Wujudkan Beragam Kebudayaan, 75 Peserta Upacara HUT RI PDIP Pakai Pakaian Adat Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto pada upacara HUT RI (Ist)

MetahPutih.com - DPP PDI Perjuangan (PDIP) menggelar upacara detik-detik pembacaan Proklamasi Kemerdekaan RI ke-75 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, dengan 75 pesertanya memakai pakaian adat dari seluruh Indonesia.

Para peserta upacara yang dibatasi sebanyak 75 orang itu sudah hadir di lokasi upacara jauh sebelum acara dimulai sekitar pukul 08.30 WIB. Berbeda dengan kebiasaan kader PDIP memakai baju partai warna merah khas dengan lambang kepala banteng, mereka hadir dengan warna-warni pakaian adat Nusantara.

"Inilah perwujudan Nusantara kita, kebudayaan kita yang beragam serta berwarna-warni, namun satu dalam Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika," kata Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, saat memulai acara.

Baca Juga

Jadi Inspektur Upacara HUT RI, Jokowi Pakai Baju Adat Kabupaten Timor Tengah Selatan

Hasto lalu menyampaikan salam dari Ketua Umum yang juga Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri kepada seluruh peserta upacara. seraya menyiratkan bahwa salam itu juga salam untuk seluruh rakyat Indonesia yang disimbolkan oleh peserta yang memakai beragam pakaian adat Nusantara itu.

"Saya menyampaikan salam dari Presiden Kelima Republik Indonesia, Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri. Beliau berpesan, bahwa peringatan hari kemerdekaan RI ke 75 yang dilaksanakan di lapangan Banteng ini bukanlah suatu kebetulan," kata Hasto.

Dilanjutkannya, Lapangan Banteng ini menjadi saksi sejarah bagaimana Bung Karno, Proklamator dan Bapak Bangsa Indonesia, pada tanggal 17 Agustus 1963 meresmikan Patung Pembebasan. Patung itu digambarkan dalam sosok Pemuda Indonesia yang kekar, berotot, dan kekuatannya mampu mematahkan mata rantai imperialisme dan kolonialisme.

Upacara HUT RI oleh DPP PDIP di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat (Ist)

"Pemuda gagah tersebut dengan nasionalisme yang menyala-nyala memekikkan salam merdeka; merdeka dari perbudakan; merdeka dari penjajahan," kata Hasto.

Menurut dia, semangat dan energi pembebasan itulah yang seharusnya tetap kita warisi. Dijelaskannya juga sejarah saat patung itu dibangun, dimana akhirnya Bung Karno serndiri yang turun tangan memastikan disainnya.

"Bung Karno sendiri yang tampil dan menjadi model hadirnya sosok pemuda pembebas yang mampu mematahkan mata rantai penjajahan, dan bergabunglah Irian Barat ke pangkuan Ibu Pertiwi," ulasnya.

Baca Juga

Peringati HUT ke-75 RI, Anies Tekankan Pemprov DKI Nomorsatukan Keselamatan Rakyat

"Dengan bergabungnya Irian Barat menjadi satu kesatuan wilayah tanah air Indonesia, maka genaplah wilayah Indonesia yang terletak diantara dua benua dan dua samudera, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga ke Rote," pungkasnya.

Di acara itu, Hasto ditemani oleh jajaran DPP PDIP seperti Sri Rahayu dan Nusyirwan Soejono. Hadir juga jajaran DPD PDIP Jakarta yang dipimpin Ketuanya Adi Wijaya. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tak Perlu Khawatir, Stok Masker Masih Tersedia
Indonesia
Tak Perlu Khawatir, Stok Masker Masih Tersedia

Sejumlah toko yang menjual masker di lokasi itu tak luput dari pemeriksaan aparat kepolisian.

Prabowo Perkuat Kerja Sama Pertahanan dengan UEA, Kemenhan: Cegah Terjadi Ketegangan
Indonesia
Prabowo Perkuat Kerja Sama Pertahanan dengan UEA, Kemenhan: Cegah Terjadi Ketegangan

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab (UEA) di Abu Dhabi.

Waduh, Puluhan Daerah Ketahuan Tak Susun Peraturan Pengendalian COVID-19
Indonesia
Waduh, Puluhan Daerah Ketahuan Tak Susun Peraturan Pengendalian COVID-19

Baik provinsi maupun kabupaten/kota harus menyelsaikan perkada paling lambat hari Jumat, 18 september 2020.

Hasil Evaluasi: Ganjil Genap Jakarta Belum Layak Diberlakukan Kembali
Indonesia
Berat Buat PBB, Yusril Tolak Kenaikan Ambang Batas Parlemen
Indonesia
Berat Buat PBB, Yusril Tolak Kenaikan Ambang Batas Parlemen

Yusril Ihza Mahendra mengaku tak setuju dengan usulan kenaikan ambang batas parlemen menjadi lima persen.

Sah-Sah Saja Din Syamsuddin Hingga Rocky Gerung 'Berkoalisi'
Indonesia
Sah-Sah Saja Din Syamsuddin Hingga Rocky Gerung 'Berkoalisi'

Kekuatan moral bisa saja berpengaruh namun tidak bisa kalau dalam konteks kekuatan politik

Hari ini, Halte Bundaran HI Yang Dibakar Sudah Beroperasi
Indonesia
Hari ini, Halte Bundaran HI Yang Dibakar Sudah Beroperasi

Setelah Halte Bundaran HI ini dibakar, pemerintah provinsi DKI Jakarta, langsung menyiapkan tim untuk merestorasi halte tersebut,

Boni Hargens Sebut Ada Kelompok yang Ingin Kudeta Jokowi di Pademi Corona
Indonesia
Boni Hargens Sebut Ada Kelompok yang Ingin Kudeta Jokowi di Pademi Corona

"Kelompok ini juga membongkar Kembali diskursus soal Pancasila sebagai ideologi negara," kata Boni

Motif di Balik Penunjukan Rudiantara Dirut PLN
Indonesia
Motif di Balik Penunjukan Rudiantara Dirut PLN

Rudiantara juga memimpin perusahaan telekomunikasi

BNPT: Pernah Deradikalisasi 18 Eks ISIS Saja Perlu Tiga Tahun
Indonesia
BNPT: Pernah Deradikalisasi 18 Eks ISIS Saja Perlu Tiga Tahun

BNPT memastikan rencana pemulangan 600 eks anggota ISIS ke Indonesia perlu kajian mendalam.