Yasonna Tunjuk Kepala BPHN Jadi Plt Dirjen Imigrasi Plt Dirjen Imigrasi Widodo Ekatjahjana. (ANTARA/HO-Humas Kemenkumham)

MerahPutih.com - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly menunjuk Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), Widodo Ekatjahjana sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Imigrasi. Penunjukan ini dilakukan lantaran Dirjen Imigrasi, Jhoni Ginting memasuki masa pensiun.

Dalam sambutan acara pelepasan Jhoni Ginting memasuki masa purnabakti yang digelar secara hibrida di Jakarta, Rabu (30/6), Yasonna Menilai Jhoni Ginting telah membuktikan diri sebagai pemimpin di masa sulit.

Baca Juga

Istri Menkumham Yasonna Laoly Meninggal Dunia

Hal tersebut lantaran Jhoni Ginting sebelumnya tercatat menjadi Plt Dirjen Imigrasi selama tiga bulan dan kemudian bertugas sebagai Dirjen Imigrasi definitif selama 1 tahun dan 1 bulan. Seluruh periode kepemimpinan Jhoni Ginting di Ditjen Imigrasi Kemkumham dihabiskan bersamaan dengan pandemi virus corona atau COVID-19.

"Mengutip filsuf kenamaan Jerman Friedrich Nietzche, "To do great things is difficult, but to command great things is more difficult." Adalah sesuatu yang tidak mudah menjadi pemimpin di masa-masa sulit dan kondisi yang tidak normal akibat pandemi ini. Tentu saja hal ini menjadi tantangan yang tidak biasa," kata Yasonna dalam keterangan tertulis, Rabu (30/6).

Keputusan-keputusan sulit, kata Yasonna, harus dibuat dalam waktu yang cepat, namun dengan tetap mempertimbangkan risiko serta menghitung cost and benefit dari kebijakan yang dibuat. Menurut dia, kepentingan umum dan kemanfaatan yang lebih besar adalah faktor utama dalam mengambil keputusan dan Jhoni Ginting telah berhasil membuktikannya.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly. Foto: ANTARA

Meski memimpin Ditjen Imigrasi di masa pandemi, Yasonna menilai Jhoni Ginting telah melakukan berbagai inovasi, baik dalam pelayanan maupun penegakan hukum. Berbagai inovasi itu, seperti Eazy Passport dan E-Visa, untuk mengoptimalkan peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak Keimigrasian yang sempat tergerus akibat pandemi.

Inovasi tersebut merupakan salah satu dari sejumlah pencapaian Ditjen Imigrasi pada periode Jhoni Ginting, seperti Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat yang melebihi target, pembentukan dan peningkatan kelas sejumlah kantor imigrasi, predikat Wilayah Bebas Korupsi pada 27 satuan kerja, titel Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) bagi 8 satuan kerja Imigrasi, dan sejumlah pencapaian lain.

"Bahkan pada saat awal pandemi melanda Tiongkok, Ditjen Imigrasi secara responsif dan cepat tanggap telah melakukan upaya pencegahan masuknya COVID-19 ke Indonesia dengan melarang masuk ke Indonesia bagi seluruh Orang Asing yang memiliki riwayat perjalanan dari China," kata Yasonna.

Dalam kesempatan tersebut, Yasonna juga berpesan kepada Widodo Ekatjahjana yang ditunjuk sebagai Plt Dirjen Imigrasi untuk meneruskan kesuksesan yang ditorehkan pendahulunya.

"Dan pesan saya untuk Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, untuk selalu sigap, bekerja dengan hati dan pikiran, maksimalkan potensi yang anda pribadi miliki dan yang ada di Direktorat Jenderal Imigrasi. Tugas sebagai Plt. merupakan tugas yang berpacu antara penyesuaian, pembelajaran, dan pelaksanaan dalam satu waktu," tutup Yasonna. (Pon)

Baca Juga

Yasonna Yakin Satgas BLBI Bekerja Optimal Tagih Aset Negara Rp110 Triliun

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Nakes Hingga TNI-Polri Bisa Melintas di 100 Titik Penyekatan Jakarta
Indonesia
Nakes Hingga TNI-Polri Bisa Melintas di 100 Titik Penyekatan Jakarta

Sedangkan pukul 22.00 WIB penyekatan kita lepas karena lalu lintas sudah sepi

Polisi Apresiasi Masyarakat Ikuti Tes Swab Antigen di Mall Beach Walk Kuta
Indonesia
Polisi Apresiasi Masyarakat Ikuti Tes Swab Antigen di Mall Beach Walk Kuta

Masyarakat yang keluar masuk Bali harus membawa surat keterangan hasil swab

NTB Bolehkan Mudik Antarkabupaten Kota
Indonesia
NTB Bolehkan Mudik Antarkabupaten Kota

Meski mudik lokal dalam daerah boleh dilakukan, namun masyarakat diminta tidak boleh kendor menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

Tarif Rapid Test Antigen Turun, Wagub DKI: Terima Kasih Pemerintah Pusat
Indonesia
Tarif Rapid Test Antigen Turun, Wagub DKI: Terima Kasih Pemerintah Pusat

Pemprov DKI Jakarta menyambut baik keputusan Kementerian Kesehatan yang menurunkan kembali tarif tertinggi pemeriksaan rapid test antigen.

Polisi Putar Balik Ribuan Kendaraan saat Idul Adha
Indonesia
Polisi Putar Balik Ribuan Kendaraan saat Idul Adha

Berbagai kendaraan itu diputar balik, karena tak memenuhi persyaratan perjalanan. Selain kendaraan pribadi, ada juga kendaraan umum yang ditindak oleh petugas di lapangan.

TMII Dipadati Ribuan Wisatawan
Indonesia
TMII Dipadati Ribuan Wisatawan

Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, dipadati 7.577 wisatawan dari sejumlah daerah pada hari libur Natal 2020, Sabtu (26/12)

Rumah Sakit di Kota Bogor Penuh, Bima Arya Ngaku Tak Bisa Berbuat Banyak
Indonesia
Rumah Sakit di Kota Bogor Penuh, Bima Arya Ngaku Tak Bisa Berbuat Banyak

Sejumlah rumah sakit di kota Bogor hampir penuh akibat lonjakan kasus COVID-19. Bahkan, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit sudah mencapai 83 persen.

[HOAKS atau FAKTA]: Bikin Oksigen Buatan untuk Pasien COVID-19 Pakai Aerator Akuarium
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bikin Oksigen Buatan untuk Pasien COVID-19 Pakai Aerator Akuarium

Artinya, aerator atau alat yang dibuat dalam video viral tersebut

Pengembang Kooperatif Selesaikan Permasalahan
Indonesia
Pengembang Kooperatif Selesaikan Permasalahan

Diana mengaku pihak perusahaan pengembang kondotel D’Luxor dan dirinya telah menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluar

KCI Larang Penumpang Selain Sektor Esensial dan Kritikal Naik KRL
Indonesia
KCI Larang Penumpang Selain Sektor Esensial dan Kritikal Naik KRL

Selain dari dua bidang itu, penumpang tidak akan mengizinkan naik KRL. Keputusan itu mengacu pada SE Kemenhub No 50/2021 terkait perjalanan dengan moda kereta api yang baru keluar beberapa waktu lalu.