Wisata Religi ke Makam Sunan Geseng Yogyakarta, Yuk Makam Sunan Geseng, Desa Jolosutro, Srimulyo, Piyungan, Bantul, DI Yogyakarta. (Foto: MP/Fredy Wansyah)

MerahPutih Wisata - Yogyakarta terkenal akan kerajaan Islamnya. Di tempat ini pula Wali Songo melakukan syiar Islam melalui kerajaan Mataram. Tak salah bila Anda berkunjung ke Yogyakarta mencari destinasi wisata religi.

Salah satu destinasi wisata religi yang tengah digarap Pemuda Karang Taruna, dengan pembentukan Kelompok Sadar Wisata oleh Dinas Pariwisata DI Yogyakarta, ialah makam Sunan Geseng.

Makam Sunan Geseng berada di Desa Jolosutro, Srimulyo, Piyungan, Bantul, DI Yogyakarta. Posisinya tidak jauh dari Pasar Piyungan. Bila Anda ingin berkunjung ke makam ini dari Kota Yogyakarta, ambillah jalur menuju Wonosari. Tepat di Jalan Wonosari KM 14, Anda akan menemukan pertigaan ke sebelah sisi kanan jalan. Dari pertigaan tersebut, Anda harus menempuh jarak sekira 5 kilometer lagi untuk mencapai makam.

Letak makamnya persis di ketinggian perbukitan Desa Jolosutro. Untuk mencapai bukit, bila Anda telah tiba di Desa Jolosutro dengan kendaraan mobil, tidak disarankan menggunakan mobil. Pasalnya, 2 kilometer menuju pemakaman tersebut medannya tanjakan serta tikungan tajam. Hanya dapat dilalui kendaraan motor.

Makam ini belum lama dibuka untuk wisata religi. Bila Anda menuju perbukitan, Anda akan menemui kawasan persawahan dan pertanian warga yang hijau terbentang luas.

"Iya di sini mau dikembangin wisata religi. Saya sih setuju saja, asal tidak mengubah bangunan yang ada. Tidak mengganggu dalam kompleks pemakaman. Selama ini, umumnya yang kemarin, mereka ziarah agama, ngirim doa," kata juru kunci makam Sunan Geseng Masbelek Surakso Wijolo saat ditemui merahputih.com di kediamannya, Jolosutro, Piyungan, Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu (5/3).

Bangunan kompleks pemakaman, menurut sang juru kunci, belum pernah dipugar sekali pun. Bahan-bahan bangunannya masih awet dan tampak kokoh. Posisi makam Sunan Geseng berada di dalam pendopo. Makamnya masih tampak tradisional, dengan nisan dan seluruh atasan makan dibaluti kain kafan putih.

Meski medannya cukup jauh, sejak dibuka untuk wisata religi, wisatawan mancanegara pun hadir. "Baru-baru ini ada semobil orang Malaysia. Kalau ditanya dari mana saja, yang datang ziarah sudah dari berbagai provinsi di Indonesia," kata juru kunci tersebut menjelaskan.

Sebelum dibuka wisata religi, tempat ini sudah menjadi tempat pemakaman bernilai historis bagi warga Yogyakarta. Hampir ribuan warga pada saat haul Sunan Geseng mengunjungi makam bersejarah ini.

Sunan Geseng merupakan murid Sunan Kalijaga. Ia mendapat tugas menyiarkan Islam di Jawa pesisir pantai. Sebelum diberi gelar "Sunan" oleh Wali Songo, Sunan Geseng bernama Cokro Joyo. (fre)


BACA JUGA:

  1. Pemerintah Dorong Pemberdayaan Objek Wisata Religi
  2. Sisi Religius di Kampung Kalijodo
  3. 'Pesantren Impian', Film Religi yang Mencekam
  4. Situs Batu Quran Destinasi Wisata Religius di Pandeglang
  5. Kehidupan Religius dari Vihara Dhanagun Bogor

 



Noer Ardiansjah

YOU MAY ALSO LIKE