Wush! Roket NASA-SpaceX Sukses Meluncur NASA dan SpaceX sukses luncurkan SpaceX Crew Dragon. (foto: Instagram @nasa/Bill Ingalls)

SETELAH hampir satu dekade, Amerika Serikat kembali meluncurkan astronaut ke angkasa luar. Kali ini NASA bekerja sama dengan SpaceX.

Diiringi hitungan mundur, pesawat SpaceX Crew Dragon meluncur dari fasilitas peluncuran milik NASA ke Kennedy Space Center di Florida, Sabtu (30/5) sore waktu AS. Wahana itu membawa astronaut AS Robert Behnken, 49, dan Douglas Hurley, 53. Keduanya akan menuju Stasiun Angkasa Luar Internasional (ISS).

BACA JUGA: NASA Kembali Kirim Astronot ke Stasiun Luar Angkasa Internasional

Misi ini awalnya direncanakan meluncur pada 27 Mei lalu. Namun, kendala cuaca membuat rencana itu urung dilakukan. "Ini merupakan sebuah kehormatan luar biasa untuk menjadi bagian dari sebuah usaha besar untuk membawa AS kembali ke bisnis peluncuran astronaut. Aku akan berbicara dengan kalian dari orbit," kata Hurley sebelum lepas landas.

Peluncuran astronaut Amerika dengan pesawat buatan mereka dan di tanah AS ini merupakan kali pertama selama hampir satu dekade. Sebelumnya, negara adidaya itu mengirimkan astronaut ke ISS dengan menumpang pesawat Rusia yang meluncur dari Kazakhstan. Meskipun demikian, bagi Crew Dragon, ini merupakan test terbang kedua. Bedanya, kali ini ada astronaut di dalamnya.

nASA
SpaceX Crew Dragon diluncurkan dari Kennedy Space Center, Florida. (foto: Instagram @nasa/joel kowsky)

Selain mencatatkan sejarah baru dalam dunia penerbangan angkasa luar AS, peluncuran kali ini menjadi penerbangan perdana oleh perusahaan swasta. Di saat bersamaan, SpaceX milik Elon Musk mencatatkan langkah penting untuk masa depan layanan perjalanan komersial ke angkasa luar.
Administrator NASA Jim Bridenstine mengatakan mereka meluncurkan astronaut AS dalam roket buatan kami dari tanah AS. Hal itu belum pernah mereka laksanakan sejak 2011. "Jadi ini merupakan momen yang unik," kata Bridenstine.

Wahana angkasa luar itu meluncur dari pad 39A. Roket Falcon 9 ada di bagian puncak wahana. Presiden Donald Trump dan Wakil Presiden Mike Pence hadir di lokasi peluncuran. Jika dulu warga bisa ikut menyaksikan langsung peluncuran roket, kali ini, karena pandemi, penonton dibatasi. NASA bahkan menganjurkan warga menonton via live-streaming. Meskipun demikian, warga sekitar tetap menonton dari pantai sekitar Kennedy Center.

NASA
SpaceX Crew Dragon dan Roket Falcon 9. (foto: Instagram @nasa)

Para kru dalam pesawat itu akan mendarat di ISS pada Minggu (31/5) pagi waktu AS. Behnken dan Hurley, seperti disebut NASA dalam rilis pers, akan menjadi bagian dari Expedition 63. Meskipun demikian, peluncuran pesawat kali ini ditujukan mendapat data performa roket Falcon 9, kinerja pesawat angkasa luar Space Dragon, dan operasi di orbit, docking, hingga pendaratan. Wahana itu harus menyelesaikan perjalanannya sebelum resmi tesertifikasi. "Prioritas utama dari misi ini ialah mengetes wahana dan membawanya pulang dengan selamat. Setelah itu bersiap untuk peluncuran Crew-1," ujar Bridenstein.

Ia mengatakan setiap orang kini bisa melihat ke angkasa dan berkata, 'lihatlah, masa depan lebih cerah daripada hari ini'. "Aku harap ini menjadi inspirasi bagi dunia," ujarnya.(dwi)

BACA JUGA: Jajal Pesawat Baru ke Angkasa Luar, NASA dan SpaceX Siap Cetak Sejarah

Kredit : dwi


Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH