WNA dari 14 Negara Diizinkan Masuk, Demokrat Minta Pemerintah Tak Ulangi Kesalahan Ilustrasi - Kedatangan Domestik Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (2/1/2022). ANTARA FOTO/Fauzan/wsj.

MerahPutih.com - Pemerintah diminta mewaspadai penyebaran varian baru COVID-19 Omicron saat pemberian izin masuk ke Indonesia terhadap warga negara asing (WNA) dari 14 negara.

Pemerintah sebaiknya tidak mengulangi kesalahan-kesalahan selama awal COVID-19 mulai merebak dan varian Delta menyebar.

Baca Juga:

Para Pakar Beri Masukan Soal Menghadapi Omicron kepada Luhut

"Varian Omicron bagaimanapun kita masih perlu diwaspadai," kata Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, Minggu (16/1).

Oleh karena itu, Partai Demokrat berharap pemerintah tidak menganggap ringan ancaman varian baru COVID-19.

"Sedini mungkin kita cegah peningkatan kasus. Sebisa mungkin kita ambil langkah preventif," jelas dia.

Pemerintah mencabut larangan masuk WNA dari 14 negara yang melaporkan penularan komunitas Omicron. Pencabutan itu diiringi oleh langkah-langkah pencegahan penularan COVID-19 yang diterapkan secara ketat di dalam negeri.

"Sejalan dengan antisipasi yang dilakukan oleh Pemerintah, Satgas Penanganan COVID-19 memutuskan meniadakan daftar 14 negara (dengan transmisi komunitas Omicron) asal WNA yang dilarang masuk ke Indonesia," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito sebagaimana dikutip dari siaran tertulisnya, Jumat (14/1).

Baca Juga:

95 Persen Kasus Omicron DKI Tanpa Gejala, Tak Ada Pasien Sampai Meninggal

Kebijakan untuk membuka pintu perjalanan luar negeri ini berdasarkan hasil keputusan bersama dalam rapat terbatas pada tanggal 10 Januari 2022 dan tertuang dalam Surat Edaran Satgas COVID-19 Nomor 02 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi COVID-19.

Ia menyebutkan 14 negara tersebut yaitu Afrika Selatan, Botswana, Norwegia, Prancis, Angola, Zambia, Zimbabwe, Malawi, Mozambik, Namibia, Eswatini, Lesotho, Inggris, dan Denmark.

Wiku lanjut menerangkan keputusan mengizinkan WNA dari 14 negara masuk juga seiring dengan pemberlakuan syarat yang yang ketat sebagaimana aturan dalam surat edaran satgas sebelumnya.

"Pemerintah juga telah menyamakan durasi karantina bagi seluruh pelaku perjalanan menjadi 7 x 24 jam," kata Wiku.

Baca Juga:

Anak Buah Anies Ungkap Kasus Pertama Omicron di Jakarta

Kebijakan itu tertuang dalam SK Kepala Satgas No 3 Tahun 2022 tentang Pintu Masuk (Entry Point), Tempat Karantina dan Kewajiban RTPCR Bagi Warga Negara Indonesia Pelaku Perjalanan Luar Negeri yang berlaku per 12 Januari 2022.

Menurut Wiku, ketetapan itu didukung oleh temuan ilmiah di berbagai negara, di antaranya studi oleh Brandal, dkk. (2021) bahwa rata-rata masa inkubasi kasus varian Omicron 3 hari setelah pertama kali terpapar. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Realokasi Anggaran, Dana Pemeliharaan Sungai Kota Bandung Cuma Rp 25 Miliar
Indonesia
Realokasi Anggaran, Dana Pemeliharaan Sungai Kota Bandung Cuma Rp 25 Miliar

Pemkot tetap melakukan kegiatan pemeliharaan dan pengembangan aliran sungai meskipun anggaran terbatas, di antaranya meliputi perbaikan Tembok Penahan Tanah (TPT) atau kirmir dan pagar pengaman sungai, pembangunan sumur imbuhan, pembuatan sumur resapan, pembangunan kolam retensi.

10 Persiapan Wajib Mudik Versi Jenderal Polisi Bintang Dua
Indonesia
10 Persiapan Wajib Mudik Versi Jenderal Polisi Bintang Dua

Para pemudik pun perlu mempersiapkan sejumlah hal agar perjalanan ke kampung halaman menjadi lebih aman maksimal.

Geser Libur Maulid Nabi, Wapres tak Mau Indonesia Terperosok lagi seperti India
Indonesia
Geser Libur Maulid Nabi, Wapres tak Mau Indonesia Terperosok lagi seperti India

Kebijakan ini diklaim sebagai langkah antisipasi peningkatan kasus COVID-19.

Menag Peringatkan Petugas Haji untuk Beri Pelayanan Maksimal Pada Jemaah
Indonesia
Menag Peringatkan Petugas Haji untuk Beri Pelayanan Maksimal Pada Jemaah

Pemerintah Arab Saudi akhirnya mengizinkan jemaah dari luar negaranya untuk beribadah haji. Dua tahun pandemi COVID-19, jemaah yang sudah melunasi tahun 2020 harus menunggu. Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, mengungkapkan bahwa jemaah sudah lama menunggu. Untuk itu, para petugas pelayanan haji harus melayani semua jemaah dengan penuh kesungguhan dan ketulusan.

Gibran Buka Kembali PTM Pekan Depan
Indonesia
Gibran Buka Kembali PTM Pekan Depan

"Saya tidak menggampangkan. Itu hasil evaluasi sehingga PTM tetap dilanjutkan. Saya yakin orangtua siswa juga ingin PTM," kata Gibran, Jumat (11/2).

Kementerian PUPR Rampungkan Revitalisasi 3 TPA di Jawa Timur
Indonesia
Kementerian PUPR Rampungkan Revitalisasi 3 TPA di Jawa Timur

Dukungan pemerintah kabupaten atau kota juga diperlukan terutama dalam penyediaan lahan.

Penggunaan ICU COVID-19 di Bogor Menurun
Indonesia
Penggunaan ICU COVID-19 di Bogor Menurun

Ada penurunan pada jumlah keterisian tempat tidur rumah sakit (RS) khusus pasien COVID-19, yakni menjadi 77,51 persen.

Jaksa Ajukan Kasasi Vonis 3,5 Tahun Penjara Djoko Tjandra
Indonesia
Jaksa Ajukan Kasasi Vonis 3,5 Tahun Penjara Djoko Tjandra

"Iya, kasasi sudah masuk pengajuannya," ujar Kajari Jakarta Pusat, Bima Suprayoga

Pencairan Bantuan Non Tunai Jadi Tunai Dinilai Salahi Aturan
Indonesia
Pencairan Bantuan Non Tunai Jadi Tunai Dinilai Salahi Aturan

Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai yang bisa dicairkan secara tunai harus diawasi. Sehingga diharapkan nantinya bisa benar dipergunakan untuk membeli kebutuhan pokok.

Viral Wanita Dapat Hasil COVID-19 Palsu, Bumame Farmasi Klarifikasi
Indonesia
Viral Wanita Dapat Hasil COVID-19 Palsu, Bumame Farmasi Klarifikasi

Pihak Bumame Farmasi sendiri langsung merespons cepat terkait pengakuan Zakiah tersebut