Waspada! Ini Ciri-ciri Kotak Amal yang Digunakan Sumber Pendanaan Teroris Ilustrasi kotak amal. Foto: istimewa

MerahPutih.com - Sejumlah kotak amal yang ditaruh di minimarket diduga digunakan untuk menghimpun dana bagi jaringan teroris kelompok Jamaah Islamiyah (JI).

Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono menyebut, ciri-ciri kotak amal yang diduga menjadi sumber pendanaan terorisme yakni terbuat dari kotak kaca dengan rangka alumunium.

Baca Juga

Densus 88 Usut Penggunaan Kotak Amal Minimarket untuk Aktivitas Terorisme

"Kotak kaca dengan rangka kayu untuk wilayah Solo, Sumut, Pati, Magetan, dan Ambon," kata Argo kepada wartawan di Jakarta, Kamis (17/12).

Adapun, ciri-ciri lain yakni melampirkan nama yayasan dan contact person pengurus yayasan. Lalu, melampirkan nomor SK Kemenkumham, Baznas, dan Kemenag.

"Di dekat kotak dilampirkan majalah yang menggambarkan program-program yayasan.

Penempatan kotak amal mayoritas di warung warung makan konvensional karena tidak perlu izin khusus.

"Hanya meminta izin dari pemilik warung yang biasanya bekerja di warung tersebut," ucap Argo.

Petugas Detasemen Khusus (Densus) 88 membawa terduga teroris dari Lampung setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (16/12/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)
Petugas Detasemen Khusus (Densus) 88 membawa terduga teroris dari Lampung setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (16/12/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)

Selain menggunakan metode kotak amal, kelompok JI juga diduga mengumpulkan dana secara langsung saat acara tertentu.

Saat ini, polisi mengatakan kelompok JI mulai berusaha untuk terjun ke masyarakat atau disebut sebagai go public.

Hal itu dikarenakan kelompok JI semakin sulit mengumpulkan dana apabila hanya mengandalkan anggotanya.

Pemilihan anggota JI yang mengemban tugas untuk turun ke masyarakat memiliki persyaratan.

"Seperti namanya masih bersih dari keterangan BAP anggota yang sudah ditangkap dan biasanya sudah vakum dalam waktu yang cukup lama,” ungkap dia. (Knu)

Baca Juga

Satgas Tinombala Kepung Pelaku Pembantaian di Sigi Sulteng

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bosnya Diputus Bersalah Oleh PTUN, Jamdatun Bereaksi
Indonesia
Bosnya Diputus Bersalah Oleh PTUN, Jamdatun Bereaksi

Ucapan atau pernyataan Jaksa Agung yang memberikan informasi bukan suatu tindakan dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan

DPD Demokrat Sumut Datangi Lokasi Kongres Bukan Sebagai peserta, Tapi untuk Bubarkan KLB
Indonesia
DPD Demokrat Sumut Datangi Lokasi Kongres Bukan Sebagai peserta, Tapi untuk Bubarkan KLB

Partai belambang mercy di Sumut tersebut menganggap bahwa pelaksanaan KLB ilegal

KPK Gelar Orientasi Pegawai ASN
Indonesia
KPK Gelar Orientasi Pegawai ASN

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, melalui orientasi ini, diharapkan dapat menguatkan profesionalisme, akuntable dan independensi pegawai KPK.

Politikus PDIP Sebut Vaksin Berbayar Bakal Perbaiki Arus Kas BUMN
Indonesia
Politikus PDIP Sebut Vaksin Berbayar Bakal Perbaiki Arus Kas BUMN

Mufti meminta agar ada standar etik pelayanan yang tidak melukai rasa keadilan di masyarakat. Khusus untuk vaksinasi gotong royong individu ini dan meminta Kimia Farma jangan sampai melakukan layanan di rumah konsumen.

Vaksinasi Disabilitas Nasional Masih Rendah, Stafsus Presiden Gandeng Gibran
Indonesia
Vaksinasi Disabilitas Nasional Masih Rendah, Stafsus Presiden Gandeng Gibran

Stafsus Presiden Angkie Yudistia mengungkapkan pencapaian vaksinasi COVID-19 dengan sasaran disabilitas nasional masih rendah.

Dilema Sri Mulyani Ambil Keputusan Saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Dilema Sri Mulyani Ambil Keputusan Saat Pandemi COVID-19

Pemerintah perlu membantu masyarakat secara cepat, namun mungkin akurasinya yang inclusion exclusion error datanya belum sempurna.

Update COVID-19 Senin (24/8): 155.412 Positif, DKI Sumbang 633 Kasus
Indonesia
Update COVID-19 Senin (24/8): 155.412 Positif, DKI Sumbang 633 Kasus

1.877 kasus baru COVID-19 ini diketahui setelah pemerintah melakukan pemeriksaan 19.395 spesimen

Dihadirkannya Rizieq di Persidangan Besok Tergantung Sinyal
Indonesia
Dihadirkannya Rizieq di Persidangan Besok Tergantung Sinyal

Perkara Nomor 226 merupakan berkas untuk Rizieq Shihab dalam kasus kerumunan warga di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung, Bogor

Dinkes DKI Sesuaikan Harga Swab Test Rp900 Ribu
Indonesia
Dinkes DKI Sesuaikan Harga Swab Test Rp900 Ribu

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI, Widyastuti mengatakan, pihaknya akan menyesuaikan harga tes usap yang ditetapkan pemerintah pusat dengan tarif Rp900 ribu.

ICW Kritik Deputi Penindakan KPK Sebut Tak Butuh Keterangan Antam Novambar
Indonesia
ICW Kritik Deputi Penindakan KPK Sebut Tak Butuh Keterangan Antam Novambar

Pernyataan jenderal bintang dua itu bertolak belakang dengan pernyataan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, beberapa waktu lalu.