Wiranto: Dalang dan Donatur Kerusuhan 22 Mei Akan Ditindak Tegas Menko Polhukam Wiranto di Jakarta (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

MerahPutih.Com - Kerusuhan 22 Mei menyisakan kerugian yang tak sedikit. Enam nyawa melayang, ratusan korban terluka, 25 mobil terbakar dan banyak fasilitas umum dirusak pada sejumlah lokasi di Jakarta.

Hingga Kamis (23/5) perusuh masih saja melakukan aksinya membakar fasilitas publik dan melempari petugas keamanan dengan bom molotov dan kembang api.

Dari data aparat kepolisian, kericuhan yang dilakukan oleh massa bayaran massa pengangguran dan bertato, dari luar Jakarta yakni dari Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, untuk berbuat brutal dan anarkis dan sengaja dirancang untuk mengganggu ketertiban umum dan mengganggu keamanan di Ibu Kota Negara.

Belum lagi kerugian lain yang disebabkan oleh mereka, seperti sebagian layanan umum dan jual beli di Pasar Tanah Abang yang tutup, layanan berbagai moda transportasi umum yang terbatas, ruang gerak publik yang terganggu di sekitar Jalan MH Thamrin akibat penutupan jalan.

Kerusuhan depan Gedung Bawaslu dimana massa melempari petugas kepolisian dengan bom molotov
Massa aksi melempari petugas kepolisian dan wartawan dengan bom molotov depan Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat (MP/Rizki Fitrianto)

Pertanyaan besarnya adalah siapa dalang dari kericuhan oleh massa yang menungganggi aksi massa damai yang menyasar ke KPU dan Bawaslu, menyusul penetapan hasil Pemilu Presiden oleh KPU dan putusan Bawaslu yang menolak karena tidak ada bukti-bukti kuat atas laporan BPN Prabowo-Sandi atas dugaan terjadinya kecurangan pemilu terstruktur, sistematis dan masif mengenai pelibatan aparatur sipil negara oleh pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Jenderal (Purn) Wiranto menyebutkan pemerintah sudah mengetahui dalang dari aksi kerusuhan yang terjadi pada Selasa malam hingga Rabu dini hari di sejumlah titik di Jakarta.

"Kami sebenarnya sudah mengetahui dalang aksi tersebut dan aparat keamanan akan bertindak tegas," kata mantan Panglima ABRI itu di Jakarta, Rabu.



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH