Yasonna: Pembahasan RUU Cipta Kerja Terbuka meski Relatif Cepat Menkumham Yasonna Laoly. (ANTARA/Ho-Kementerian Hukum dan HAM)

MerahPutih.com - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly menyatakan, pembahasan Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja (RUU Ciptaker) berlangsung secara terbuka.

Meski demikian, Yasonna mengakui proses pembahasan berlangsung cukup cepat hingga disahkan dalam rapat paripurna DPR pada Senin (5/10) lalu.

Baca Juga:

Mendagri Klaim UU Cipta Kerja Pangkas Prosedur Izin Usaha

"Pembahasannya sangat terbuka, walaupun relatif cepat. Dibahas dalam Panitia Kerja (Panja) melalui online streaming," kata Yasonna dalam konferensi pers daring, Rabu (7/10).

Ilustrasi - Aksi menolak UU Cipta kerja di depan pabrik Panarub Industry, Kota Tangerang. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)
Ilustrasi - Aksi menolak UU Cipta kerja di depan pabrik Panarub Industry, Kota Tangerang. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengatakan, dalam proses pembahasan RUU Ciptaker, seluruh masukan dari setiap fraksi dibahas secara terbuka.

Baca Juga:

UU Cipta Kerja Ancam Kesejahteraan Jurnalis

Untuk itu, Yasonna berharap setiap pihak menyampaikan UU Ciptaker secara benar dan proporsional untuk mencegah simpang siur yang merugikan masyarakat.

"Mohon kiranya penyimpangsiuran ini dapat dikoreksi. Sampaikan secara benar dan proporsional. Kasihan rakyat kita kalau ini seolah sesuatu yang eksklusif," tutup Yasonna. (Pon)

Baca Juga:

15 Klaim Pemerintah Dalam Melindungi Pekerja di UU Cipta Kerja

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Belum Ada Peningkatan Kasus COVID-19 Buntut Demo Tolak UU Cipta Kerja
Indonesia
Belum Ada Peningkatan Kasus COVID-19 Buntut Demo Tolak UU Cipta Kerja

Kesembuhan meningkat sekarang 84,2 persen, angka kematian turun 2,2 persen

Visi-Misi Gibran-Teguh, Prioritaskan Pemulihan Ekonomi Akibat COVID-19
Indonesia
Visi-Misi Gibran-Teguh, Prioritaskan Pemulihan Ekonomi Akibat COVID-19

"Finalisasi visi misi melibatkan tim pemenangan senior PDIP, dan beberapa ahli dibidangnya masing-masing," kata dia.

Wakil Ketua Komisi III DPR Minta Korban Kekerasan Seksual 'Speak Up'
Indonesia
Wakil Ketua Komisi III DPR Minta Korban Kekerasan Seksual 'Speak Up'

Padahal banyak pihak yang menilai diperlukannya pengesahan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual

Demokrat Solo Mengaku Ditawari Rp125 Juta untuk Ikut KLB
Indonesia
Demokrat Solo Mengaku Ditawari Rp125 Juta untuk Ikut KLB

Partai Demokrat Jawa Tengah menolak hasil Kongres Luar Biasa (KLB) yang menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai berlogo mercy tersebut.

KPK Telusuri Vendor Bansos COVID-19
Indonesia
KPK Telusuri Vendor Bansos COVID-19

KPK memastikan terus mengusut kasus dugaan suap pengadaan bansos COVID-19 yang menjerat Menteri Sosial Juliari P Batubara.

Kemenkeu Pastikan Ekonomi Jauh Membaik di Triwulan III 2021
Indonesia
Kemenkeu Pastikan Ekonomi Jauh Membaik di Triwulan III 2021

Pemerintah juga mendorong ekspor dan mendorong belanja pemerintah sebagaimana yang tercermin pada APBN 2021.

Istana Pastikan Kunker Jokowi ke Jawa Timur Patuh Protokol Kesehatan
Indonesia
Istana Pastikan Kunker Jokowi ke Jawa Timur Patuh Protokol Kesehatan

Kapasitas pesawat kepresidenan yang digunakan selama kunjungan kerja juga dibatasi

Editor Metro TV Diduga Sudah Dibunuh Dua Hari Sebelum Ditemukan
Indonesia
Editor Metro TV Diduga Sudah Dibunuh Dua Hari Sebelum Ditemukan

Jadi barang-barang korban tidak hilang di TKP

Wapres Ingin Produk Halal Indonesia Bukan Cuma Makanan dan Minuman
Indonesia
Wapres Ingin Produk Halal Indonesia Bukan Cuma Makanan dan Minuman

Penduduk Indonesia membelanjakan USD214 miliar untuk produk halal atau setara dengan 10 persen dari pangsa produk halal dunia.

Pengiriman Narkoba 353 Kilogram dari Malaysia Diotaki Napi di Lapas Aceh
Indonesia
Pengiriman Narkoba 353 Kilogram dari Malaysia Diotaki Napi di Lapas Aceh

Bareskrim dan Polda Aceh membongkar penyelundupan 353 kg narkotika jenis sabu-sabu.