Warga yang Merasa Tertular Virus Corona Jangan Minum Obat Sendiri Petugas menunjukkan obat Chloroquine yang akan diserahkan kepada RSPI Sulianti Saros. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

MerahPutih.com - Pemerintah meminta kepada orang-orang yang merasa tertular virus corona tidak main minum obat sendiri. Mereka disarankan menghubungi fasilitas kesehatan daripada minum obat tanpa konsultasi dengan dokter.

"Konsultasikan dengan dokter," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona Achmad Yurianto, Senin (23/3).

Baca Juga:

Satu Warga Positif dan 45 ODP COVID-19, Sukoharjo Tetapkan KLB

Yuri meminta masyarakat rasional dalam keadaan wabah virus corona. Konsultasi ke petugas medis sangat disarankan.

"Mari sama-sama rasional, manfaatkan fasilitas yang ada, baik mendatangi langsung dokter atau virtual melalui aplikasi unicorn," sebut Yuri.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyampaikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (22/3/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/aww.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyampaikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (22/3/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/aww.

Menurut Yurianto, orang-orang yang menduga diri terinfeksi corona tidak perlu panik.

Lewat pemeriksaan oleh dokter, bakal ditentukan apakah seseorang dinyatakan mengidap COVID-19 atau tidak.

"Jangan buat keputusan sendiri minum suatu obat, suatu kegiatan, yang diyakini bisa menyembuhkan padahal belum terbukti secara ilmiah," jelas Yuri.

Baca Juga:

Andre Rosiade Harap Pemerintah Buat Aturan Penundaan Cicilan KPR dan Motor

Dia menambahkan, masyarakat untuk tetap menjaga jarak atau social distancing di tengah penyebaran virus corona.

Tak hanya itu, masyarakat juga diminta untuk rajin cuci tangan dengan sabun agar terhindar penularan virus corona. (Knu)

Baca Juga:

KAI DAOP 6 Batalkan 10 Perjalanan KA Bandara YIA

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rizieq Mencak-mencak Ngotot Enggan Sidang Virtual
Indonesia
Rizieq Mencak-mencak Ngotot Enggan Sidang Virtual

Terdakwa Rizieq Shihab mencak-mencak saat menghadiri sidang perkara dugaan karantina kesehatan yang berjalan secara virtual di PN Jakarta Timur.

8.237 Surat Suara Pilwakot Solo Dinyatakan Rusak
Indonesia
8.237 Surat Suara Pilwakot Solo Dinyatakan Rusak

sebanyak 8.237 surat suara dinyatakan rusak tidak layak pakai.

Bikin Publik Simpati, Konflik Demokrat Lambungkan AHY Jadi Capres Potensial
Indonesia
Bikin Publik Simpati, Konflik Demokrat Lambungkan AHY Jadi Capres Potensial

Rilis survei dari lembaga Survei Indonesia Political Opinion (IPO) menempatkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di posisi yang baik.

Jelang Akhir Masa Jabatan Diganti Gibran, FX Rudy Tebus Ijazah Siswa Kurang Mampu
Indonesia
Jelang Akhir Masa Jabatan Diganti Gibran, FX Rudy Tebus Ijazah Siswa Kurang Mampu

FX Hadi Rudyatmo menebus belasan ijazah siswa kurang mampu yang belum diambil di sekolah karena berbagai hal.

Theme Park Lido Sukabumi Bakal Bikin Indonesia Didatangi 65 Juta Wisatawan Asing
Indonesia
Theme Park Lido Sukabumi Bakal Bikin Indonesia Didatangi 65 Juta Wisatawan Asing

KEK Lido diproyeksikan akan menarik investasi hingga mencapai USD2,4 miliar dan menyerap tenaga kerja sebanyak 29.545 orang pada tahun ke-20.

 Bulog Dapat Perintah Impor 80 Ribu Ton Daging Kerbau dari India
Indonesia
Bulog Dapat Perintah Impor 80 Ribu Ton Daging Kerbau dari India

Tahun lalu, Bulog hanya bisa merealisasikan impor 37.000 ton, dari jatah yang diberikan 100.000 ton.

Pemerintah Diminta Siapkan Regulasi Terkait Vaksin Corona
Indonesia
Pemerintah Diminta Siapkan Regulasi Terkait Vaksin Corona

Menurut Trubus, Erick Thohir yang juga Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional harus menyiapkan infrastruktur dan regulasi turunan terkait persoalan vaksinasi.

PDIP Pertanyakan Hasil Survei Median Soal Kepuasan Warga Atas Kinerja Anies
Indonesia
PDIP Pertanyakan Hasil Survei Median Soal Kepuasan Warga Atas Kinerja Anies

Gembong menilai belum ada prestasi yang diukir oleh Anies Baswedan

Klinik di Jakarta Layani Swab Test, Harganya Rp750 Ribu
Indonesia
Klinik di Jakarta Layani Swab Test, Harganya Rp750 Ribu

"Ada (tes corona). Untuk tes swabnya diharga 750.000. Di sini gak ada rapid test, adanya swab test. Bukan pengambilan darah," ucap petugas Klinik Venosa.

Riza Patria Minta Fatayat NU DKI Berperan Aktif Bangun Jakarta
Indonesia
Riza Patria Minta Fatayat NU DKI Berperan Aktif Bangun Jakarta

Fatayat NU DKI harus juga menjadi motor penggerak peningkatan SDM melalui diklat