WHO Tetapkan Status Darurat Dunia Wabah Virus Corona Seorang pasien 2019-nCoV di Rumah Sakit Hankou, Wuhan, memberikan isyarat jempol kepada tim kesehatan dari Second Military Medical University, Senin (27/1/2020). (ANTARA/HO-ChinaNews/mii)

MerahPutih.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan status darurat dunia atas wabah virus corona yang berawal dari Tiongkok. Virus yang berdasarkan data terakhir menewaskan 212 orang di Tiongkok dan telah menyebar ke 18 negara itu telah mememicu situasi darurat dan keprihatian berskala internasional.

Status baru wabah virus corona ini merupakan hasil keputusan sidang Komisi Darurat WHO di Jenewa, Swiss, Kamis (30/1) waktu setempat. WHO melibat dalam sepekan terakhir ini terjadi peningkatan penyebaran virus dalam skala besar ke sejumlah negara di luar Tiongkok.

Baca Juga:

Virus Corona Sudah di Singapura

"Izinkan saya menjelaskan, pengumuman ini bukan merupakan pemungutan suara tanpa kepercayaan di China," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengumunkan hasil keputusan sidang panel para ahli WHO, sebagaimana dilansir Antara, Jumat (31/1).

corona
Situasi Tiongkok setelah merebaknya virus corona (Foto: propakistani)

"Keprihatinan terbesar kami adalah potensi virus itu menyebar ke negara-negara dengan sistem kesehatan yang lebih lemah," imbuh pejabat tinggi lembaga PBB yang menangani bidang kesehatan dunia itu.

Untuk diketahui, Tim Panel Ahli WHOdiketuai Didier Houssin dari Prancis, terdiri atas 16 para ahli independen. Dua pekan lalu para ahli itu memutuskan tak mengumumkan keadaan darurat saat mereka mencari informasi lebih banyak dari Tiongkok dan menunggu bukti tentang penyebaran virus dari manusia ke manusia yang terkonfirmasi dari negara-negara lain, sehingga memenuhi kriteria mereka untuk menyatakan darurat global.

Baca Juga:

Bill Gates Sumbang Dana Jutaan Dollar untuk Perangi Virus Corona

WHO sebelumnya telah menyatakan darurat untuk beberapa jenis virus (foto: pixabay/peggy_marco)

Deklarasi darurat global mendorong rekomendasi bagi semua negara berupaya mencegah atau mengurangi penyebaran penyakit lintas batas, seraya menghindarkan campur tangan yang tak perlu dalam perdagangan dan perjalanan. Implementasinya mencakup rekomendasi sementara bagi otoritas kesehatan nasional seluruh dunia yang mencakup mempercepat langkah-langkah pemantauan, persiapan dan penanganan.

Meski WHO tak punya otoritas legal untuk memberikan sanksi pada negara-negara, badan itu dapat meminta pemerintah untuk memberikan pembenaran ilmiah untuk pembatasan setiap perjalanan dan perdagangan yang mereka terapkan dalam kejadian darurat internasional. (*)

Baca Juga:

Gara-Gara Virus Corona, Pabrik Tesla di Tiongkok Ditutup

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 RSUD dr Moewardi Rawat 3 Pasien Positif COVID-19, Pinsar Kirim 2000 Telur Ayam
Indonesia
RSUD dr Moewardi Rawat 3 Pasien Positif COVID-19, Pinsar Kirim 2000 Telur Ayam

"Pemberian telur ini sebagai bentuk apresiasi warga kepada petugas rumah sakit rujukan pasien covid-19 di Jawa Tengah," ujar Joko, di Solo, Minggu (22/3).

Ketua MPR Sebut Upaya Pelonggaran PSBB Harus Sesuai Kesepakatan Pemerintah Pusat dan Daerah
Indonesia
Ketua MPR Sebut Upaya Pelonggaran PSBB Harus Sesuai Kesepakatan Pemerintah Pusat dan Daerah

Bambang meminta agar tidak ada tumpang tindih kebijakan terkait penanganan COVID-19 di pusat dan daerah.

Ketua DPRD Minta Wagub DKI Nanti Jangan Hanya Jadi Tukang Stempel
Indonesia
Ketua DPRD Minta Wagub DKI Nanti Jangan Hanya Jadi Tukang Stempel

Adapun dua nama yang sudah masuk dan di tangan DPRD DKI yakni Ahmad Riza Patria yang diusung Partai Gerindra dan Nurmansjah Lubis dari PKS.

Pertahankan Bisnis, Pengusaha Muda Diminta Lebih Adaptif
Indonesia
Pertahankan Bisnis, Pengusaha Muda Diminta Lebih Adaptif

Banyak sekali bisnis-bisnis yang mungkin masih belum bisa berjalan namun ada juga bisnis yang menggeliat saat pandemi.

KAMI Dipersilakan Kritik Pemerintah Tapi Disertai Data Akurat
Indonesia
KAMI Dipersilakan Kritik Pemerintah Tapi Disertai Data Akurat

"Jika melakukan kritik, sebaiknya kritiknya konstruktif, disertai data-data yang akurat dan solusi penyelesaian masalah. Ini lebih baik daripada sekadar menyalahkan dan mencari kesalahan,” terangnya.

 DPR Dorong Pemerintah Lakukan Lockdown Demi Atasi Pandemi Corona
Indonesia
DPR Dorong Pemerintah Lakukan Lockdown Demi Atasi Pandemi Corona

DPR RI meminta kepada pemerintah untuk melakukan evaluasi berkala, mengundang para ahli untuk mempertimbangkan secara matang pemberlakukan lockdown apabila diperlukan

Mantan Bupati Indramayu Yance Meninggal Dunia
Indonesia
Mantan Bupati Indramayu Yance Meninggal Dunia

Selama ini Yance tidak punya riwayat menderita penyakit kronis.

Anies Izinkan Warga Tak Pakai Masker saat Berolahraga di Luar Ruangan
Indonesia
Anies Izinkan Warga Tak Pakai Masker saat Berolahraga di Luar Ruangan

Ragulasi itu mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 79 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan COVID-19.

Antrean Perpanjangan SIM Membludak hingga Timbulkan Kerumunan Warga
Indonesia
Antrean Perpanjangan SIM Membludak hingga Timbulkan Kerumunan Warga

Terjadi 3 titik antrean yang berbeda di halaman Polsek Kemayoran ini.

Fatal, Efek 2 'Tamparan Keras' Anies Buat FPI Cs Versi Pengamat
Indonesia
Fatal, Efek 2 'Tamparan Keras' Anies Buat FPI Cs Versi Pengamat

Hubungan mesra yang terjalin sejak Pilkada 2017 lalu itu akan berpotensi berbalik merugikan Anies