Waspada Pinjaman Online Ilegal Muncul di Google Play Store! Bahaya Pinjaman Online. (Foto : Side.id)

MerahPutih.com - Pinjaman online (pinjol) menjadi opsi masyarakat ketika membutuhkan uang dadakan. Dengan berkembangnya teknologi, pinjol menggunakan aplikasi untuk memperluas wilayah bisnisnya. Namun, tak sedikit pinjol ilegal yang memberikan bungan pinjaman yang tidak masuk akal.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mengumumkan pemblokiran aplikasi pinjol ilegal sejumlah 151 aplikasi. Tidakan lebih lanjut ditemukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tergabung dalam Satgas Waspada Investasi pada Rabu (13/10/2021).

Baca Juga :

Ketua DPD Dukung Kapolri Tindak Tegas Pinjaman Online Ilegal

Hingga kini aplikasi pinjol ilegal masih banyak ditemukan di Google Play Store dan memiliki jumlah pengguna yang beragam. Pihak Google Indonesia sendiri telah memberikan pernyataan seputar masalah pinjol ini.

“Kami memiliki kebijakan yang jelas untuk seluruh aplikasi jasa keuangan yang ada di Google Play Store. Kami tidak mengizinkan aplikasi yang menawarkan produk dan layanan keuangan yang menipu atau berbahaya kepada pengguna. Khusus untuk Indonesia, kami hanya mengizinkan aplikasi pinjaman pribadi yang diberi lisensi oleh atau terdaftar OJK Indonesia. Lengkapi pernyataan aplikasi pinjaman pribadi untuk Indonesia dan berikan dokumentasi OJK anda untuk mendukung pernyataan Anda. Pastikan bahwa nama akun developer mencerminkan nama bisnis terdaftar terkait yang diberikan melalui pernyataan Anda,” papar juru bicara Google Indonesia, dikutip dari Side.id, Rabu (20/10).

Contoh pinjaman online di Google Play Store. (Foto : Krediblog.id)

Baca Juga :

Fenomena Maraknya Pinjaman Online di Masa Pandemi

Walaupun sudah diblokir oleh Kominfo, masih banyak aplikasi pinjol ilegal yang bisa dijumpai di Google Play Store. Google mengklaim pihaknya sudah melakukan pemblokiran, mereka hanya mengizinkan aplikasi pinjol yang diberikan lisensi oleh OJK.

Pinjol memiliki perputaran dana atau omset mencapai Rp 260 trilliun berdasarkan data Kominfo. Pinjol juga menjadi sorotan karena melakukan banyak penyalahgunaan data dan mengganggu privasi publik, serta bunga pinjaman yang terlalu tinggi.

Contoh pinjaman online legal dan ilegal. (Foto : Krediblog.id)

Sebelumnya, Menteri Kominfo, Johnny G. Plate mengatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan OJK untuk melakukan moratorium untuk izin penerbitan pinjol ilegal.

“Pertama, OJK akan melakukan moratorium untuk penerbitan izin fintech atas pinjaman online legal yang baru dan karena Kominfo juga akan melakukan moratorium penerbitan penyelenggara sistem elektronik untuk pinjaman online. Meningkatkan 107 pinjol legal yang saat ini telah terdaftar resmi dan beroperasi dibawah tata Kelola OJK,” ujar Johnny pada Jumat (15/10/2021).

Ia juga menambahkan bahwa Kominfo telah menutup 4.874 akun pinjaman online sejak 2008 hingga 15 Oktober 2021. Di tahun 2021, pinjol yang telah ditutup sebanyak 1.856 dan tersebar di berbagai website, Google Play Store, Youtube, Instagram, Facebook, berbagai iklan di platform media sosial, dan lewat file sharing. (nmi)

Baca Juga :

Masyarakat Diminta Waspadai Lowongan Kerja Pinjaman Online Ilegal

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jaksa Agung Kaji Penerapan Hukuman Mati bagi Koruptor
Indonesia
Jaksa Agung Kaji Penerapan Hukuman Mati bagi Koruptor

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengkaji penerapan hukuman mati bagi koruptor.

Abu Dhabi Guyur GoTo Rp 5,6 Triliun, Analis Petakan Potensi Startup Digital Lain
Indonesia
Abu Dhabi Guyur GoTo Rp 5,6 Triliun, Analis Petakan Potensi Startup Digital Lain

Peluang pasar investasi tidak hanya bagi perusahaan startup digital yang menyasar sektor konsumer.

Azis Syamsuddin Bungkam Ditanya Soal Punya 'Orang Dalam' di KPK
Indonesia
Azis Syamsuddin Bungkam Ditanya Soal Punya 'Orang Dalam' di KPK

Perkembangannya nanti disampaikan lebuh lanjut

KontraS Minta Polisi Transparan soal Dugaan Kepemilikan Senpi Laskar FPI
Indonesia
KontraS Minta Polisi Transparan soal Dugaan Kepemilikan Senpi Laskar FPI

"Proses transparansinya harus dibuat terang. Terutama terkait dengan penggunaan senjata apinya," kata Arif

IGD Membludak, Pasien RSUD Dr Soetomo Dirawat di Lantai
Indonesia
IGD Membludak, Pasien RSUD Dr Soetomo Dirawat di Lantai

Di seminggu terakhir, RSUD Dr. Soetomo mengalami lonjakan pasien COVID-19. Terutama ada di ruangan IGD yang sesak oleh pasien dengan kondisi berat.

Mentan Ingatkan Petani Tanam Varietas Tahan Perubahan Iklim
Indonesia
Mentan Ingatkan Petani Tanam Varietas Tahan Perubahan Iklim

Mentan mengatakan, semua pihak yang terlibat dalam sektor pertanian harus siap menghadapi dampak pemanasan global. Ancaman tersebut, dikhawatirkan menganggu ketahanan pangan di Indonesia.

Dampak Besar Jika Nikah Siri Dicatat di Kartu Keluarga
Indonesia
Dampak Besar Jika Nikah Siri Dicatat di Kartu Keluarga

Kebijakan tentang pernikahan siri dapat dicatat di Kartu Keluarga (KK) menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Periksa Broker Bansos, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pejabat Kemensos
Indonesia
Periksa Broker Bansos, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pejabat Kemensos

Aliran dana ini diduga untuk memuluskan agar PT Tigapilar Agro Utama

Bangkitkan Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi, Pemkot Solo Gelar Event Festival Payung
Indonesia
Bangkitkan Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi, Pemkot Solo Gelar Event Festival Payung

Setelah sukses menggelar festival Dolanan Bocah dan Festival Wayang Bocah di tengah pandemi COVID-19, Pemkot kembali menggelar event budaya berupa Festival Payung Indonesia di Taman Balekambang, Solo, Jumat-Minggu (3-5/12).

UTBK UNS Surakarta Diikuti 22.385 orang, 5 Disabilitas Ikut Mendaftar
Indonesia
UTBK UNS Surakarta Diikuti 22.385 orang, 5 Disabilitas Ikut Mendaftar

Untuk UTBK di UNS dilaksanakan di 14 lokasi ujian dengan total 43 ruang. Seluruh ruangan itu berkapasitas 830 peserta per sesi atau 1.660 peserta per hari atau dua sesi.