Wasekjen Golkar Nilai GMPG Ditunggangi Elit Politik Wasekjen Golkar, Viktus Murin (Foto: Istimewa)

MerahPutih.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Viktus Murin menilai manuver Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) ditunggangi oleh sejumlah elite Partai Golkar yang merasa kepentingannya terganggu.

"Manuver GMPG bukan untuk membesarkan Partai Golkar tapi karena didorong oleh kelompok elite yang tidak terakomodasi dalam kepengurusan Partai Golkar pimpinan Airlangga Hartarto," kata Viktus Murin di Jakarta.

Viktus Murin menengarai, manuver yang dilakukan GMPG bukan murni tapi karena ada dorongan dari sejumlah elite partai yang kepentingannya tidak terakomodasi.

Manuver yang dilakukan GMPG, kata Viktus, adalah menolak penunjukan Melchias Markus Mekeng menjadi Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI menggantikan Robert J Kardinal.

"GMPG dalam pernyataannya, mencurigai pergantian Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI dari Robert Kardinal menjadi Melchias M Mekeng untuk menekan KPK," ujarnya seperti dilansir Antara.

Terhadap pernyataan inisiator GMPG Sirajuddin A Wahab, Viktus menilai pernyataan tersebut tidak beralasan karena tidak ada korelasi penunjukan jabatan ketua fraksi dengan apa yang dituduhkan GMPG.

Viktus menganggap, pernyataan Sirajuddin adalah sebagai serangan politik terhadap Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, sekaligus serangan politik terhadap Melchias Markus Mekeng.

"Dengan pernyataan tersebut, GMPG dapat disebut tidak mengakui Airlangga Hartarto sebagai ketua umum, karena keputusannya menunjuk Mekeng sebagai ketua fraksi dianggap salah. Padahal, itu keputusan partai," katanya.

Viktus mengingatkan, GMPG agar tidak membuat pernyataan yang hanya berdasarkan asumsi, apalagi hanya membawa pesan dari pihak-pihak yang merasa kepentingannya terganggu.

Dia meminta, GMPG lebih produktif dalam mengelaborasi gagasan yang positif untuk kemasyarakatan.

"GMPG sebaiknya berjuang berdasarkan semangat karya-kekaryaan, sebagaimana karakter Partai Golkar," katanya.

Viktus menegaskan, GMPG bukan bagian dari struktur resmi Partai Golkar, tapi jika kelompok tersebut merasa sebagai kader Partai Golkar, sepatutnya memiliki tanggung jawab untuk menjaga marwah dan martabat Partai Golkar.


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH