama tokoh reformasi yang sering sekali bertukar pikiran, berdialog.

"Kebetulan, saya beberapa kali mengiringi kunjungan ke rumah pak Habibie, atau beliau ketemu dengan Gus Dur, dan disitu memang terlihat bahwa beliau nyambung. Keduanya nyambung kalau berbicara, apalagi dlm semangat mengusung reformasi, demokrasi, beliau punya titik temu di sana," imbuh Yenny.

Baca Juga:

Sri Mulyani Kagumi BJ Habibie Sebagai Sosok yang Menginspirasi

Keduanya juga punya komitmen untuk memberikan kebebasan berpendapat seluasnya.

"Walaupun dua-duanya juga menjadi korban dari demokrasi itu sendiri, artinya beliau berdua menjadi korban dikritik, disalahpahami dan sebagainya, tetapi ikhlas menjalaninya," jelas Yenny.

Meski dikritik dan disingkirkan atas nama demokrasi, baik Gus Dur maupun BJ Habibie tidak pernah dendam dengan orang yang melakukannya kepada mereka.

"Ini adalah ciri dari seorang negarawan, nah Pak Habibie sendiri yang membuat saya merasa beliau pantas sekali menjadi inspirasi bagi kita semua, " pungkas Yenny Wahid.(Knu)

Baca Juga:

Sandiaga Uno Ungkap Harapan BJ Habibie Terhadap Perekonomian Indonesia



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH