Wisma Atlet Di-Lockdown, Jumlah Pasien COVID-19 Terus Meningkat Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj)

MerahPutih.com - Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran masih di-lockdown karena salah satu pekerja kebersihan dinyatakan positif COVID-19 varian Omicron.

Meskipun demikian, jumlah pasien COVID-19 di Wisma Atlet terus meningkat. Data per Selasa (21/12), jumlah pasien bertambah lagi satu orang. Sehingga, total pasien yang dirawat 241 orang terdiri dari 100 pria dan 141 wanita.

Baca Juga

Wisma Atlet Di-lockdown, Warga Jakarta Terpapar COVID-19 Dialihkan ke Rusun Nagrak

Adapun total kapasitas tempat tidur di RSDC Wisma Atlet Kemayoran mencapai 7.894 tempat tidur. Dengan demikian, jumlah tempat tidur di Wisma Atlet yang terpakai saat ini hanya 3,05 persen atau 241 orang pasien.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I, Kolonel Marinir Aris Mudian menyebut penambahan pasien ini menandakan perlunya peningkatan perawatan secara insentif di Wisma Atlet dan penekanan terhadap protokol kesehatan.

"Sehingga mempercepat penyembuhan pasien yang sedang dirawat sehingga dapat terjadi pengurangan jumlah yang signifikan,” kata Aris kepada wartawam di Jakarta, Selasa (21/12).

Aris mengatakan sejak dibuka, rumah sakit darurat ini telah didatangi berbagai kategori pasien COVID-19 yang jumlahnya mencapai 129.653 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 129.412 orang telah keluar dari RSDC Wisma Atlet Kemayoran dengan perincian pasien rujuk ke RS lain sebanyak 1.048 orang. Lalu pasien sembuh sebanyak 127.768 orang, dan yang meninggal sebanyak 596 orang.

Baca Juga

Isolasi Wisma Atlet Diharapkan Efektif Cegah Penyebaran Omicron

Situasi yang berbeda terjadi di RSDC Wisma Atlet Pademangan Jakarta. Pasien yang rawat inap di RSDC Wisma Atlet Pademangan berkurang dibanding hari sebelumnya.

Saat ini, jumlah pasien yang rawat inap di Wisma Atlet Pademangan sebanyak 5.238 orang atau 90,37 persen dari kapasitas 5.796 tempat tidur. Jumlah pasien ini berkurang 339 orang dari hari kemarin sebanyak 5.577 pasien.

Aris mengatakan, jumlah pasien di RSDC Rusun Pasar Rumput ada 4.411 orang. Jumlah ini berkurang 253 pasien dari sehari sebelumnya yang berjumlah 4.664 pasien. Angka ini terdiri dari 2.201 laki-laki dan 2.210 perempuan.

"Pasien yang terdaftar sejak RSDC Pasar Rumput dibuka sebanyak 30.524 orang dan jumlah pasien yang keluar sebanyak 26.113 orang,” tutup Aris. (Knu)

Baca Juga

Jumlah Pasien di RSDC Wisma Atlet Kembali Bertambah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sosok Figur yang Dilirik PKS untuk Pilpres 2024
Indonesia
Sosok Figur yang Dilirik PKS untuk Pilpres 2024

Partai dakwah itu sudah melirik sejumlah figur dengan kepemilikan elektabilitas tinggi untuk bisa diusung di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024,

BNPB: Kenaikan Kasus COVID-19 Tidak Timbulkan Banyak Kematian
Indonesia
BNPB: Kenaikan Kasus COVID-19 Tidak Timbulkan Banyak Kematian

Terhitung sejak 23 Maret 2020 sampai 19 Februari 2022 jumlah pasien yang dirujuk ke RS Darurat Wisma Atlet sebanyak 154.149 orang.

Soal Perayaan Ibadah Natal 2021, Gereja Katolik Ikuti Keputusan Pemerintah
Indonesia
Soal Perayaan Ibadah Natal 2021, Gereja Katolik Ikuti Keputusan Pemerintah

Persiapan sejumlah gereja dalam perayaan Natal saat PPKM Level 3 mendatang terus dilakukan.

Merapi Luncurkan Empat Kali Awan Panas hingga 3 Kilometer
Indonesia
Merapi Luncurkan Empat Kali Awan Panas hingga 3 Kilometer

Gunung Merapi meluncurkan empat kali awan panas guguran dengan jarak luncur paling jauh hingga 3.000 meter (3 km) ke arah barat daya.

Ridwan Kamil Lantik Yana Mulyana Jadi Wali Kota Bandung
Indonesia
Ridwan Kamil Lantik Yana Mulyana Jadi Wali Kota Bandung

Ridwan Kamil menitipkan agar Yana Mulyana melayani masyarakat Kota Bandung dengan sepenuh hati kemudian harus sering turun ke bawah untuk melihat permasalahan nyata yang dihadapi warganya.

RJ Lino Divonis 4 Tahun Penjara
Indonesia
RJ Lino Divonis 4 Tahun Penjara

RJ Lino divonis empat tahun penjara dan denda sebesar Rp 500 juta subsidair enam bulan kurungan.

DPR Batal Gelar Fit and Proper Test Jenderal Andika Perkasa
Indonesia
DPR Batal Gelar Fit and Proper Test Jenderal Andika Perkasa

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) batal menggelar fit and proper test calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa pada Kamis (4/11). Sebab, Badan Musyawarah (Bamus) DPR belum memberikan tugas kepada Komisi I untuk melakukan uji kelayakan pimpinan TNI tersebut.

Permudah Identifikasi, Pemkot Yogyakarta Bagikan Gelang Vaksinasi ke Warga
Indonesia
Permudah Identifikasi, Pemkot Yogyakarta Bagikan Gelang Vaksinasi ke Warga

Gelang tersebut rencananya akan diproduksi secara massal

Puluhan Calon Penumpang KRL Terpapar COVID-19
Indonesia
Puluhan Calon Penumpang KRL Terpapar COVID-19

Pelacakan terhadap warga positif COVID-19 terus dilakukan. Salah satunya di stasiun Kereta Rel Listrik (KRL).