Yakin Yasonna Tak Sahkan Moeldoko Cs, Demokrat: Beliau Kan Sangat Berintegritas Menkumham Yasonna Laoly. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A.

Merahputih.com - Partai Demokrat sangat yakin Kementerian Hukum dan HAM tak akan mengesahkan hasil KLB Deli Serdang. Pasalnya, hingga saat ini, pemerintah masih mengacu pada AD/ART Partai Demokrat hasil Kongres V yang sudah disahkan dan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik.

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra percaya kepada Presiden Joko Widodo dan Menkumham Yasonna Laoly akan memutus kasus ini berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga:

Demokrat Kubu Moeldoko Laporkan Andi Mallarangeng ke Polda Metro Jaya

"Beliau-beliau itu kan sangat berintegritas," ujar Herzaky dalam keterangannya, Rabu (17/3).

Terkait klaim kubu Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang menyebut AD/ART 2020 tak sah, menurutnya merekalah justru yang salah. Pasalnya, AD/ART hasil Kongres V sudah diverifikasi dan disahkan oleh Kemenkumham.

"Kepengurusan Ketum AHY dan AD/ART hasil kongres tahun 2020 sudah disahkan oleh Negara melalui SK Menhukham, dan sudah tercatat di lembar negara," ujar Herzaky.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly. (FOTO ANTARA)
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly. (FOTO ANTARA)

Diberitakan sebelumnya, kubu AHY telah mendatangi Kementerian Hukum dan HAM dengan menyerahkan sejumlah dokumen untuk membuktikan KLB yang digelar kubu kontra-AHY tidak sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat.

Baca Juga:

SBY Ungkit Pemberian Jabatan Panglima TNI kepada Moeldoko

Adapun KLB yang digelar kubu kontra-AHY itu memilih Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebagai ketua umum Partai Demokrat periode 2021-2025. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Yudian Wahyudi Berharap RUU BPIP Segera Disahkan Jadi Undang-Undang
Indonesia
Yudian Wahyudi Berharap RUU BPIP Segera Disahkan Jadi Undang-Undang

RUU BPIP meniadakan pasal-pasal kontroversial

Pertimbangan Jokowi Pilih Jenderal Andika Sebagai Panglima TNI Versi Moeldoko
Indonesia
Pertimbangan Jokowi Pilih Jenderal Andika Sebagai Panglima TNI Versi Moeldoko

Kebetulan Pak Andika adalah kepala staf yang senior

Isu Pelanggaran HAM dan Kebebasan Demokrasi Masih Jadi Masalah di Rezim Jokowi-Ma'ruf
Indonesia
Isu Pelanggaran HAM dan Kebebasan Demokrasi Masih Jadi Masalah di Rezim Jokowi-Ma'ruf

Ia juga menilai, kondisi demokrasi justru semakin memburuk dengan abainya negara terhadap perlindungan, penghormatan dan pemenuhan HAM sebagai mandat konstitusi.

Munas V INTI Digelar 18-19 Desember, Bersinergi Membentuk Indonesia Tangguh
Indonesia
Munas V INTI Digelar 18-19 Desember, Bersinergi Membentuk Indonesia Tangguh

Agenda kedua adalah pemilihan Ketua Umum INTI dan pengurus untuk masa jabatan 2022-2025.

Alami Kecelakaan Balap Reli di Meikarta, Bamsoet Dipastikan Selamat
Indonesia
Alami Kecelakaan Balap Reli di Meikarta, Bamsoet Dipastikan Selamat

Kecelakaan dialami oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet dengan pembalap nasional Sean Gelael di ajang balap reli di Meikarta.

Kongres HMI di Surabaya Ricuh, Peserta Saling Lempar Kursi
Indonesia
Kongres HMI di Surabaya Ricuh, Peserta Saling Lempar Kursi

Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) XXXI yang digelar di Gedung Islamic Center Jl. Dukuh Kupang 112-114, Surabaya, diwarnai kericuhan pada Selasa (23/3) malam WIB.

Erick Ingin Pastikan Akses Obat Murah Buat Rakyat
Indonesia
Erick Ingin Pastikan Akses Obat Murah Buat Rakyat

Kementerian BUMN telah mengonsolidasikan klaster kesehatan BUMN. Hal tersebut untuk menciptakan ekosistem yang dapat memperkuat ketahanan dan kemandirian kesehatan.

Menhub Pastikan Reaktivasi Stasiun Pondok Rajeg Tetap Berjalan
Indonesia
Menhub Pastikan Reaktivasi Stasiun Pondok Rajeg Tetap Berjalan

Proses reaktivasi Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) Pondok Rajeg, Cibinong, Jawa Barat, tetap berjalan meski di tengah masa pandemi COVID-19.

Ganggu Kinerja KPK,  Polemik TWK Mesti Dihentikan
Indonesia
Ganggu Kinerja KPK, Polemik TWK Mesti Dihentikan

"Dikhawatirkan KPK secara institusi malah terganggu akibat konflik yang akhirnya jadi persoalan internal," tutur dia

Ditantang Khofifah Jadikan Pasuruan Singapuranya Jatim, Ini Jawaban Gus Ipul
Indonesia
Ditantang Khofifah Jadikan Pasuruan Singapuranya Jatim, Ini Jawaban Gus Ipul

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menantang Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjadikan wilayahnya sebagai Singapuranya Jatim.