WHO Segera Hadirkan Aplikasi COVID-19 Untuk iOS dan Android WHO akan hadirkan aplikasi COVID-19 (Foto: puertoricolatingrill)

DITENGAH pandemi Virus Corona yang menyebar ke berbagai belahan dunia, disaat itu pula berita bohong bertebaran di media sosial. Banyak informasi seputar virus tersebut yang tidak valid.

Berangkat dari hal itu World Health Organization (WHO), berencana akan menyebar lebih banyak informasi tentang COVID-19 melalui aplikasi resminya.

Baca Juga:

Pria Lebih Rentan Terinfeksi Virus Corona?

Aplikasi itu rencananya akan diluncurkan dengan nama WHO MyHealth untuk platform iOS, Android, dan Web App. Nantinya aplikasi resmi dari WHO itu berisi berita, notifikasi, tips, serta mitos yang salah tentang virus Corona.

Aplikasi WHO tentang virus corona akan hadir di iOS dan Android (Foto: pixabay/geralt)

Dilansir dari 9to5Google, WHO MyHealth awalnya digagas oleh tim ahli yang bekerja secara sukarela. Tim bernama WHO Covid App Collecitve tersebut, terdiri dari mantan pegawai Microsoft dan Google, duta WHO, serta ahli lainnya dari industri kesehatan.

Berdasarkan roadmap pengembangan di GitHub, versi awal aplikasi itu rencananya akan diluncurkan pada tanggal 30 Maret mendatang. Lantaran dibangun sebagai aplikasi opensource, 9to5Google berhasil mengintip isi aplikasi WHO MyHealth.

Baca Juga:

Bosan #DiRumahAja, Rich Brian Lakukan 'Freestyle' Lagu 'Tokyo Drift'

Saat ini, isinya terbilang masih mendasar. Sebagian besar terdiri dari tips serta imbauan tentang virus Corona yang sudah ada di chatbot WhatsApp milik WHO.

Menurut dokumen desainnya, aplikasi tersebut direncanakan untuk menawarkan notifikasi yang spesifik berdasarkan lokasi pengguna. WHO MyHealth mempunyai misi ambisius, dengan menyediakan tools untuk 'self triage' yang dapat membantu para pengguna mendiagnosa apakah gejala yang mereka alami serupa dengan gejala COVID-19.

Aplikasi tentang virus corona dari WHO dikabarkan akan hadir pada akhir bulan Maret 2020 (Foto: pixabay/mohamed_Hassan)

Sementara itu, fitur lainnya direncanakan akan hadir bagi mereka yang sudah positif terinfeksi virus Corona bisa menawarkan histori lokasi, dari perangkat iPhone atau Android mereka kepada pihak WHO.

Fitur tersebut juga bermanfaat untuk membantu melacak penyebaran virus Corona dengan lebih baik. Namun, mengingat metode itu terbilang sangat privasi, belum diketahui kabar lebih lanjut apakah fitur itu nantinya akan diluncurkan. (ryn)

Baca Juga:

Harga Naik Hingga 4 Kali Lipat, Amazon Batasi Penjualan Masker dan Hand Sanitizer

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH