Wow, Anies 'Minta Duit' ke Jokowi Rp571 Triliun Presiden Jokowi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau Pelican Crossing di dekat Bunderan Hotel Indonesia (HI), bebera waktu lalu. Foto: MP/Asropih 22 shares Share

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menginginkan semua rel Kereta Rel Listrik (KRL) yang ada dibuat jalur khusus di atas jalan agar tidak memicu kemacetan di Ibu Kota.

"Lalu KRL yang ada di bawah akan dinaikkan memutar dengan rute sepanjang 27 km. Kalau sudah dinaikkan, maka tiap rangkaian KRL bisa jaraknya antara tiga hingga lima menit. Karena kereta tidak mengganggu lalu lintas," ujar Anies di Jakarta Selatan, Rabu (20/3).

Anies mengaku telah mengajukan proposal proyek pembangunan infrastruktur transportasi publik senilai Rp571 triliun kepada Presiden RI Jokowi dalam rapat terbatas (ratas) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (19/3) Kemarin

Menurut Anies, anggaran Rp 571 triliun untuk membangun Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta, Light Rail Transit (LRT) Jakarta, dan KRL yang menghubungkan seluruh kawasan Jabodetabek.

"Ini adalah anggaran pembangunannya. Jadi, misalnya kita akan membangun MRT yang sekarang baru 16 kilometer (km), kita akan diperpanjang, dibangun menjadi 231 km. Untuk LRT yang sekarang baru 5,8 km akan menjadi 120 km," jelasnya.

MRT DKI Jakarta dapat dioperasikan manual maupun otomatis.(Foto MP/Ikhsan Digdo)

Gubernur menjelaskan proposal proyek pembangunan infrastruktur transportasi publik tidak sekadar membangun yang baru, tetapi juga mengoreksi masalah yang selama ini terjadi di Jakarta dan kerap kali menimbulkan kemacetan lalu lintas.

"Jadi di Jakarta ada 27 km lintasan yang sebidang. Ini yang akan dinaikkan. Ini termasuk dalam anggaran senilai Rp 571 triliun," tutup Anies. (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH