Wilayah Tinggi Kasus COVID-19 & Rendah Vaksinasi Dilarang Gelar Sekolah Tatap Muka Ilustrasi belajar tatap muka. ANTARA/HO

Merahputih.com - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang direncanakan pada tahun ajaran 2021/2022 akan mengutamakan keselamatan siswa-siswi dan mencegah terjadinya penularan COVID-19 di lingkungan satuan pendidikan.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan ada sejumlah pertimbangan yang harus dilakukan sebelum memulai PTM.

Baca Juga

Menteri Nadiem Dinilai Kehabisan Akal Hadapi Kendala Belajar Jarak Jauh Selama Pandemi

"Tentu mempertimbangkan kondisi dan perkembangan pandemi serta zonasi risiko di setiap daerah, serta cakupan program vaksinasi yang diberikan kepada tenaga pendidik," Wiku kepada wartawan yang dikutip, Rabu (26/5).

Pemerintah dan satgas di daerah akan memastikan seluruh kondisi dalam pertimbangan tersebut terpenuhi. Dengan begitu, saat penyelenggaraan PTM, akan terlaksana dengan aman dan mencegah adanya risiko penularan di lingkungan satuan pendidikan.

"Pemerintah dan satgas daerah akan memastikan seluruh kondisi tersebut terpenuhi sehingga PTM dapat dilakukan dengan aman, dan mampu mencegah risiko penularan," kata Wiku.

Wali Kota Bandung Oded M Danial bersama anak-anak SD di Bandung. (Humas Pemkot Bandung)
Ilustrasi (Humas Pemkot Bandung)

Pada prinsipnya pembelajaran tatap muka dilakukan dengan sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Hingga Juli nanti, satgas daerah perlu memastikan seluruh syarat ini terpenuhi agar sekolah tatap muka bisa dijalankan dengan aman.

Dalam data pemerintah menunjukkan, angka kasus aktif terus naik sejak Rabu (19/5) pekan lalu sampai hari ini. Terakhir pada Selasa (25/5), jumlah kasus aktif COVID-19 nasional sebanyak 94.486 orang.

Padahal pada Selasa (18/5) lalu, jumlah kasus aktif sempat turun ke posisi terendah sejak awal 2021, yakni di angka 87.514 orang. Naiknya angka kasus aktif disebabkan jumlah kasus baru yang selalu lebih tinggi ketimbang jumlah pasien sembuh harian.

Baca Juga

73 Sekolah di Kota Bogor Akan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Fenomena lonjakan kasus sudah terjadi hanya berselang sepekan pasca-Lebaran. Satgas sendiri sempat memproyeksikan bahwa imbas peningkatan mobilitas Lebaran baru bisa dirasakan paling tidak dua pekan setelah Lebaran.

Sembilan provinsi mencatatkan kenaikan kasus aktif dalam sepekan terakhir. Diantaranya DKI Jakarta, Jawa Tengah, Aceh, Sumatra Barat, NTB, Kepulauan Riau, Kalimantan Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemenag-Kemenkes Bahas Skema Akses Data Jemaah Umrah di Aplikasi PeduliLindungi
Indonesia
Kemenag-Kemenkes Bahas Skema Akses Data Jemaah Umrah di Aplikasi PeduliLindungi

QR Code dicetak manual dan dibawa masing-masing jemaah

Pemkot Yogyakarta Siapkan Tempat Vaksinasi COVID-19 untuk Pengunjung Malioboro
Indonesia
Pemkot Yogyakarta Siapkan Tempat Vaksinasi COVID-19 untuk Pengunjung Malioboro

Vaksinasi ini diberikan secara cuma-cuma untuk pengunjung kawasan legendaris tersebut.

100 Perkara Sengketa Pilkada Kandas di MK
Indonesia
100 Perkara Sengketa Pilkada Kandas di MK

MK memutus 30 perkara tidak dapat diterima

Wapres Ma'ruf Amin Lakukan Kunjungan Kerja ke Kaltim
Indonesia
Wapres Ma'ruf Amin Lakukan Kunjungan Kerja ke Kaltim

Wakil Presiden Ma’ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Samarinda, Kalimantan Timur, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan BBJ-2 pada Selasa (2/11).

Bertolak ke NTB, Jokowi Ingin Pastikan Kesiapan Mandalika Gelar MotoGP 2022
Indonesia
Bertolak ke NTB, Jokowi Ingin Pastikan Kesiapan Mandalika Gelar MotoGP 2022

Jokowi dan rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Kawasan Ekonomi Khusus

Bawaslu Ingatkan Politik Uang Lahirkan Pemimpin yang Korup
Indonesia
Bawaslu Ingatkan Politik Uang Lahirkan Pemimpin yang Korup

Bawaslu telah melakukan berbagai upaya keterlibatan masyarakat terutama kalangan generasi muda dalam mengawasi pemilu.

ICW Tantang Kapolri Listyo Sigit Usut Dugaan Korupsi di Internal Polri
Indonesia
ICW Tantang Kapolri Listyo Sigit Usut Dugaan Korupsi di Internal Polri

Indonesia Corruption Watch (ICW) berharap, Jenderal Listyo Sigit dapat menyusun agenda kerja yang berorientasi pada menaikkan citra Polri di mata masyarakat

Aturan Baru Berwisata di Malioboro
Indonesia
Aturan Baru Berwisata di Malioboro

"Pengunjung yang masuk ke kawasan Malioboro akan otomatis tercatat dan nantinya akan mendapat pesan singkat melalui WhatsApp untuk mengingatkan bahwa waktu berkunjung mereka hampir habis," kata Ekwanto di Yogyakarta, Jumat (13/8)

Jhoni Allen dkk Nekat Gelar KLB Tanpa Izin SBY, Demokrat: Itu Kerumunan Ilegal
Indonesia
Jhoni Allen dkk Nekat Gelar KLB Tanpa Izin SBY, Demokrat: Itu Kerumunan Ilegal

Kisruh Partai Demokrat terus berlanjut. Bahkan, Jhoni Allen dan kawan-kawan yang diduga ingin merebut kekuasan Agus Harimurti Yudhoyono nekat menggelar Kongres Luar Biasa (KLB)