Widih, Bahan Makanan Jadi Lukisan Sepertinya cocok untuk dimakan dan untuk dipajang. (Foto: indianexpress)

PASTI kekaguman langsung mencuat melihat lukisan yang indah dan memiliki nilai seni yang tinggi. Namun bagaimana bila ternyata lukisan itu terbuat dari bahan makanan untuk sarapan?

Melansir dari laman indianexpress.com, gara-gara pendemi Caroline Barnes yang memiliki kecintaan seni dari University of Portsmouth, Inggris harus menahan diri untuk tidak mengunjungi galeri lukisan dikarenakan pandemi COVID-19.

Baca Juga:

4 Es Krim dengan Varian Rasa Aneh nan Unik, Berani Coba?

makanan
Membuat ulang lukisan dari seniman terkenal. (Foto: indianexpress)

Sebagai gantinya dan melawan rasa jenuh, Barnes yang telah bekerja dari rumah sejak Maret, menyalurkan passionnya untuk mengubah makanan menjadi artistik. Menggunakan beberapa item makanan sehari-hari seperti roti panggang, sayuran, buah dan lain-lain, Barnes mulai mengubah sarapan sehari-harinya menjadi sebuah pekerjaan 'seni.'

Perempuan asal Inggris ini terinspirasi food art setelah dia mengunjungi Jepang untuk menyaksikan Rugby World Cup pada 2019.

Lukisan yang Barnes lukis ulang pertama kali adalah lukisan terkenal dari Edvard Munch yaitu The Scream. Dia lukis ulang karena pada saat itu Barner ingin mengekspresikan frustasinya karena pembatalan libur paskah ke Amerika dan Kanada.

Baca Juga:

Karya Seni Unik dari Garam Ini Viral di Media Sosial

makanan
Awalnya tidak menyangka akan diapresiasi netizen. (Foto: indianexpress)

Kagetnya, ternyata, Barnes menerima banyak apresiasi dari netizen. Membuatnya melanjutkan pekerjaannya membuat ulang lukisan menggunakan makanan yang berbeda. Proyek berikutnya dia mengambil karya pelukis populer Vincent Van Gogh, Pablo Picasso dan Frida Kahlo.

"Pada pertama kali lockdown diberlakukan dan kunjungan rutin ke galeri terpaksa ditunda. Aku pikir lebih baik 'melukis' ulang lukisan yang aku suka ke selembar roti panggang. Cukup sulit untuk terlihat seperti aslinya dan agar cukup mudah ketika ingin dimakan," ungkap Barnes.

Barnes menambahkan bahwa seniman favoritnya adalah Caravagio, akan tetapi seni yang dibuat Caravagio sangat kompleks dan sulit. Semua lukisan roti yang dia buat, salah satu favorit paling dia suka makan adalah Woman in a Hat karya Picasso, karena porsinya cukup seperti makanan sehari-hari Barnes. (ray)

Baca Juga:

5 Penemuan Unik dan Inovatif Ini Diciptakan dari Kreativitas Anak-Anak


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH