Wiranto Pasrahkan Nasibnya kepada Jokowi Menko Polhukam, Wiranto. (Antaranews)

MerahPutih.com - Menkopolhukam Wiranto mengaku pasrah akan nasibnya sebagai menteri kepada Joko Widodo. Bahkan, Wiranto pun tak menjamin dirinya bakal dipertahankan kembali atau tidak.

"Itu tanya presiden. Kok tanya saya sih. Itu gak usah kira kira. Itu kan untung untungan. Ya tunggu aja tanggal mainnya nanti diumumkan. Terserah presiden jadi jangan kita sibuk urus kabinet," terang Wiranto di Jakarta, Rabu (3/7).

Sementara, Wiranto menilai yang diperlukan saat ini adalah rekonsiliasi pasca Pilpres. Hal ini karena Pemilu telah usai. Menurut Wiranto, pengelompokan 01 dan 02 sudah berakhir.

BACA JUGA: Petinggi Hanura Bilang Wiranto Jahat

"Yang ada masyarakat Indonesia bersatu padu membangun program yang susah dicanangkan pemerintah," kata Wiranto.

Menko Polhukam Wiranto memberikan keterangan pers kepada para jurnalis di Gedung KPU, Jakarta Pusat (MP/Ponco Sulaksono)
Menko Polhukam Wiranto memberikan keterangan pers kepada para jurnalis di Gedung KPU, Jakarta Pusat (MP/Ponco Sulaksono)

Mantan Ketua Umum Partai Hanura itu melanjutkan, persaingan dalam pemilu bertujuan untuk kemaslahatan.

"Tapi bukan kemudian kita terkotak kotak karena urusan politik. Tidak bisa. Pemilu sudah selesai, mari kita sadar kembali sudah saatnya kita bersatu kembali sebagai bangsa. Itu yang bisa saya sampaikan untuk menjaga keamanan nasional," jelas Wiranto.

"Kalau masing masing menyadari bahwa keamanan milik bersama, maka TNI dan Polri tidak perlu sibuk seperti kemarin," tambahnya.

Ketua Umum PBSI itu menyebut, pertemuan antara Jokowi dan Prabowo terus diusahakan.

BACA JUGA: Kivlan Zein Sebut Wiranto sebagai Dalang Kerusuhan 98 dan Jatuhnya Presiden Soeharto

"Wacananya terus diwacanakan. Ya tanya saja Pak Prabowo jangan tanya saya," imbuh Wiranto. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH