WNA Kena Tilang Elektronik akan Dicekal Keluar Indonesia

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 25 November 2022
WNA Kena Tilang Elektronik akan Dicekal Keluar Indonesia
WNA Singapura ditemani istrinya membayarkan denda titipan tilang di posko tilang elektronik, Selasa (22/11). ANTARA/HO-Ditlantas Polda Kepri.

MerahPutih.com - Tilang elektronik (ETLE) tidak hanya menyasar ke warga lokal saja jika melakukan pelanggaran lalu lintas di jalan. Kebijakan ini juga bisa menjerat pengendara yang berstatus Warga Negara Asing (WNA).

Kepolisian Batam, Kepulauan Riau, mendapati seorang WNA yang melanggar lalu lintas terekam kamera ETLE karena tidak memakai sabuk pengaman saat mengendarai mobil. Sehingga bule tersebut dijatuhi denda tilang elektronik.

Baca Juga

Knalpot Bising dan Balap Liar Meningkat Usai Tilang Manual Dihapus

Setelah mendapatkan surat tilang yang dikirimkan ke rumahnya, WNA tersebut mendatangi Polda Kepri untuk membayarkan denda titipan tilang. Kemudian, ia diarahkan oleh petugas untuk denda titipan tilang ke petugas bank yang sudah kami siapkan di posko ETLE

Dirlantas Polda Kepulauan Riau, Kombes Tri Yulianto menuturkan, bagi WNA yang melakukan pelanggaran lalu lintas dan terekam oleh kamera ETLE, maka identitas WNA tersebut akan diteruskan datanya kepada Pihak Imigrasi.

"Nantinya untuk segera ditindaklanjuti dengan cara melakukan pencegahan keluar dari Indonesia. Diharuskan untuk melakukan penyelesaian denda pelanggaran lalu lintas sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Tri, Kamis (24/11)

Baca Juga

Pengguna Jalan Berani Langgar Aturan setelah Tilang Manual Ditiadakan

Tri mengatakan inovasi ini merupakan salah satu upaya Polda Kepri bersama stakeholder terkait lainnya dalam menjaga marwah hukum Indonesia di mata dunia Internasional.

Ia berharap terobosan ini mendapat dukungan dari seluruh pihak terkait dan juga masyarakat untuk dapat bersama-sama mewujudkan Polantas yang presisi.

"Polantas siap menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan Kepolisian dan penegakan hukum di tanah air," tutup Tri Yulianto.

Sekedar informasi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengarahkan Korps Lalu Lintas atau Korlantas agar tidak ada tilang manual.

Tindakan untuk pelanggar lalu lintas bakal difokuskan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE). Instruksi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022 pada 18 Oktober 2022.

ETLE membuat tilang menjadi lebih efisien, karena polisi dan pelanggar lalu lintas tak perlu bertemu untuk prosesnya. Sebab, semua bisa diselesaikan secara daring atau online. (Knu)

Baca Juga

Tilang Pakai ETLE tidak Bisa Ubah Kebiasaan Buruk Pengendara

#E-Tilang
Bagikan
Bagikan