Wiranto Minta Polisi Tidak Ragu Hukum Eggi Sudjana Menkopolhukam Wiranto. Foto: MP/Kanugrahan

MerahPutih.com - Menkopolhukam Wiranto mendesak agar tersangka kasus dugaan makar, Eggi Sudjana agar diusut tuntas. Salah satunya pemberian hukuman sesuai dengan perbuatannya. Wiranto mengatakan, polisi tak usah ragu lagi melakukan penindakan.

"Ya kalau dihukum ya dihukum. Gitu aja kok susah amat sih. Semua orang tahu siapapun yang melanggar hukum dihukum," kata Wiranto dalam keterangannya, Jumat (10/6).

Menkopolhukam Wiranto usai apel bersama pengamanan Pemilu 2019 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (22/3) (MP/Kanugraha)
Menkopolhukam Wiranto usai apel bersama pengamanan Pemilu 2019 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (22/3) (MP/Kanugraha)

Menurut Wiranto, jangan karena Eggi Sudjana seorang tokoh, maka diberikan kelonggaran hukum.

"Ya? Ada hukum yang mengawal negeri ini. Tokoh manapun siapapun kl sudah melanggar batas kaidah hukum ya dihukum. Udah. Titik," sebut Wiranto.

Wiranto mengatakan, tim hukum yang dibentuknya sudah mulai bekerja.

"Sudah terlalu banyak bicara saya (soal itu)," pungkas Wiranto.

Sebelumnya, polisi telah menjadikan Eggi sebagai tersangka terkait pernyataan 'people power' untuk kembali diperiksa pada Jumat (3/5), namun Enggi tidak dapat memenuhi panggilan polisi. Pemeriksaan itu atas laporan relawan dari Jokowi-Ma'ruf Center (Pro Jomac) ke Bareskrim Polri, yang dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Laporan Supriyanto teregister dengan nomor: LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan penghasutan. Selain oleh Supriyanto, Eggi dilaporkan oleh caleg PDIP Dewi Tanjung, yang melaporkan hal serupa.

Kuasa Hukum Kivlan Zen yang juga Inisiator GERAK Eggi Sudjana
Pengacara Kivlan Zen yang juga inisiator GERAK Eggi Sudjana (MP/Kanu)

Buntut atas pelaporan itu, Eggi melaporkan balik Supriyanto ke Bareskrim Polri pada Sabtu (20/4). Laporan Eggi teregister dengan nomor LP/B/0393/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 20 April 2019. Perkara yang dilaporkan adalah Tindak Pidana Pengaduan Palsu UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 220 KUHP Pencemaran Nama Baik UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 310 KUHP. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH