Waspada, Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di 22 Wilayah Ini Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini terkait cuaca ekstrem dengan curah hujan sedang hingga lebat yang diperkirakan terjadi di 22 wilayah di Tanah Air pada Senin (2/8).

Perlu diwaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau badai petir dan angin kencang.

Baca Juga

Waspadai Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di 15 Provinsi Ini

"Waspada juga adanya tingginya suhu udara yang berpotensi kebakaran hutan dan lahan," demikian pernyataan Kedeputian Bidang Meteorologi BMKG

Berikut daftar peringatan dini BMKG untuk hari ini yakni ada di kawasan Aceh, Bali, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Jambi, Gorontalo, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Lampung, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua Barat, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan Sumatera Selatan.

Suhu udara pada hari ini berkisar mulai dari 20 derajat hingga 34 derajat celsius dengan kelembaban udara 50-100 persen.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dominan bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot.

Di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Utara Sabang, Selat Sunda, Perairan Banten hingga selatan Jawa Timur dan Laut Arafuru.

Lalu, warga diminta mewaspada tinggi gelombang dari 4-6 meter yang berpeluang terjadi di Perairan Utara Sabang, Perairan barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai. Lalu Perairan Bengkulu hingga barat Lampung, Samudra Hindia barat Sumatera dan Selat Sunda bagian barat.

Sementara itu, BMKG memprediksi pada hari Senin (2/8) ini, wilayah DKI Jakarta akan berawan tebal hingga diguyur hujan ringan.

Hujan yang dapat disertai kilat atau petir berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang dan sore hari.

cuaca esktrem
Ilustrasi - Seorang pengendara motor menerjang hujan deras yang mengguyur Kota Gorontalo, Sulawesi, Kamis (15/4/2021). ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin/aww

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, pada pagi hari wilayah DKI Jakarta diprediksi sebagian berawan tebal dan juga cuaca hujan dengan intensitas ringan akan mengguyur wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Pada siang hari hingga sore hari, hujan berintensitas ringan juga diperkirakan bakal tetap turun di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Untuk Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Jakarta Barat cerah berawan. Kepulauan Seribu cerah.

Memasuki malam hari, semua wilayah Jakarta bakal berawan dan pada dini hari semuanya cerah.

"Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang dan sore hari," demikian peringatan cuaca dari BMKG untuk wilayah Jakarta.

Pada hari ini, BMKG mencatat suhu udara wilayah DKI Jakarta berkisar antara 23 derajat celsius hingga 32 derajat celsius. Adapun kelembapan udara berkisar antara 70 sampai 95 persen.

Sementara itu, wilayah penyangga ibu kota yakni di Bekasi, Depok dan Kota Bogor di Jawa Barat diperkirakan hujan dengan intensitas ringan pada siang dan malam hari.

Di Kota Tangerang, Banten mengawali hari dengan cuaca cerah berawan hingga berawan. Pada siang hari cuaca menjadi berawan hingga hujan sedang.

Pada malam hari cuaca pun berawan hingga hujan ringan dan berlanjut hingga dini hari yakni tetap berawan. (Knu)

Baca Juga

Waspadai Cuaca Ekstrem Hantui Sejumlah Wilayah di Tanah Air

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Senator Ingatkan Pelopor Klaim Big Data Tunda Pemilu Bisa Dijerat Pasal Hoaks
Indonesia
Senator Ingatkan Pelopor Klaim Big Data Tunda Pemilu Bisa Dijerat Pasal Hoaks

Luhut mengklaim punya big data yang memuat aspirasi percakapan 110 juta masyarakat di media sosial mendukung penundaan Pemilu 2024

Kripto Kian Bergejolak, Badan Regulasi Global Diprediksi Dibentuk Tahun Depan
Dunia
Kripto Kian Bergejolak, Badan Regulasi Global Diprediksi Dibentuk Tahun Depan

Pasar kripto mengalami volatilitas yang lebih liar yang telah lama diwaspadai oleh pengawas.

Dishub DKI Siapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan JIS
Indonesia
Dishub DKI Siapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan JIS

Untuk memperlancar arus lalu lintas, Dishub DKI akan melakukan rekayasa lalin di sekitar kawasan JIS yang dimulai pukul 14.00 WIB-21.00 WIB.

Gara-Gara Cemburu, Ibu di Indramayu Sampai Sewa Pembunuh Bayaran
Indonesia
Gara-Gara Cemburu, Ibu di Indramayu Sampai Sewa Pembunuh Bayaran

Jajaran Satreskrim Polres Indramayu, Jawa Barat menangkap seorang ibu tiri dan pembunuh bayaran yang menghabisi nyawa anak.

Diawali Niat Baik, Jokowi Berdoa Semoga Dimudahkan Damaikan Ukraina-Rusia
Indonesia
Diawali Niat Baik, Jokowi Berdoa Semoga Dimudahkan Damaikan Ukraina-Rusia

Jokowi meminta doa semua pihak agar upaya perdamaian yang digagas pemerintah Indonesia menuai hasil sukses.

Mayoritas Pasien Meninggal akibat COVID-19 Belum Divaksin
Indonesia
Mayoritas Pasien Meninggal akibat COVID-19 Belum Divaksin

Sejak varian Omicron terdeteksi masuk Indonesia, tercatat sudah 365 pasien meninggal dunia karena COVID-19.

Rusia Stop Pasokan Gas ke Polandia dan Bulgaria
Indonesia
Rusia Stop Pasokan Gas ke Polandia dan Bulgaria

Pemerintah Polandia mengatakan persediaan gasnya masih penuh 76 persen dan tidak perlu untuk menggunakan cadangan jika pasokan dihentikan.

Usut Korupsi Garuda Indonesia, Kejagung Periksa Karyawan Bagian Perencanaan
Indonesia
Usut Korupsi Garuda Indonesia, Kejagung Periksa Karyawan Bagian Perencanaan

Pemeriksaan yang dilakukan memiliki keterkaitan dengan mekanisme perencanaan, pengadaan, dan pembayaran pesawat udara.

Bisnis Kripto Meningkat US$112 Triliun
Indonesia
Bisnis Kripto Meningkat US$112 Triliun

Ini dicerminkan dengan volume perdagangan setahun penuh tahun 2021 mencapai US$112 triliun

PPP Klaim Koalisi Indonesia Bersatu Semakin Kuat Pasca Reshuffle Kabinet
Indonesia
PPP Klaim Koalisi Indonesia Bersatu Semakin Kuat Pasca Reshuffle Kabinet

Masuknya Zulhas ke dalam pemerintahan Jokowi-Maruf Amin, diklaim membuat Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digagas Partai Golkar, PAN dan PPP semakin kuat.