Waspadai Tiga Titik Rawan Macet Sepanjang Tol Trans Jawa Foto udara proyek pembangunan proyek jalan tol Bogor, Ciawi dan Sukabumi (Bocimi) seksi I ruas Ciawi-Cigombong di Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,Rabu (30/5) (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

Merahputih.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono mengatakan ada tiga titik rawan macet di sepanjang tol Trans Jawa yang harus diwaspadai para pemudik yang akan melewatinya.

"Yang pertama di Gate Tol Kertasari (Tegal). Ini memindahkan pintu Brexit 24 kilometer ke arah yang jalan tol. Itu sebenarnya sudah selesai, sudah akan diresmikan tapi masih kami fungsionalkan supaya tetap gratis dulu sampai Lebaran. Itu nanti pintunya membayarnya dari situ. Tapi itu gratis semua," kata Basuki usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2018 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (6/6).

Titik kedua adalah jembatan Kali Kuto di Kendal yang belum rampung pembangunannya. Pihaknya berharap pada H-2 Lebaran, pembangunan jembatan bisa selesai sehingga dapat dilalui pemudik. Jembatan ini nantinya merupakan jembatan penghubung Tol Batang-Semarang.

Jalan tol Batang-Semarang sendiri akan dibuka 8 Juni. Sehingga, antara tanggal 8 sampai tanggal 13 Juni, pemudik akan dilewatkan ke arah luar tol dam masuk kembali kedalam tol. "hanya melewati jembatan Kalikuto itu," katanya.

jalur mudik
Perbaikan ruas jalan tol Purbaleunyi untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna tol khususnya saat arus mudik Lebaran 2018 mendatang. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Berikutnya, untuk jalan Tol Semarang-Solo, masih ada satu tol yang bersifat fungsional yakni Tol Salatiga-Colomadu. Di tol tersebut, titik kritisnya ada di Jembatan Kali Kenteng. "Jembatan Kali Kenteng belum bisa dimanfaatkan untuk mudik tahun ini karena belum selesai pembangunannya. Jadi kami membuat jalan di bawah jembatan sehingga tidak keluar tol, tetap melalui jalan tol langsung ke Solo. Sementara Tol Solo-Ngawi sudah nyambung dengan kondisi yang lebih baik," katanya dikutip Antara.

Sementara untuk fasilitas peristirahatan sementara di tol Trans Jawa, Basuki menuturkan sejumlah rest area di tol Trans Jawa sudah siap digunakan. "Airnya sudah saya cek langsung kualitasnya dari sumur bor yang dibor kira-kira 100-120 meter. Jadi cukup. Toilet juga puluhan. Lahan parkir satu rest area kira-kira minimal untuk 100 mobil. Jadi semua saya rasa sudah siap," katanya.

Operasi Ketupat 2018 akan berlangsung selama 18 hari sejak 7 Juni-24 Juni 2018. Ada sebanyak 177 ribu personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Pemadam Kebakaran dan jajaran dari instansi terkait yang disiagakan dalam operasi tersebut. Kapolri Jenderal Tito Karnavian memprediksi terjadi kenaikan jumlah pemudik pada 8, 9 dan 10 Juni 2018.

Pada tiga hari tersebut diperkirakan akan terjadi kenaikan jumlah pemudik karena tanggal-tanggal tersebut merupakan akhir pekan sebelum cuti bersama. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH