WFH Bagi ASN Kembali Diperpanjang Sampai 4 Juni 2020 MenPAN RB Tjahjo Kumolo saat kantor Mahkamah Konstitusi (MP/Asropih)

MerahPutih.Com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo telah menerbitkan Surat Edaran No. 57/2020 tertanggal 28 Mei 2020. SE tersebut mengatur perpanjangan pelaksanaan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga 4 Juni 2020.

"Kebijakan ini akan dievaluasi lebih lanjut sesuai kebutuhan," kata Tjahjo dalam keterangan pers yang diterima merahputih.com, Jumat (29/5).

Baca Juga:

Tidak Ada Prestasi Membanggakan dari Firli Cs Selama Pimpin KPK

Tjahjo meminta Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) pada instansi pemerintah untuk memastikan agar penyesuaian sistem kerja ini tidak mengganggu kelancaran penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan kepada masyarakat.

MenPAN RB Tjahjo Kumolo
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo Foto: MP/Ponco

Pada SE tersebut dijelaskan bahwa perpanjangan masa WFH bagi ASN ini memperhatikan arahan Presiden Joko Widodo untuk menyusun tatanan kehidupan baru (the new normal) yang mendukung produktivitas kerja.

"Adanya tatanan kehidupan baru ini, pemerintah akan tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan masyarakat," ujar Tjahjo.

Selain itu, Kementerian PANRB tetap berpedoman pada Keputusan Presiden No. 11/2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), dan Keputusan Presiden No. 12/2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran Covid-19 sebagai bencana nasional.

Baca Juga:

LPSK-BNPT Teken MoU Perlindungan Bagi Para Korban Terorisme

SE Menteri PANRB No. 19/2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah telah beberapa kali diubah terakhir dengan SE Menteri PANRB No. 54/2020, masih tetap berlaku dan merupakan satu kesatuan dengan SE Menteri PANRB No. 57/2020 ini.(Pon)

Baca Juga:

Purnomo Resmi Mundur Sebagai Bakal Cawali, Rudy: Suratnya Belum Saya Proses

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Uang Suap Djoko Tjandra Diduga Mengalir ke Atasan Irjen Napoleon
Indonesia
Uang Suap Djoko Tjandra Diduga Mengalir ke Atasan Irjen Napoleon

Djoko Soegiarto Tjandra dapat masuk ke Indonesia, maka Djoko Soegiarto Tjandra bersedia memberikan uang sebesar Rp10 miliar melalui Tommy Sumardi untuk diberikan kepada pihak-pihak yang turut mengurus.

Berlangsung di Tengah Pandemi, Berikut Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki
Indonesia
Berlangsung di Tengah Pandemi, Berikut Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) terus melakukan pembangunan TIM meski di tengah pandemi COVID-19.

Jelang Hari Kemerdekaan, 15 Terduga Teroris JAD Ditangkap
Indonesia
Jelang Hari Kemerdekaan, 15 Terduga Teroris JAD Ditangkap

Mereka ditangkap pada Rabu (12/8) di sejumlah lokasi berbeda, antara lain di Bekasi, Cirebon, Jakarta, Bogor dan Tangerang Selatan.

Dua Kasubag Diduga Terseret Insiden Kebakaran Kejagung
Indonesia
Dua Kasubag Diduga Terseret Insiden Kebakaran Kejagung

Kedua Kasubag ini dipanggil sebagai saksi perkara kebakaran Gedung Utama Kejagung.

26 Terduga Teroris yang Pernah Berbaiat ke ISIS Dibawa dari Makassar ke Jakarta
Indonesia
26 Terduga Teroris yang Pernah Berbaiat ke ISIS Dibawa dari Makassar ke Jakarta

Kelompok ini memiliki rencana kegiatan yang akan mengganggu Kamtibmas

Motif dan Pelaku Penusukan Anggota Timses Calon Wali Kota Makassar Masih Gelap
Indonesia
Motif dan Pelaku Penusukan Anggota Timses Calon Wali Kota Makassar Masih Gelap

“Soal motif saya belum tahu masih diselidiki,” pungkasnya.

Para Pemenang Nobel Terima Penghargaan dari Rumah Masing-masing
Dunia
Para Pemenang Nobel Terima Penghargaan dari Rumah Masing-masing

Para pemenang Nobel 2020 menerima penghargaan mereka dalam siaran yang ditayangkan pada Kamis (10/12).

Cara Luhut Loloskan Rencana Bali Kembali Dibuka untuk Turis Asing
Indonesia
Cara Luhut Loloskan Rencana Bali Kembali Dibuka untuk Turis Asing

Regulasi baru yang diterapkan di Bali yakni diberlakukannya Penalty for Health Protocol

Kala Investasi Bodong Menyasar Milenial
Indonesia
Kala Investasi Bodong Menyasar Milenial

Catatan Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan paling tidak, pada Juli 2020, telah menghentikan 99 kegiatan usaha yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin