Yasonna Yakin Satgas BLBI Bekerja Optimal Tagih Aset Negara Rp110 Triliun Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. (ANTARA/Ho-Kementerian Hukum dan HAM)

MerahPutih.com - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly meyakini Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) akan bekerja optimal hingga tenggat waktu 2023.

Politikus PDI Perjuangan ini menyatakan, Tim Satgas BLBI segera menyusun skala prioritas untuk menentukan target yang harus dicapai.

“Kita akan memetakan skala prioritas, tagihan-tagihan, kemudian Satgas BLBI diberi waktu sampai 2023 untuk bekerja,” kata Yasonna seusai menghadiri rapat koordinasi Satgas Penanganan Hak Tagih Dana BLBI, di Gedung Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (15/4).

Dalam rakor tersebut, hadir Menkopolhukam Mahfud MD, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan lainnya.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly. Foto: ANTARA

Rapat berlangsung tertutup lebih dari satu jam. Adapun rakor dilakukan berkaitan dengan penagihan utang perdata dana BLBI, di mana negara memberikan piutang kepada debitur dan obligor.

Satgas BLBI dibentuk setelah Mahkamah Agung (MA) tidak memutuskan masalah ini sebagai perkara pidana, dan KPK menerbitkan Surat Penghentian Penyidikan dan Penuntutan (SP3) kasus korupsi BLBI pada 1 April 2021.

Dua orang yang menyandang status tersangka di kasus ini adalah Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim.

Berdasarkan hasil penghitungan terkini yang dilakukan Kementerian Keuangan, sesuai perkembangan kurs, pergerakan saham, nilai properti yang dijaminkan per hari ini, total aset hak tagih BLBI mencapai Rp110 triliun.

Dari jumlah Rp110 triliun itu, terdapat enam macam bentuk aset hak tagih BLBI, di antaranya kredit properti, rekening uang asing serta saham.

Lalu ada juga 12 kompleksitas persoalan penagihan, di antaranya seperti jaminan yang digugat pihak ketiga dan lain sebagainya.

”Saya yakin Satgas Penanganan Hak Tagih Dana BLBI bisa bekerja optimal, bisa kita lakukan sesuai target,” kata Yasonna. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dukung PTM, Polisi Kulon Progo Gencarkan Vaksinasi Pelajar
Indonesia
Dukung PTM, Polisi Kulon Progo Gencarkan Vaksinasi Pelajar

Vaksinasi di Klinik Pratama Bhayangkara setiap hari dari 08.00 WIB sampai selesai.

 Pandemi Bikin Utang Dunia Melonjak, Terbesar Sejak Perang Dunia II
Indonesia
Pandemi Bikin Utang Dunia Melonjak, Terbesar Sejak Perang Dunia II

Pengetatan kondisi keuangan yang signifikan akan meningkatkan tekanan pada pemerintah, rumah tangga, dan perusahaan yang paling banyak berutang.

WN Afrika Selatan dan Portugal Jadi Korban Kebakaran Lapas Tangerang
Indonesia
WN Afrika Selatan dan Portugal Jadi Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Rasa duka mendalam saya sampaikan atas jatuhnya korban dalam kebakaran ini

Pertamina Pastikan Tak Ada Rumah Rusak akibat Kebakaran Kilang Minyak Balongan
Indonesia
Pertamina Pastikan Tak Ada Rumah Rusak akibat Kebakaran Kilang Minyak Balongan

BUMN PT Pertamina memastikan tidak ada rumah yang rusak dalam peristiwa kebakaran hebat di Kilang Minyak Balongan.

Wagub DKI Minta Jangan Ada Tenaga Kesehatan Langgar Ketentuan
Indonesia
Wagub DKI Minta Jangan Ada Tenaga Kesehatan Langgar Ketentuan

Jangan semua harus diawasi, harus dipantau, harus dilihat baru kita berbuat baik

[HOAKS atau FAKTA]: Saat Ditangkap Densus 88, Munarman Gigit Sandal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Saat Ditangkap Densus 88, Munarman Gigit Sandal

Akun Facebook Lufias Azmi (fb.com/lufias.azmi) pada 27 April 2021 menunggah sebuah gambar yang berisi foto Munarman yang sedang menggigit sandal saat sedang dibawa oleh Densus 88 dan narasi “Makan tuh sendal ..”, #Densus88 #Munarman” ke grup GUYON KHAS NUsantara.

PKS: Industri Miras Jelas Buruk untuk Kesehatan dan Haram
Indonesia
PKS: Industri Miras Jelas Buruk untuk Kesehatan dan Haram

Oleh karena itu, jika ingin rakyat selamat, aturan tersebut memang harus dicabut

Dianggap Ikon Kota Bandung, Kawasan Alun-alun akan Dipercantik
Indonesia
Dianggap Ikon Kota Bandung, Kawasan Alun-alun akan Dipercantik

Revitalisasi kawasan Alun-alun, kata Didi, tentu saja sesuai amanat dari Peraturan Daerah (Perda) No 18 Tahun 2011 tentang RT/RW dan Perda No 10 Tahun 2011 tentang RDTR

150 Warga Terima Vaksin Booster di Puskesmas Kramat Jati
Indonesia
150 Warga Terima Vaksin Booster di Puskesmas Kramat Jati

Puskesmas Kramat Jati menerjunkan 3 tim vaksinator

Kelompok Usia 18 Tahun ke Atas Terima Vaksin COVID-19
Indonesia
Kelompok Usia 18 Tahun ke Atas Terima Vaksin COVID-19

Kelompok usia 18 tahun ke atas dipastikan menerima vaksin COVID-19. Kepastian ini disampaikan juru bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito.