Kesehatan
WHO Perbarui Panduan Pemakaian Masker Gunakan masker yang terdiri dari tiga lapis bahan. (Foto: WAMU)

PEKAN lalu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperbarui panduan terbaru pencegahan virus Corona. Panduan ini dibuat berdasarkan angka COVID-19 yang berkembang di seluruh dunia. WHO meminta agar masyarakat peduli dan menerapkan pedoman yang telah diberikan.

Pedoman terbaru ini adalah bentuk pengembangan dari yang pernah dirilis sebelumnya. Sejauh ini, WHO berpendapat masyarakat tidak cukup hanya mengenakan masker saja. Di pedoman terbaru ini, WHO menyarankan setiap orang harus mengenakan masker kain (non medis) di depan umum.

Baca juga:

Bill Gates Sumbang Dana Rp10,5 Triliun untuk Pembuatan Vaksin Corona Oxford

Melansir laman Vox, Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan telah memperbarui pedoman mengingat angka penularan yang semakin berkembang. Dalam pidatonya, ia mengatakan masyarakat disarankan untuk mengenakan masker yang terdiri dari tiga lapis bahan ketika ingin bepergian.

Lansia disarankan untuk mengenakan masker medis dan tetap menjaga jarak. (Foto: WBUR)

Ghebreyesus juga menyarankan bagi mereka yang sudah berumur lebih dari 60 tahun atau menujukkan gejala COVID-19 harus mengenakan masker medis. Mereka juga harus jaga jarak dengan lingkungan sekitar. "Panduan terbaru kami memuat informasi terbaru dalam hal komposisi masker kain, berdasarakan kajian akademis yang diminta oleh WHO," ujar Ghebreyesus seperti dikutip dari laman WHO.

Baca juga:

Virus Corona Bisa Dideteksi Lewat Suara dengan Aplikasi Ini?

Pada pedoman tersebut, standar pemakaian masker telah ditetapkan oleh French Standarization Associatoin (AFNOR Group) dengan jumlah filtrasi minimal 70 persen terhadap partikel solid atau droplet. Beberapa jenis kain yang bisa digunakan antara lain:

1. Polypropylene2. Katun (wove)3. Katun (knit)4. Polyester5. Cellulose (tisu)6. Cellulose (paper towel)7. Silk (napkin)8. Nylon

Selanjutnya, untuk daerah yang angka penyebarannya luas, WHO menyarankan untuk mengenakan masker medis untuk semua orang yang bekerja di area klinis. Bukan hanya pekerja yang berurusan dengan pasien COVID-19.

Ghebreyesus berharap masyarakat mengikuti himbauan WHO. (Foto: Deccan Herald)

Pada konferensi pers WHO Rabu (3/6), Michael Ryan, seorang ahli epidemologi penyakit menular dan direktur eskekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO mengatakan masker harus selalu digunakan. Tujuannya adalah untuk mencegah penularan dan mengurangi kemungkinan menulari orang lain.

"Saya tidak bisa mengatakan ini dengan cukup jelas. Masker saja tidak akan melindungi masyarakat dari COVID-19," tukas Ghebreyesus. (and)

Baca juga:

WOW! Robot Kecil Ini Bisa Bantu Rawat Pasien Positif COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pintek Luncurkan Kampanye untuk UKM Pendidikan Indonesia
Fun
Pintek Luncurkan Kampanye untuk UKM Pendidikan Indonesia

Bentuk dukungan Pintek terhadap kontribusi UKM pendidikan.

Selamatkan Bumi dengan Tak Beli Pakaian Baru
Fashion
Selamatkan Bumi dengan Tak Beli Pakaian Baru

Industri fesyen adalah salah satu industri yang paling berpolusi di dunia.

Tips Menyiapkan Makan Malam Romantis di Rumah saat Hari Valentine
Fun
Zodiak Paling Arogan dan Mementingkan Diri Sendiri
Fun
Zodiak Paling Arogan dan Mementingkan Diri Sendiri

Setiap orang layak diperhatikan dan diizinkan untuk bersinar.

'Friends: The Reunion' akan Tayang di HBO Max, ini Detailnya
ShowBiz
'Friends: The Reunion' akan Tayang di HBO Max, ini Detailnya

Ini bukan kelanjutkan kisah geng kocak dengan kerumitan status hubungan percintaan mereka,

Jalin Silaturahmi, Founder Dewa United Tommy Hermawan Lo Kunjungi Mess Para Atletnya
ShowBiz
Jalin Silaturahmi, Founder Dewa United Tommy Hermawan Lo Kunjungi Mess Para Atletnya

Keluarga besar Louvre Dewa United mendapatkan hampers dari Founder Dewa United Tommy

Hadirnya Tiga Jenis Serial ASUS ROG Zephyrus M16
Fun
Hadirnya Tiga Jenis Serial ASUS ROG Zephyrus M16

Ada banyak kesamaan dari ketiga jenis serial ROG Zephyrus M16 GU 603.

Berencana Hamil Anak Kedua? Berikut yang Harus Kamu Pertimbangkan
Fun
Pemicu Anak Berubah Menjadi Pendiam
Fun
Pemicu Anak Berubah Menjadi Pendiam

Orangtua perlu membimbing dan mengawasi bagaimana relasi pertemanan anak di sekolah

Penutur Bahasa Ibrani Ejek Perubahan Facebook jadi Meta
Fun
Penutur Bahasa Ibrani Ejek Perubahan Facebook jadi Meta

Banyak pengguna Twitter mencemooh perubahan citra perusahaan media sosial ini.