Yasonna: Jakob Oetama Memberi Teladan Lewat Komitmennya pada Kemanusiaan Pemimpin harian umum Kompas Jakob Oetama di Bentara Budaya, Jakarta, Kamis (5/8/2004). (ANTARA FOTO/Str-Frans/wsj.)

MerahPutih.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyampaikan ucapan duka cita atas wafatnya tokoh pers Jakob Oetama pada Rabu (9/9).

"Saya atas nama seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Jakob Oetama pada hari ini," kata Yasonna dalam keterangannya, Rabu (9/9).

Baca Juga:

Jakob Oetama di Mata Jokowi, Sosok Kritis tapi Santun

Yasonna menyebut kepergian Jakob Oetama bukan hanya kehilangan besar bagi dunia pers nasional, tetapi duka bagi seluruh bangsa secara keseluruhan.

"Kepergian Jakob Oetama bukan hanya duka bagi dunia jurnalisme nasional. Tetapi, kita semua kehilangan salah satu tokoh bangsa yang menjadi teladan berkat komitmennya pada kemanusiaan dan ke-Indonesia-an," ujarnya.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly. (FOTO ANTARA)
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly. (FOTO ANTARA)

Yasonna menyebut karya dan peninggalan Jakob Oetama sudah lebih dari cukup untuk menilai kualitas pendiri Kompas Gramedia dan Pemimpin Umum Harian Kompas tersebut.

"Saya mengenal Jakob Oetama lewat karya-karyanya yang begitu kental dengan nilai-nilai kemanusiaan. Energinya seperti tak pernah habis dalam menyuarakan suara yang berdiam di hati rakyat kecil," ucap lelaki 67 tahun tersebut.

"Yang mengagumkan adalah bagimana suara-suara itu bisa disampaikan dengan caranya sendiri sehingga menjadi kritik yang santun untuk membuka mata pemerintah atas keadaan yang dialami rakyat kecil," kata Yasonna.

Baca Juga:

Ini Rangkaian Prosesi Penghormatan hingga Pemakaman Jakob Oetama

Sebagaimana diketahui, tokoh pers dan pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama tutup usia hari ini di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara, dalam usia 88 tahun.

Jakob Oetama meninggal dunia pada pukul 13.05 WIB setelah sempat dirawat karena mengalami gangguan multiorgan.

Jenazah Jakob Oetama rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Kamis (10/9). (Pon)

Baca Juga:

Mabes Polri Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Jakob Oetama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dua Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Berhasil Teridentifikasi
Indonesia
Dua Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Berhasil Teridentifikasi

Identifikasi jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 masih terus dilakukan tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit (RS) Polri.

Pemkot Bogor Berlakukan Ganjil Genap Selama 2 Pekan
Indonesia
Pemkot Bogor Berlakukan Ganjil Genap Selama 2 Pekan

“Kami Forkopimda sepakat, Kapolres juga mengusulkan, untuk diberlakukan kebijakan ganjil-genap di Kota Bogor, untuk hari Jumat, Sabtu, dan Minggu selama 14 hari ke depan," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya

Polisi Ringkus Pria Pembawa Senjata Api M16 Beserta Amunisinya di Merauke
Indonesia
Polisi Ringkus Pria Pembawa Senjata Api M16 Beserta Amunisinya di Merauke

Semuanya diletakan pada belakang jok mobil Ranger

 Wagub DKI: Alhamdulilah Kasus Corona di Jakarta Alami Penurunan
Indonesia
Wagub DKI: Alhamdulilah Kasus Corona di Jakarta Alami Penurunan

"Alhamdulillah sekarang Jakarta tren penurunan kasus. Tapi kita tidak boleh cepat puas," kata Riza Patria

Rel Tergenang, Jalur Stasiun Tawang-Alastuwa Belum Bisa Dilalui
Indonesia
Rel Tergenang, Jalur Stasiun Tawang-Alastuwa Belum Bisa Dilalui

Jalur KA lintas utara antara Stasiun Tawang dan Stasiun Alastuwa Semarang masih belum bisa dilalui akibat masih adanya rel yang tergenang banjir.

Dewan Pers: Pemidanaan Jurnalis di 2020 Preseden Buruk
Indonesia
Dewan Pers: Pemidanaan Jurnalis di 2020 Preseden Buruk

Dewan Pers mengingatkan bahwa kasus Diananta adalah kasus pers yang semestinya diselesaikan berdasarkan mekanisme sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers .

PPP Tetap Ingin Pilkada Serentak Digelar Nasional 2024
Indonesia
PPP Tetap Ingin Pilkada Serentak Digelar Nasional 2024

Pilkada serentak nasional pada bulan November 2024 diatur dalam Pasal 201 ayat 8 UU Pilkada.

Jokowi Kirim Ribuan Paket Sembako untuk Korban Bencana Alam di NTT dan NTB
Indonesia
Anies Tarik Rem Darurat, Jakarta Kembali PSBB Ketat
Indonesia
Anies Tarik Rem Darurat, Jakarta Kembali PSBB Ketat

Kebijakan PSBB itu dimulai pada Senin 14 September 2020.

Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19, RSUP Persahabatan Tambah Tempat Tidur Pasien
Indonesia
Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19, RSUP Persahabatan Tambah Tempat Tidur Pasien

Tambahan tempat tidur pasien itu di luar 189 tempat tidur khusus pasien COVID-19 yang ada saat ini