Wejangan Sultan Jogja untuk Sandiaga Uno Sandiaga Uno bertemu dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X di Keraton Kilen, Yogyakarta, Jumat (12/10). Foto: istimewa

MerahPutih.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Uno bertemu dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X di Keraton Kilen, Yogyakarta, Jumat (12/10)

Seusai pertemuan, Sandiaga mendapatkan wejangan dari Sri Sultan agar mampu menjaga Pilpres 2019 tetap berlangsung damai.

Sandiaga Uno bertemu dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X di Keraton Kilen, Yogyakarta, Jumat (12/10). Foto: istimewa

"Beliau (Sultan) berpesan agar menjaga Pilpres ini tetap damai, sejuk, dan rukun," kata Sandiaga seperti dilansir Antara.

Sultan, kata Sandi, berharap agar pesta demokrasi itu tidak memecah belah masyarakat mengingat kontestan dalam Pilpres 2019 hanya diikuti dua pasangan calon.

Menurut Sandi, pada awal-awal pencalonan, hubungan dua pasangan calon presiden dan wakil presiden tampak sejuk. Diharapkan benturan antara kedua kubu pasangan calon tidak justru meruncing saat eskalasi kegiatan sosialisasi dan kampanye di lapangan semakin intensif.

"Jangan sampai terjadi seperti itu. Harapan beliau bagaimana merajut tenun kebangsaan, bagaimana menjaga persatuan dan kesatuan seluruh bangsa dan negara," kata Sandi.

Sandi meyakini bahwa keberagaman yang ada saat ini merupakan aset yang perlu terus dijaga keharmonisannya dengan memastikan bangsa tidak terpecah belah hanya gara-gara Pilpres.

Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Sandiaga Uno. Foto: @sandiuno

"Demokrasi itu jangan sampai merusak sendi-sendi kearifan bangsa kita. Demokrasi kita hanya merupakan alat atau kendaraan menuju kemakmuran dan keadilan," ujarnya.

Menurut Sandi, kedatangannya ke Keraton Kilen bukan untuk meminta dukungan Sultan, melainkan hanya memohon doa restu serta nasihat dari Raja Keraton Ngayogyakarta itu.

"Saya tidak sama sekali pada tempatnya (meminta dukungan). Saya datangi beliau sebagai senior, dan saya hanya mohon doa restu. Sebagai yunior kita harus terus sowan dan mendapat masukan dari yang jauh lebih senior," tutur Sandi. (*)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH