Waspada Bakteri Salmonella dalam Tepung Mentah
Hati-hati kamu dapat terpapar bakteri dari tepung dan juga telur yang mentah_ freepik/freepik
MULAI sekarang kamu harus mewaspadai kebiasaan menjilat adonan kue yang baru selesai dikocok. Sebab kamu akan rentan terpapar bakteri dari tepung dan telur mentah.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengungkapkan pada tepung mentah terdapat bakteri salmonella. Mengutip laman Today, CDC mengatakan tengah menyelidiki untuk mengetahui apakah ada jenis tepung tertentu nan mengandung bakteri tersebut.
Baca Juga:
Saat ini bakteri salmonella sedang mewabah di AS. Ada 12 jenis penyakit diderita pasien akibat bakteri tersebut. Kasus tersebut terjadi di Oregon, California, Nebraska, Minnesota, Iowa, Missouri, Illinois, Tennessee, Ohio, Virginia, dan New York.
CDC melaporkan sebagian pasien tersebut mengaku makan adonan mentah atau adonan yang dibuat dengan tepung sebelum sakit. Orang yang terinfeksi salmonella biasanya mengalami diare, demam, dan kram perut menurut CDC.
Gejala biasanya mulai terjadi dalam waktu cepat atau lambat. Dalam waktu enam jam sampai enam hari setelah mengonsumsi tepung mentah, pasien akan mulai merasakan sejumlah gejala.
Baca Juga:
Kebanyakan orang sembuh tanpa pengobatan dalam beberapa hari tetapi anak-anak di bawah 5 tahun, orang dewasa 65 tahun ke atas, dan orang dengan sistem kekebalan yang lemah mungkin memerlukan perawatan medis lebih atau rawat inap.
Selain tidak memakan tepung atau adonan mentah, CDC merekomendasikan untuk membersihkan mangkuk, peralatan, atau permukaan apa pun yang mungkin bersentuhan dengan tepung mentah. CDC juga mengingatkan untuk selalu mencuci tangan dengan air hangat dan sabun sebelum dan sesudah menggunakan bahan tersebut.
Ini bukan pertama kalinya ada imbauan untuk tidak mengonsumsi adonan mentah. Pada tahun 2017, Lembaga Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengeluarkan siaran pers yang mencatat bahwa pada tahun 2016 ada lusinan orang menderita penyakit akibat bakteri E. coli di seluruh negeri setelah mengonsumsi tepung mentah.
Jadi, meskipun kamu berada di Indonesia, sebaiknya tetap menghindari mengonsumsi tepung mentah ya karena mengandung banyak bakteri. (dgs)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati