Warga Timika Digegerkan Penemuan Mayat Penuh Luka Panah Ilustrasi. (Pixabay)

MerahPutih.com - Warga Distrik Iwaka digegerkan dengan penemuan mayat pemuda penuh luka panah. Polisi sudah mengidentifikasi identitas jenazah tersebut.

Warga Jalan Poros Kampung Limau Asri, SP5, Distrik Iwaka, Timika, Papua, menenemukan jenazah seorang pemuda bernama Minus Wamang (25), pada pada Senin (12/3) siang. Kondisi tubuhnya penuh luka panah dan luka sayatan senjata tajam.

Kapolsek Kuala Kencana Iptu Junan Plitomo di Timika mengatakan jenazah Minus Wamang ditemukan warga sekitar pada Senin siang sekitar pukul 13.45 WIT.

"Warga melaporkan adanya penemuan jenazah seorang laki-laki. Setelah menerima laporan warga, kami langsung menuju lokasi kejadian untuk menemui keluarga korban," jelas Junan dilansir Antara.

Penemuan jenazah Minus Wamang kontan saja membuat situasi kamtibmas di ruas jalan poros yang menghubungkan SP2-SP5 memanas dan mencekam.

Seratusan kerabat korban berkumpul di ruas jalan poros SP2-SP5 dengan peralatan perang tradisional sembari melakukan ritual tarian perang (waita) sembari berteriak-teriak.

Sejumlah tokoh masyarakat meminta polisi tidak membawa jenazah almarhum Minus Wamang ke RSUD untuk dilakukan autopsi.

Setelah melalui koordinasi dengan aparat, jenazah korban selanjutnya dibawa menuju kompleks perumahan warga Amungme di Kelurahan Kwamki Baru (tepat di depan SD Inpres Kwamki 2) Jalan Trikora untuk dilakukan prosesi pembakaran jenazah.

Tokoh masyarakat Amungme Nerius Katagame menegaskan kasus pembunuhan terhadap Minus Wamang murni merupakan tindakan kriminal.

Nerius meminta semua pihak di Timika tidak mengaitkan kasus tersebut dengan konflik yang tengah berlangsung antarkelompok warga di Kwamki Lama.

"Kami minta polisi segera mencari dan menemukan pelakunya. Pelaku kejahatan ini harus ditindak tegas," kata Nerius.

Situasi keamanan di wilayah Timika terutama di Kwamki Lama dalam beberapa bulan terakhir cukup mencekam lantaran terjadi kembali konflik antarsejumlah kelompok suku-suku pegunungan di wilayah itu.

Konflik antarkelompok suku pegunungan Papua di Kwamki Lama Timika itu telah merenggut sekitar 10 korban jiwa. (*)


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH