Waspada Ancaman Siber di Hari Valentine

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 14 Februari 2023
Waspada Ancaman Siber di Hari Valentine
Waspada ancaman saat Valentine. (Unsplash/Debby Hudson)

TEPAT hari ini, Selasa (14/2), sebagian orang terutama kaum muda merayakan Hari Valentine. Beberapa pasangan bisa jadi merayakannya dengan cara romantis. Seperti makan malam di restoran atau membelikan pasangannya hadiah. Ada juga yang merayakannya secara sederhana, hanya sekedar makan di kaki lima, motoran keliling kota, atau sekedar masak bersama di rumah.

Di sisi lain, aktivitas mencari teman kencan saat Hari Valentine melalui media sosial juga perlu diwaspadai. Sebab banyak pelaku kejahatan untuk melancarkan serangan mereka. Perusahaan keamanan siber Kaspersky melihat ada lima ancaman siber yang harus diwaspadai di Hari Valentine, seperti dikutip ANTARA, Senin (13/2).

Baca Juga:

5 Starter Pack New Mom untuk Main Hati Bersama si Kecil

Waspada Ancaman Siber di Hari Valentine
Jangan mudah tertipu aplikasi kencan palsu. (Unsplash/Mika Baumeister)

Phishing

Tak jarang penjahat siber membuat situs palsu untuk mengelabui korban, salah satunya dengan membuat situs atau aplikasi kencan yang menyerupai platform kencan online yang populer. Penelitia di Kaspersky melihat penjahat siber bergerak pada Hari Valentine untuk melakukan scamming dan phishing lewat situs ekencan palsu. Lewat situs itu, mereka mencuri identitas korban atau menipu sehingga mengakibatkan kerugian keuangan.

Aplikasi palsu

Kaspersky menemukan selama beberapa bulan terakhir penjahat siber membuat aplikasi palsu yang meniru platform populer seperti Tinder, Bumble, dan Badoo. Aplikasi palsu itu digunakan untuk menyebarkan aktivitas berbahaya, seperti adware sehingga perangkat korban dipenuhi notifikasi. Tak jarang, aplikasi palsu berisi Trojan Spies yang bisa memantu aktivitas online korban.

Baca Juga:

Main Hati Bersama Pasangan ke Pantai Romantis di Indonesia

Waspada Ancaman Siber di Hari Valentine
Para pelaku akan mencuri identitas korban. (Unsplash/Kevin Ku)

Doxing

Doxing atau doxxing adalah tindakan mengungkap dan membagikan data pribadi seseorang ke publik, misalnya melalui media sosial. Dalam konteks kencan online, pengguna internet harus berhati-hati menceritakan diri mereka supaya tidak digunakan untuk menyakiti atau memeras.

Catfishing

Catfishing merupakan pemalsuan identitas untuk memikat korban, biasanya untuk hubungan romantis. Pelaku catfishing biasanya memberikan profil yang menarik di media sosial, tujuannya supaya korban tidak curiga dan mau menjalin komunikasi online, termasuk memberikan informasi pribadi.

Berdasarkan temuan Kaspersky, catfishing juga bisa berupa email spam, yang bisa saja menyebarkan malware, mencuri informasi, atua menipu sehingga korban memberikan uang.

Stalkerware

Stalkerware adalah perangkat lunak yang dipasang secara diam-diam untuk memantau aktivitas dan melacak lokasi pengguna. Kaspersky menemukan 29.312 orang secara global terdampak stalkerware 2022. Agar tidak terjebak kelima ancaman siber saat Valentine, Kaspersky menyarankan pengguna untuk selalu memverifikasi informasi dan profil lawan bicara di media sosial. Percayai juga naluri untuk mengakhiri percakapan ketika teman bicara mencurigakan. (and)

Baca Juga:

Micro Cheating, Selingkuh Tipis-tipis Pemicu Masalah Hubungan

#Teknologi #Valentine
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Bagikan