Waspada Virus Corona, Vietnam Awasi Ribuan Pekerja Tiongkok Seorang wanita memakai masker pelindung saat berjalan di sebuah desa di provinsi Vinh Phuc, Vietnam, Rabu (12/2/2020). (REUTERS/KHAM)

MerahPutih.com - Vietnam sedang mengawasi lebih dari 5.000 pekerja asal Tiongkok terkait virus corona, menurut laporan media pemerintah, Jumat (14/2).

Ribuan pekerja tersebut kembali ke Vietnam setelah liburan Tahun Baru Imlek. Demikian dikutip Reuters dari Antara.

Baca Juga:

Singapura Informasikan 58 Positif Virus Corona

Pada Kamis, Vietnam mengarantina sebuah wilayah perdesaan yang terdiri atas 10.000 orang di dekat Hanoi, lantaran khawatir virus corona dapat menyebar di wilayah tersebut.

Sebanyak 16 orang di Vietnam terbukti positif mengidap virus corona.

Antispasi virus corona. (Ant)
Antispasi virus corona. (Ant)

"Hingga 11 Februari terdapat 7.600 pekerja China yang kembali ke Vietnam seusai menghabiskan waktu liburan, yang 5.112 di antaranya diawasi secara ketat," demikian surat kabar pemerintah Tien Phong, mengutip laporan Kementerian Ketenagakerjaan Vietnam.

"Mereka diisolasi di asrama perusahaan dan hotel setempat. Sementara, kasus dugaan infeksi dikarantina di fasilitas medis," bunyi laporan tersebut.

Baca Juga:

Apple Akan Buka Kembali 5 Store di Beijing? Enggak Takut Virus Corona?

Pada 2 Februari, Kementerian Ketenagakerjaan Vietnam meminta perusahaan dan para pengusaha agar tidak mengizinkan pekerja Tiongkok kembali bekerja di Vietnam.

Vietnam menyatakan darurat kesehatan masyarakat terkait wabah tersebut pada 1 Februari dan telah melarang seluruh penerbangan dengan rute Tiongkok, di mana hampir 14.000 orang terpapar virus tersebut. (*)

Baca Juga:

Hampir Seratus Hoaks Disebar Terkait Virus Corona

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
MAKI Temukan Aset Dugaan Korupsi Asabri Rp171 Miliar di Solo
Indonesia
MAKI Temukan Aset Dugaan Korupsi Asabri Rp171 Miliar di Solo

MAKI kembali menemukan sejumlah aset yang diduga merupakan hasil korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi Asabri di Solo dan daerah lain.

Jokowi Pilih Listyo Jadi Kapolri, Wadah Pegawai KPK: Pilihan Tepat
Indonesia
Jokowi Pilih Listyo Jadi Kapolri, Wadah Pegawai KPK: Pilihan Tepat

Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) menilai langkah Presiden Joko Widodo memilih Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo untuk jadi calon Kapolri sangat tepat.

 PM Italia Tandatangani Lockdown, Begini Imbauan KBRI Roma Kepada WNI
Indonesia
PM Italia Tandatangani Lockdown, Begini Imbauan KBRI Roma Kepada WNI

Sementara bagi WNI yang berada di Italia, diminta untuk tetap tenang, tingkatkan kewaspadaan, dan mengikuti ketentuan Pemerintah setempat.

PDIP Pertanyakan Hasil Survei Median Soal Kepuasan Warga Atas Kinerja Anies
Indonesia
PDIP Pertanyakan Hasil Survei Median Soal Kepuasan Warga Atas Kinerja Anies

Gembong menilai belum ada prestasi yang diukir oleh Anies Baswedan

Demi Akses Internet Cepat, Siswa di Sidoarjo Belajar di Warkop
Indonesia
Demi Akses Internet Cepat, Siswa di Sidoarjo Belajar di Warkop

"Selain itu, kita juga bisa belajar sambil nikmati minuman dingin di sini. Apalagi kalau wifi an di sini juga gratis tanpa biaya tambahan lagi," ucap Ardian

Digunakan Ribuan Orang, PT KAI Bakal Tambah Alat GeNose
Indonesia
Digunakan Ribuan Orang, PT KAI Bakal Tambah Alat GeNose

Calon penumpang KA yang akan melakukan pemeriksaan GeNose Test juga dianjurkan tidak makan/minum dan tidak merokok 30 menit sebelum melakukan proses pengambilan sampel.

Bendera Partai Dibakar Pendemo, PDIP Tempuh Jalur Hukum
Indonesia
Bendera Partai Dibakar Pendemo, PDIP Tempuh Jalur Hukum

Hasto menyayangkan aksi pembakaran bendera tersebut

Gas CO2 di Gunung Merapi Melonjak
Indonesia
Gas CO2 di Gunung Merapi Melonjak

Selama awal November hingga 20 November 2020 konsentrasi CO2 menunjukkan nilai yang cukup konstan, yaitu rata-rata 525 ppm.

Ditangkap KPK, Bupati Banggai Laut Calon Petahana di Pilkada 2020
Indonesia
Ditangkap KPK, Bupati Banggai Laut Calon Petahana di Pilkada 2020

Wenny Bukamo berpasangan dengan Ridaya Laode Ngkowe di Pilkada Kabupaten Banggai Laut.

 Hanya Berisi Pelatihan Online, Anggota DPR Kritik Keras Program Kartu Pra Kerja
Indonesia
Hanya Berisi Pelatihan Online, Anggota DPR Kritik Keras Program Kartu Pra Kerja

Menurut Brigitta, program yang seakan ditumpangi kepentingan politik di tengah wabah Covid-19 ini malah merusak citra presiden dan menimbulkan luka di hati rakyat.