Wisatawan ke Gunungkidul Merosot Pasca Badai Cempaka Kondisi Pantai Pulang Sawal Gunungkidul. (Sumber: Twitter SAR baron)

KUNJUNGAN wisatawan ke Gunungkidul akhir pekan lalu merosot signifikan. Pasalnya cuaca ekstrim akibat Siklon Cempaka memporak-porandakan sejumlah lokasi wisata di Gunungkidul. Akses menuju destinasi wisata turut terputus akibat terendam banjir dan tanah longsor.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan pada weekend lalu, total jumlah wisatawan ke Gunungkidul hanya 20ribu pengunjung. Padahal pada akhir pekan biasanya ada sekitar 30ribu wisatawan yang menjelajahi keindahan Gunungkidul.

"Turun drastis karena banjir dimana-mana," kata Hary melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Rabu (6/12).

Destinasi wisata yang rusak dan sempat terendam, lanjut Harry misalnya di Goa Pindul dan Air Terjun Sri Getuk dan Kalisuci. Banjir membuat volume air sungai di sekitar goa meningkat dan menutupi seluruh celah di dalam goa bawah tanah ini.

Sementara di lokasi Air Terjun Srigetuk, sejumlah fasilitas dan akses masuk ke sana rusak. "Srigetuk dan Kalisuci masih ditutup sampai sekarang, karena masih perlu pembenahan," jelasnya.

Namun untuk destinasi wisata lainnya seperti pantai, gunung api purba dan goa-goa bawah tanah, saat ini sudah kembali normal dan bisa dikunjungi. Hal ini berkat gerak cepat kelompok sadar wisata (pokdarwis) untuk segera membenahi lokasi wisata.

Hary menegaskan seluruh wisata di Gunungkidul kini sudah aman dan nyaman dikunjungi para pelancong.

Para Pokdarwis diminta untuk mempersiapkan diri menyambut liburan akhir tahun. Diantara lain dengan memperbaiki atau menambah fasilitas umum dan meningkatkan kualitas pelayanan. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.



Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH