WP KPK Siap Kawal Sidang Perdana Kasus Teror Novel Baswedan Ketua WP KPK Yudi Purnomo. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) siap mengawal sidang perdana kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan. Sidang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (19/3).

"Nanti kami dari WP KPK, sebagai bagian advokasi Bang Novel akan datang ke sana sambil melihat situasi dulu ya," kata Ketua WP KPK Yudi Purnomo di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/3).

Baca Juga:

Dua Oknum Polisi Penyerang Novel Segera Jadi 'Pesakitan' Pekan Depan

Yudi mengaku ingin mengetahui alasan para pelaku melukai Novel. Ia menyebut, keterangan itu nantinya akan dianalisis untuk mencari adanya pelaku lain, termasuk otak penyerangan terhadap Novel.

"Kami harapkan bahwa dalam pembacaan dakwaan itu terungkap seluruh fakta-fakta terkait dengan penyerangan Bang Novel. Kedua juga terkait dengan siapa saja pelakunya," tutur Yudi.

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Ia alumnus Akademi Kepolisian pada 1998. ANTARA FOTO/Yulius Wijaya
Penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Ia alumnus Akademi Kepolisian pada 1998. ANTARA FOTO/Yulius Wijaya

Meski begitu, Yudi enggan berkomentar lebih detail soal persidangan itu. Ia memberikan waktu kepada pengadilan membeberkan hasil pemeriksaan.

"Makanya kenapa dakwaan itu penting untuk dilihat. Karena di situlah semua proses dari awal sampai akhir terkait dengan fakta-fakta yang dilakukan oleh pelaku tergambar di situ," kata Yudi.

Baca Juga:

KPK Bakal Kawal Sidang Kasus Teror Novel Baswedan

Novel Baswedan diserang oleh dua orang pengendara motor pada tanggal 11 April 2017 seusai salat Subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya. Pelaku menyiramkan air keras ke dua mata Novel sehingga mengakibatkan ke dua matanya rusak.

Tim teknis yang mengusut kasus penyiraman air keras terhadap Novel menangkap Ronny dan Rahmat di Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada Kamis, 26 Desember 2019. Keduanya merupakan polisi aktif dari kesatuan Brimob. (Pon)

Baca Juga:

Tim Advokasi Novel Baswedan Juluki Kejati DKI Cuma Tukang Stempel Berkas Polri


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH