Waspada, Herpes Genital Bisa Mengintai Siapa Saja Herpes genital mengintai siapa saja (Foto: Pexels/Andreea Ch)

MUNGKIN kamu masih awam dengan penyakit yang menyerang kulit ini. Namun, herpes genital dapat mengintai siapa saja. Pria atau perempuan, berapapun umur mereka. Lalu, apa sih herpes genital?

Herpes genital merupakan penyakit kulit yang menimbulkan lenting atau bentol berisi air pada kulit. Bagian tersebut akan terasa sakit. Sekilas, lenting atau bentol tersebut seperti luka sariawan.

Herpes genital enggak menyebabkan kematian. Tapi penyakit ini bersifat kronis. Bahkan dapat bertahan bertahun-tahun hingga seumur hidup. Penyakit ini menular melalui kontak seksual. Mereka yang sering berganti pasangan, akan rentan terkena penyakit ini.

"Herpes genital merupakan salah satu penyakit infeksi menular seksual (IMS)," papar Dr. dr. Wresti Indriatmi, SpKK (K), M.Epid di Jakarta, Kamis (16/5). Lebih lanjut, Wresti menjelaskan apa saja yang perlu diketahui masyrakat mengenai herpes genital.

1. Ada dua tipe virus herpes genital

Herpes genital dapat ditemukan di area mulut (Foto: Pexels/Rodolfo Clix)

Pada dasarnya herpes genital terbagi ke dalam dua tipe. Penyakit ini disebabkan oleh virus (HSV) tipe 1 dan tipe 2. HSV tipe 1 biasanya akan timbul pada bagian bibir. Sementara untuk HSV tipe 2 kerap ditemukan di area genital, Mr.P, Miss V, bahkan anus sekalipun.

Cara penularannya juga berbeda. HSV tipe 1 ditularkan melalui oral ke oral (mulut). Sementara HSV tipe 2 dapat menular melalui kontak seksual.

Namun, karena banyaknya gaya seksual yang variatif. Wresti mengatakan ada kemungkinan HSV tipe 1 terdapat di area genital. "Semakin berkembangnya aktivitas seksual maka terkadang ditemukan HSV tipe 1 di area genital," tambah Wresti.

Oleh karena itu, Wresti menyarankan agar seseorang enggak berganti-ganti pasangan. Supaya risiko tertular herpes genital berkurang.

Baca juga:

Awas! Jerawat Di Bibir Pertanda Mengidap Penyakit Seksual

2. Enggak bisa diobati secara permanen

Herpes genital bersifat periodik (Foto: Pexels/Pixabay)

Herpes genital dapat diobati dengan dokter spesialis kulit (SpKK). Sayang, pengobatannya enggak bisa dilakukan secara permanen. Virus herpes akan tetap berada dalam tubuh dan bersembunyi di bagian saraf.

Obat-obatan yang diberikan hanya berkhasiat untuk mengurangi kekambuhan penyakit. "Herpes genital bersifat periodik, kemunculannya akan bergantung dengan daya tahan tubuh pasien," imbuhnya.

Beruntung, herpes genital enggak menyebabkan kematian. Meskipun begitu, penyakit ini akan berbahaya bagi ibu hamil. Bayi yang tengah dikandung berisiko tertular herpes genital.

3. Pencegahan dengan konsep ABC, Abstinance, Be faithful, dan Condom

Setialah kepada satu pasangan (Foto: Pexels/Daria Shevtsova)

Wresti memberikan konsep ABC untuk mencegah herpes genital. Pertama Abstinance, yaitu agar enggak melakukan kontak seksual selain dengan pasangan. Kemudian Be faithful, lakukan hubungan monogami. Terakhir ialah Condom, gunakan kondom saat melakukan hubungan seksual.

Namun, meskipun penggunaan kondom dianjurkan. Wresti tetap mengatakan kondom enggak menjamin dapat cegah penularan herpes genital 100%. "Kondom hanya melindungi 'bagian' yang tertutup saja," tukasnya.

Yuk sahabat Merah Putih, waspada terhadap herpes genital. Segera konsultasikan ke dokter kulit jika mengalami bentol di bagian genital maupun mulut. (ikh)

Kredit : digdo

Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH