Waspadai Ancaman Bola Liar Isu Surat Suara Sudah Dicoblos Pilih 01 Polisi Diraja Malaysia (PDRM) Kajang memasang garis polisi di lokasi penemuan surat suara Pemilu 2019 yang diduga sudah dicoblos di sebuah rumah toko Jalan Seksyen 2/11 Kajang Selangor, Kamis (11/4/20

MerahPutih.com - Surat suara yang telah tercoblos ditemukan di Selangor, Malaysia. Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara mengatakan dalam surat suara itu telah tercoblos mayoritas untuk pasangan calon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin. Tak hanya itu, surat suara juga sudah dicoblos di kertas legislatif.

Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menilai, isu pencoblosan surat suara di Malaysia jangan sampai menjadi bola liar. Jika dibiarkan, lanjut dia, maka akan mempengaruhi kepercayaan publik terhadap proses demokrasi lima tahunan ini.

"Tetapi sekali lagi, karena pemilu kita sudah semakin dekat, kompetisinya sangat sengit di tengah polarisasi, kerja Bawaslu yang cepat, terbuka, transparan dan akuntabel itu akan membantu kepercayaan publik terhadap pemilu itu sendiri bahwa akhirnya ini bisa menetralkan, tidak membuat isunya menjadi liar," kata Titi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (12/4).

Caption

Menurut Titi, Bawaslu harus terbuka, terukur, dan akuntabel dalam mengusut kasus dugaan surat suara yang sudah dicoblos di Malaysia itu. "Sehingga isu yang beredar tidak menjadi liar, masyarakat bisa mendapatkan isu yang didapatkan tidak makin liar, dan masyarakat mendapat segera kepastian hukum tentang apa yang sesungguhnya terjadi," tutur dia.

Titi juga meminta Bawaslu mengusut tuntas aktor intelektual di balik tercoblosnya surat suara di Malaysia. Menurut Titi, semua yang terlibat dalam kasus ini harus diproses hukum.

"Jadi kami meminta Bawaslu membongkar kasus ini sampai ke aktor intelektualnya. Siapa yang sesungguhnya berada di dalam perkara ini, menemukan dan memproses hukum orang orang yang terlibat sampai kepada aktor intelektualnya," kata Titi. (Knu)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH