Warga yang Habis Liburan Panjang Diminta Tes COVID-19 Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito. ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/Muchlis Jr/am.

Merahputih.com - Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengingatkan masyarakat yang sudah kembali dari perjalanan libur panjang untuk segera melakukan uji tes cepat atau tes usap.

"Ini dalam rangka mengantisipasi jika tertular," ujar Wiku dalam konferensi pers virtual, Selasa (3/11).

Apabila hasil tes positif, maka harus segera melakukan karantina di fasilitas yang telah ditetapkan pemerintah dengan mengikuti anjuran tenaga kesehatan, agar perawatan dapat berjalan efektif dan mempercepat kesembuhan, sehingga angka kematian dapat ditekan.

Baca Juga

15 Provinsi dengan Tingkat Kesembuhan COVID-19 Tertinggi

Menurut Wiku, keterbukaan masyarakat adalah kunci utama dalam melacak kontak terdekat sekaligus juga memastikan mereka memperoleh perawatan lebih dini dan lebih baik.

Ia meyakini, libur panjang berpotensi meningkatkan kasus positif COVID-19. Sebab tren kenaikan kasus positif pasca libur panjang pernah terjadi sebelumnya pada libur panjang Idul Fitri akhir Mei dan libur Hari Kemerdekaan bulan Agustus.

"Oleh karena itu pemerintah pusat, pemerintah daerah dan Satgas Penanganan COVID-19 telah mengadakan koordinasi baik sebelum maupun setelah libur panjang untuk mengantisipasi potensi kenaikan kasus positif, baik mulai dari pintu kedatangan maupun fasilitas kesehatan," ujar dia.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam tangkapan layar akun Youtube BNPB Indonesia saat menayangkan acara bincang-bincang Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di Jakarta, Jumat (24/7/2020). (ANTARA/Dewanto Samodro)
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam tangkapan layar akun Youtube BNPB Indonesia saat menayangkan acara bincang-bincang Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di Jakarta, Jumat (24/7/2020). (ANTARA/Dewanto Samodro)

Ia lantas meminta kepada warga yang positif terinfeksi virus Corona untuk mengikuti anjuran tenaga kesehatan selama masa pengobatan.

Karena mengikuti anjuran tenaga kesehatan akan berpengaruh pada kesembuhan pasien. "Ikuti anjuran tenaga kesehatan selama masa treatment sehingga dapat segera sembuh," kata Wiku.

Selain itu Wiku mengimbau agar warga yang positif COVID-19, tidak takut untuk ke rumah sakit. Warga jangan takut memikirkan biaya pengobatan atau perawatan. "Jangan takut untuk ke rumah sakit karena biaya perawatan sepenuhnya ditanggung pemerintah," katanya.

Baca Juga

Tunggu Vaksin Merah Putih, Indonesia Butuh Vaksin Luar Negeri

Wiku yang juga menjabat Koordinator Tim Pakar Satgas COVID-19 kembali menekankan bahwa kunci keberhasilan dalam penanganan pandemi Corona adalan disiplin menjalani protokol kesehatan.

Mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, hingga menghindari kerumunan. "Pandemi ini akan lebih mudah ditangani apabila masyarakat dan pemerintah sepakat untuk bahu-membahu menjalankan perannya masing-masing," tutup dia. (Knu)

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sejak Maret, Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet Tembus 40 Ribu Orang
Indonesia
KPK Periksa Pejabat Kemensetneg Terkait Kasus Korupsi di PT Dirgantara Indonesia
Indonesia
KPK Periksa Pejabat Kemensetneg Terkait Kasus Korupsi di PT Dirgantara Indonesia

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk pemyidikan tersangka BS," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri

Perjalanan KA di Stasiun Gambir Dialihkan ke Stasiun Jatinegara
Indonesia
Perjalanan KA di Stasiun Gambir Dialihkan ke Stasiun Jatinegara

Kericuhan yang terjadi di kawasan Medan Merdeka, Jakarta Pusat menyebabkan perjalanan kereta api di Stasiun Gambir terdampak.

 Tetap Produktif Meski di Rumah Saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Tetap Produktif Meski di Rumah Saat Pandemi COVID-19

“Rutinitas yang terus menerus dilakukan di rumah tentunya dapat membuat kejenuhan. Salah satu cara untuk mengatasi kejenuhan dengan cara melakukan hal positif dan bermanfaat," ujar Taqy

Muhammadiyah Minta Polisi Bertanggung Jawab atas Kekerasan Tim Kesehatan MDMC
Indonesia
Muhammadiyah Minta Polisi Bertanggung Jawab atas Kekerasan Tim Kesehatan MDMC

Muhammadiyah menyayangkan tindakan pemukulan aparat keamanan terhadap sejumlah relawan kesehatannya saat demo tolak UU Cipta Kerja.

RSUD Diminta Koordinasi ke Dinkes Bila Butuh APD
Indonesia
RSUD Diminta Koordinasi ke Dinkes Bila Butuh APD

Gugus Tugas telah membentuk tim khusus yang dibantu jajaran TNI untuk mendistribusikan alat kesehatan ke seluruh Indonesia

Potensi Penularan Tinggi, DPRD Kritisi Pendistribusian Sembako ke Warga
Indonesia
Potensi Penularan Tinggi, DPRD Kritisi Pendistribusian Sembako ke Warga

Zita juga mengimbau agar perangkat daerah mulai dari RT dan RW memberikan data penerima bansos terbaru.

Update Kasus Corona DKI Jumat (9/10): 84.364 Positif, 69.203 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Jumat (9/10): 84.364 Positif, 69.203 Orang Sembuh

Dengan positivity rate 10,9 persen, penambahan kasus positif per hari sebanyak 972 jiwa.

Cegah Kerumuman, Warga Yogyakarta Diimbau Potong Hewan Kurban di RPH
Indonesia
Cegah Kerumuman, Warga Yogyakarta Diimbau Potong Hewan Kurban di RPH

"Kalau bisa tahun ini dipotong di RPH Giwangan. Warga tinggal menunggu ambil hasil potong. Ini salah satu penerapan protokol kesehatan sebagai antisipasi penularan virus corona," kata Heroe

Jhon Kei Mengaku Sebar Anak Buahnya ke Tiga Lokasi Buru sang Paman
Indonesia
Jhon Kei Mengaku Sebar Anak Buahnya ke Tiga Lokasi Buru sang Paman

Di Kosambi menyebabkan dua korban yakni satu orang meninggal dunia dan satu orang luka berat