Kesehatan
Waspada Gejala Setelah Masa Isolasi COVID-19 Waspada gejala setelah masa isolasi COVID-19 (Foto: pixabay/mohamed_hassan)

PASIEN COVID-19 dapat dinyatakan sembuh bila selama 14 hari tak memiliki gejala. Tapi, ada satu hal yang perlu diperhatikan, yakni gejala lanjutan yang timbul di kemudian hari.

Pada beberapa kejadian, terdapat gejala tambahan setelah pasien menjalani karantina 14 hari. Gejala itu harus benar-benar diperhatikan guna penanganan lebih lanjut. Hal itu dipaparkan oleh Praktisi klinik, edukator pengamat kesehatan dan relawan COVID-19 dr. Muhamad Fajri Adda'i.

Baca Juga:

Pandemi COVID-19 Dorong Pertumbuhan Transaksi Digital

"Ada banyak faktor pada kejadian seperti itu, dari mulai stres atau punya penyakit bawaan, yang memperburuk keadaan," jelas dr. Fajri, seperti yang dikutip dari laman Antara.

Ada beberapa faktor yang bisa mengakibatkan gejala setelah 14 hari isolasi. (Foto: pixabay/imperioame)

Salah satu contohnya yakni kasus yang terjadi pada suami Joanna Alexandra, Raditya Oloan. Lewat tes usap, Raditya dinyatakan telah negatif virus Corona. Tapi, ada gejala setelah ia menjalani isolasi.

Hal tersebut diakibatkan oleh sejumlah faktor. Faktor yang paling berpengaruh yaitu penyakit bawaan. Karena itu, pentingnya untuk menyadari gejala-gejala yang dialami oleh pasien.

"Di minggu kedua yang ditakutin adalah badai sitokinnya, bisa jadi virusnya memang sudah berkurang, tapi ada peradangan di sistem imun itu yang bikin perburukan yang bikin meninggal," jelas dr. Fajri.

Dr. Fajri menambahkan bahwa sistem imun mungkin bisa membersihkan virus pada tubuh kamu, namun organ kamu bisa ikut rusak. Kendati demikian, terjadi juga kasus pasien COVID-19 yang memperoleh hasil tes usap tetap positif meski telah 30 hari tanpa gejala. Pada kasus tersebut, dr. Fajri menjelaskan bahwa kemungkinan ada sisa-sisa dari bangkai virus.

Pentingnya melakukan pengecekan. (Foto: pixabay/coyot)

Menurut dr. Fajri, intinya harus di cek terlebih dahulu apakah ada gejala atau tidak. Pada kejadian seperti itu, harus ditelusuri lebih lanjut.

Baca Juga:

Go Digital, Cara UMKM Sukses di Masa Pandemi COVID-19

Bila hanya sisa-sisa bangkai virus menurutnya tidak jadi masalah. Dengan catatan, harus betul-betul bersih lantaran bisa menimbulkan kesalahpahaman.

Kemudian, dr. Fajri menjelaskan bahwa 90 persen pasien COVID-19 bisa sembuh dengan sendirinya oleh sistem imun. Selain itu, obat-obatan yang diberikan oleh dokter, bukan sebagai penguat imun, tapi untuk mengatasi peradangan yang diakibatkan oleh COVID-19. "Steroid sama Tocilizumab itu kan emang antiperadangan bukan mengusir virus," ujarnya.

Dokter Fajri menambahkan ketika peradangan meningkat dan diberikan obat antiperadangan, terbukti bisa menurunkan angka kematian pada orang yang sakit parah atau kritis. (ryn)

Baca Juga:

Vaksin COVID-19 Dijual di Dark Web

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kunci Memaksimalkan Foreplay, Salah Satunya Lepas Pakaiannya Perlahan
Fun
Feel Koplo Sulap Lagu 'Gurita Kota' The Panturas Jadi Makin Asyik
ShowBiz
Feel Koplo Sulap Lagu 'Gurita Kota' The Panturas Jadi Makin Asyik

Menghadirkan nuansa koplo meriah dan mudah mengundang orang bergoyang.

Spotify Tingkatkan Kualitas Lagu dengan Spotify HiFi
Fun
Spotify Tingkatkan Kualitas Lagu dengan Spotify HiFi

Pengguna dapat mendengarkan musik dengan resolusi di atas 44.1kHz/16-bit.

Trailer Baru ‘Money Heist 5’ Bikin Makin Penasaran
ShowBiz
EVOS Berhasil Rebut Tiga Penghargaan
Fun
EVOS Berhasil Rebut Tiga Penghargaan

EVOS terus mengukir prestasi di industri esports.

Kesalahan Umum yang Biasa Dilakukan Baker Pemula
Fun
Kesalahan Umum yang Biasa Dilakukan Baker Pemula

banyak sekali komponen yang perlu diperhatikan ketika membuat kue.

Tepuk Tangan Pendukung Jadi Saksi Para Pemenang ICE 2021
Fun
Tepuk Tangan Pendukung Jadi Saksi Para Pemenang ICE 2021

Suasana gedung memanas ketika para barista menampilkan kepiawaiannya di depan stage.

Kemenparekraf Optimis Industri Modest di Indonesia Bangkit Kembali
Fashion
Kemenparekraf Optimis Industri Modest di Indonesia Bangkit Kembali

Kemenparekraf sudah mengupayakan beberapa langkah, guna meningkatkan geliat industri fesyen modest, agar dapat saing di internasional

Prediksi Perkembangan Internet di 2021, Aplikasi Kencan Makin Populer
Fun
Prediksi Perkembangan Internet di 2021, Aplikasi Kencan Makin Populer

Perkembangan internet semakin pesat di 2021.

Chris Brown Umumkan Kolaborasi dengan Drake
ShowBiz
Chris Brown Umumkan Kolaborasi dengan Drake

Padahal keduanya sempat musuhan.