Waspada, Aplikasi Palsu Terkait BPJS Ketenagakerjaan Bertebaran di Playstore! Kampanyekan "Ayo Bergabung Menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan" di Lhokseumawe, Aceh, Rabu (23/8). (ANTARA FOTO/Rahmad)

MerahPutih.Com - Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi BPJS Ketenagakerjaan, Sumarjono mengintatkan masyarakat untuk mewaspadai aplikasi palsu terkait BPJS Ketenagakerjaan yang beredar di Google Playstore.

Menurut Sumarjono, aplikasi-aplikasi tersebut berpotensi merugikan masyarakat karena tidak ada hubungan dengan BPJS Ketenagakerjaan dan hanya mendompleng nama BPJS. Aplikasi-aplikasi itu antara lain Ku BPJS, Saldo JHT On Line dan lain sebagainnya.

Lebih lanjut, dalam keterangan tertulisnya Sumarjono menjelaskan fasilitas teknologi dari BPJS Ketenagakerjaan ini banyak dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk hal-hal negatif.

"Sebagai contoh, banyak aplikasi palsu sejenis BPJSTKU di Google Playstore yang perlu diwaspadai. Terdapat beberapa aplikasi palsu yang mengatasnamakan BPJS Ketenagakerjaan seperti Ku BPJS, Saldo JHT On Line, Iman Ethika dan lainnya," ujar Sumarjono di Surabaya, Senin (8/10).

Selain itu, kata dia, juga marak akun media sosial yang menawarkan pelayanan pencairan dana jaminan hari tua (JHT).

Ilustrasi JHT
Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan JHT (Twitter/bpjs)

"Juga banyak surat elektronik beredar secara langsung ke masyarakat dengan informasi yang menyesatkan dan mengatasnamakan BPJS Ketenagakerjaan, dengan menggunakan alamat email gratisan dari gmail, yahoo dan lainnya," ucapnya.

Sumarjono menegaskan, aplikasi, sosial media dan email palsu ditengarai sebagai salah satu modus penipuan untuk mencuri dan memanipulasi data.

"Masyarakat perlu waspada dengan aplikasi palsu, akun media sosial dan email yang tidak resmi diatas, karena sering meminta data pribadi sebagai dalih verifikasi bahkan meminta pembayaran sejumlah uang," katanya.

Sumarjono sebagaimana dilansir Antara menjelaskan, pihaknya saat ini juga berusaha mengoptimalkan teknologi untuk memudahkan penyampaian informasi dan layanan, antara lain melalui aplikasi BPJSTKU, media sosial dan pengiriman email resmi.

"Kami telah mengembangkan banyak kanal untuk memudahkan pelayanan dan penyampaian informasi. Seperti BPJSTKU yaitu aplikasi mobile berbasis android untuk mempermudah peserta dalam melakukan pengecekan saldo Jaminan Hari Tua (JHT), proses klaim dan pendaftaran secara online, dan layanan informasi lainnya," katanya.

Kanal teknologi resmi untuk informasi dan layanan yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan adalah aplikasi mobile yakni BPJSTKU, Website, www.bpjsketenagakerjaan.go.id dan surat elektronik @bpjsketenagakerjaan.go.id yang mudah dihubungi.

"Kami berharap masyarakat hanya menggunakan atau mempercayai informasi dari kanal resmi diatas. Kami juga mengimbau agar segera menghubungi kanal resmi layanan BPJS Ketenagakerjaan itu bila ditemukan adanya hal-hal yang mencurigakan, terutama yang berkaitan dengan data pribadi peserta," tandasnya.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Pembukaan Asian Para Games, Ketua INAPGOC Sampaikan Duka untuk Korban Gempa Sulteng



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH