Yahya Waloni Kembali Mendekam di Penjara Bareskrim Yahya Waloni tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/8/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

MerahPutih.com- Yahya Waloni, tersangka dari kasus dugaan penodaan agama telah pulang ke Rutan Bareskrim Polri. Yahya dijemput penyidik dari RS Polri pada Jumat (3/9) malam.

"Sudah kembali ke Bareskrim," ujar Kabid Pelayanan Medik dan Perawatan RS Polri, Kombes Yayok Witarto saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (4/9).

Baca Juga:

Sembuh Setelah Dirawat, Yahya Waloni Langsung Dijemput Polisi

Yayok menjelaskan, Yahya Waloni sudah dalam kondisi yang baik dan dapat menjalani rawat jalan di Rutan Bareskrim Polri. Lantaran, harus terus mengonsumsi obat untuk penyakit pembengkakan jantung.

"Yang bersangkutan harus tetap minum obat," terangnya.

Yahya Waloni mengunggah konten ceramah yang menyatakan kitab Injil fiktif dan palsu melalui akun YouTube Tri Datu. Atas konten tersebut, pria kelahiran Manado itu dilaporkan oleh Komunitas Masyarakat Cinta Pluralisme ke Bareskrim Polri pada 27 April 2021.

Tangkapan layar video amatir saat Muhammad Yahya Waloni tiba di Gedung Bareskrim Polri Jakarta, Kamis (26/8/2021). ANTARA/HO-tangkapan layar video amatir
Tangkapan layar video amatir saat Muhammad Yahya Waloni tiba di Gedung Bareskrim Polri Jakarta, Kamis (26/8/2021). ANTARA/HO-tangkapan layar video amatir

Pihak penyidik melakukan penyelidikan dan menetapkan Yahya Waloni sebagai tersangka pada Mei 2021 dan berhasil menangkap pada Kamis (26/8) di kediamannya yang di perumahan Permata, Klaster Dragon, Cileungsi, kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Yahya dijerat dengan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45a ayat 2 Undang-Undang ITE atau Pasal 156a KUHP dengan ancaman penjara 6 tahun. (Knu)

Baca Juga:

Pelaku Lain di Balik Ceramah Yahya Waloni Kini Diburu Polisi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Personel Pengejar Kelompok Ali Kolera Poso Segera Diganti
Indonesia
Personel Pengejar Kelompok Ali Kolera Poso Segera Diganti

Dari data pihak kepolisian, saat ini anggota kelompok MIT Poso masih tersisa sembilan orang.

Klaster Keluarga Meningkat, Wagub DKI Minta Warganya Pakai Masker di Dalam Rumah
Indonesia
Klaster Keluarga Meningkat, Wagub DKI Minta Warganya Pakai Masker di Dalam Rumah

Pemerintah provinsi DKI Jakarta tak menutup kemungkinan akan menarik kembali rem darurat

[HOAKS atau FAKTA] Anies Teken Kontrak dengan Al Khathath
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Anies Teken Kontrak dengan Al Khathath

Narasi dalam tangkapan layar tersebut menampilkan sebuah gambar yang diklaim merupakan tanda tangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam kontrak dengan Al khathath.

Libur Lebaran, KRL Yogyakarta-Solo Tetap Beroperasi dengan 20 Perjalanan
Indonesia
Libur Lebaran, KRL Yogyakarta-Solo Tetap Beroperasi dengan 20 Perjalanan

Pada pelayan perjalanan KRL Yogya-Solo, kata dia, KAI Commuter tetap mengoperasikan pelayanan perjalanan KRL Yogya-Solo sebanyak 20 perjalanan per harinya, dengan jadwal operasional mulai pukul 05.00 sampai pukul 19.10 WIB pada Stasiun pemberangkatan awal.

Ini Selisih Upah Minimum Kab dan Kota Bogor dengan Jakarta
Indonesia
Ini Selisih Upah Minimum Kab dan Kota Bogor dengan Jakarta

80 Persen perusahaan di Kabupaten Bogor, tercatat mengalami penurunan pendapatan, sehingga berpengaruh pada operasional perusahaan.

Depok dan Kabupaten Karawang Sebulan Berada di Zona Merah COVID-19
Indonesia
Depok dan Kabupaten Karawang Sebulan Berada di Zona Merah COVID-19

Keterisian ruang isolasi di Karawang sudah darurat.

Menpan RB Ingatkan Jangan Ada yang Dilanggar Saat Novel Cs Ditarik ke Polri
Indonesia
Menpan RB Ingatkan Jangan Ada yang Dilanggar Saat Novel Cs Ditarik ke Polri

Langkah KPK yang melakukan TWK menurut MA dan MK tidak salah secara hukum

Polisi Periksa Roy Suryo Terkait Laporan ke Eko Kuntadhi
Indonesia
Polisi Periksa Roy Suryo Terkait Laporan ke Eko Kuntadhi

Penyidik Polda Metro Jaya periksa Roy Suryo soal laporannya terhadap pegiat media sosial Eko Kuntadhi dan Mazdjo Pray pada Senin (7/6).

237 Sekolah di Bandung akan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka
Indonesia
237 Sekolah di Bandung akan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Sekolah PTM sendiri direncanakan akan diuji coba selama dua pekan, 7-18 Juni 2021.

Polisi Dirikan Posko Pengamanan Cegah Kerumunan di Pasar Tanah Abang
Indonesia
Polisi Dirikan Posko Pengamanan Cegah Kerumunan di Pasar Tanah Abang

Aparat kepolisian bakal melakukan langkah tegas pasca adanya kerumunan yang terjadi di Pusat Grosir Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sejumlah langkah pun diambil sebagai langkah antisipasi.