WHO Sebut Masih Terlalu Dini Menyatakan Darurat Global Virus Corona WHO menyampaikan jika masih terlalu dini untuk menyebut darurat virus corona (Foto: propakistani)

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) hari ini mengatakan, masih terlalu dini untuk menyatakan darurat kesehatan masyarakat Internasional, dalam menanggapi penyebar cepat virus corona baru dari Tiongkok.

"Jangan salah, ini adalah keadaan darurat di Tiongkok. Tetapi belum menjadi darurat kesehatan global. Mungkin belum" ucap Tedros Adhanom, Direktur umum WHO dalam konfrensi pers.

Baca Juga:

Virus Corona Sudah di Singapura

Belasan orang dilaporkan telah tewas akibat virus corona (foto: omanobserver)

Meski demikian WHO menjamin tak akan menganggap sepele virus tersebut. Karena faktanya virus yang berasal dari daerah bernama Wuhan, Tiongkok ini sangat berbahaya.

"Faktanya saya tak menganggap virus ini tak serius. karena virus ini memiliki risiko tinggi di Tionglok dan global," tuturnya seperti dikutip The Verge .

Baca Juga:

Pemprov DKI Minta Warga Waspadai Wabah Pneumonia dari Tiongkok

Bagi yang belum tahu, WHO mendefinisikan keadaan darurat global, yang secara resmi dikenal sebagai Keadaan Darurat Kesehatan Masyarakat dari Kepedulian Internasional (PHEIC). Kondisi ini adalah peristiwa luar biasa yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan masyarakat negara lain. PHEIC juga membutuhkan koordinasi tanggapan internasional.

WHO sebelumnya telah menyatakan darurat untuk beberapa jenis virus (foto: pixabay/peggy_marco)

Komite Regulasi Kesehatan Internasional, yang memeriksa bukti seputar wabah akan merekomendasikan apakah peristiwa tersebut harus dijadikan status PHEIC. Status PHEIC pernah diberlakukan saat wabah SARS.

Untuk masalah virus corona, ketua komite Didier Houssin, menuturkan jika perundingan komite dalam dua pendapat dan masing-masing mendapat skor sama.

Ada yang tak percaya jika wabah virus corona telah mencapai tingkat PHEIC, mengingat terbatasnya jumlah kasus di luar negeri dan upaya agresif para pejabat Tiongkok untuk menahan virus.

Sementara itu WHO mengatakan, bahwa setiap negara harus siap menghadapi kasus-kasus virus. Tak merekomendasikan batasan tambahan untuk perjalanan atau perdagangan. (ryn)

Baca Juga:

Sedang Mewabah di Tiongkok dan Taiwan, Apa itu Virus Corona?

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
5 Cara Sederhana Ubah Gaya Penampilan
Fun
5 Cara Sederhana Ubah Gaya Penampilan

Mengubah penampilan dengan cara sederhana dan mudah.

Para Jago nan Digdaya di Masa Revolusi Kemerdekaan Indonesia
Hiburan & Gaya Hidup
Para Jago nan Digdaya di Masa Revolusi Kemerdekaan Indonesia

Setiap jago punya cara tersendiri untuk membela rakyatnya.

Dua Tahun Ramadan saat  Pandemi, Transaksi E-Commerce Tetap Meningkat
Fun
Dua Tahun Ramadan saat Pandemi, Transaksi E-Commerce Tetap Meningkat

Tercatat total jumlah transaksi selama Ramadan tahun ini meningkat.

Bermasker, Terapkan Cara ini untuk Riasan Wajah Sehat
Hiburan & Gaya Hidup
Bermasker, Terapkan Cara ini untuk Riasan Wajah Sehat

Pakai riasan secukupnya di masa pandemi.

Ini Cara Membuat Anak-Anak Menyukaimu
Fun
Ini Cara Membuat Anak-Anak Menyukaimu

Kamu bisa menjadi sahabat anak-anak dengan mudah.

3 Cara Song Joong-ki Memikat Penonton di ‘Vincenzo’
ShowBiz
3 Cara Song Joong-ki Memikat Penonton di ‘Vincenzo’

Punya sisi baik sekaligus sisi jahat.

Seminggu Tayang, ‘No Time to Die’ Raih Rp 1,6 Triliun
ShowBiz
Seminggu Tayang, ‘No Time to Die’ Raih Rp 1,6 Triliun

No Time to Die membuahkan hasil meski harus menunggu 18 bulan.

Mungkinkah BTS Bubar?
ShowBiz
Mungkinkah BTS Bubar?

RM BTS menguak grupnya nyaris bubar

Melihat Destinasi Wisata Reliji di Seputaran Masjidilaqsa
Travel
Melihat Destinasi Wisata Reliji di Seputaran Masjidilaqsa

Dikenal sebagai titik awal Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan ke langit ketujuh.

Film 'Sepeda Presiden' Eksplorasi Keindahan Papua
ShowBiz
Film 'Sepeda Presiden' Eksplorasi Keindahan Papua

Film yang sudah dirilis tanggal 23 Desember itu mengangkat kisah lucu anak-anak Papua dengan keindahan alam dan musiknya.