Wisatawan Dilarang Berenang di Pantai Selatan Lebak Ilustrasi. (ANTARA FOTO)

MerahPutih.com - Wisatawan yang mengisi liburan akhir pekan diimbau tidak berenang di pesisir pantai selatan Lebak, menyusul gelombang cukup tinggi disertai angin kencang.

"Imbauan itu guna menghindari kecelakaan laut," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, Kaprawi saat dihubungi di Lebak, Sabtu (7/10).

BPBD Lebak mengimbau wisatawan tidak berenang di sekitar pesisir pantai selatan lebak karena khawatir tersapu gelombang tinggi setelah seorang kru film hanyut hingga meninggal dunia.

Berdasarkan laporan BMKG Banten prakiraan tinggi gelombang perairan Selatan Lebak berkisar 2,0 meter sampai 3,0 meter dengan rata-rata kecepatan angin 24 kilometer per jam. Tiupan angin bergerak dari tenggara dengan kisaran tiga sampai 12 knot.

Cuaca pesisir pantai selatan Lebak yang berhadapan langsung Perairan Samudera Hindia memiliki karakter berbeda dengan pantai di Banten bagian utara.

Gelombang karakter pantai selatan Lebak cukup tinggi juga banyak karang-karang, sehingga berbahaya bagi pengunjung yang berenang di sekitar pantai itu.

BPBD Lebak mengimbau pengunjung tidak berenang di sekitar Pantai Binuangeun, Bagedur, Panggarangan, Pulau Manuk, Sukahujan, Cihara, Bayah, Ciantir, dan Sawarna.

"Kami mengingatkan imbauan ini agar ditaati oleh wisatawan guna mencegah kecelakaan laut," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Lebak Erwin Komara mengatakan pihaknya hingga kini hanya menyebar relawan penyelamat pantai hanya sekitar Pantai Sawarna dan Bagedur.

Sedangkan, wisata pantai lainya di Selatan Lebak belum memiliki relawan penyelamat pantai. (*)

Sumber: ANTARA



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH